
Kelana dan Hana masuk ke private room di hotel itu yang sudah disewa, di sana bahkan disediakan audio untuk berkaraoke, lengkap dengan berbagai minuman dan hidangan. Suasananya sudah sangat mirip dengan klub malam yang dulu biasa Kelana datangi, sungguh benar kata orang apa pun bisa dilakukan jika memiliki uang.
Mereka mulai minum, segelas dua gelas sambil berbincang. Kelana pun menyampaikan ucapan terima kasihnya karena tim HRD sudah bekerja keras mencarikan sekretaris dan bahkan istri untuknya.
“Bapak bisa saja!” Dewi tergelak, dia merasa malu saat mendapat ucapan terima kasih sang atasan.
“Karena kalian aku bisa menikah dan tidak dianggap homo,” ucap Kelana lagi. Ia menyesap minuman di gelasnya lebih dulu barulah berujar kembali -
"Parahnya yang berpikir seperti itu adalah mamaku sendiri, padahal aku hanya pilih-pilih, bagiku tidak gampang menemukan teman hidup, dan kalian seperti membawa Hana padaku, jadi terima kasih.”
Hana berbunga-bunga, tapi Bunga tak tarhana-hana. Wanita itu membuang muka dan memutar biji matanya malas, untung saja bola matanya itu bukan buatan Wakanda, jika iya pasti sudah lepas sejak tadi.
“Maka dari itu sebagai ucapan terima kasih, aku akan memberikan bonus sepuluh persen sesuai nominal gaji kepada kalian, aku sudah menghubungi bagian keuangan dan …. “
Kelana menjeda kata, dia mengangkat gelasnya sedikit tinggi lalu berkata lagi, “Mereka akan mengirim bonus itu ke rekening kalian besok pagi.”
Semua orang pun gembira, bahkan Dewi spontan memeluk Alden. Pemuda yang didekapnya itu mengerjab tak percaya, sepertinya ada getaran-getaran rasa di antara mereka, terlihat jelas Alden tidak menolak pelukan Dewi dan malah tertawa-tawa.
_
__ADS_1
_
Malam semakin larut, beberapa staff memilih undur diri kembali ke kamar untuk istirahat, Beberapa ada yang mabuk dan harus dipapah temannya. Kelana memutuskan jika memang besok banyak yang tidak bisa bangun pagi, maka tidak perlu dipaksa untuk pergi ke obyek wisata yang hendak mereka kunjungi. Beristirahat di hotel dulu sampai semua orang bugar adalah pilihan yang dirasanya paling tepat.
“Kamu juga pandai minum ya Bagas,” puji Kelana. Ia memang sengaja menahan Bagas dengan alasan ingin membicarakan karier pria itu. Namun, Kelana meminta Alden dan satu staff pria lain agar tetap berada di sana bersama mereka.
Bagas mulai waswas. Karier yang dimaksud Kelana jelas terdengar ambigu, apakah atasannya itu akan memecat atau malah menaikkan jabatannya setelah ini.
“Bagas, apa kamu masih betah menjadi manager HRD?”
Menelan ludahnya yang terasa kelat, Bagas bingung harus menjawab apa, otaknya seketika kosong. Jika menjawab tidak betah banyak kemungkinannya, dia bisa dipindah bagian, dipecat, atau jika beruntung bisa juga dinaikkan jabatan.
“Apa kamu pernah merasa seperti itu? lalu contoh refleksi seperti apa yang kamu lakukan?”
Pertanyaan Kelana tak langsung dijawab oleh Bagas. Ia terinterupsi dengan kedatangan seorang pelayan yang membawakan sebotol minuman untuk mereka. Kelana pun menatap wajah si pelayan yang mengangguk pelan. Kelana sengaja memesan lagi minuman dengan kadar alkohol tertinggi agar Bagas bisa secepatnya tumbang.
“Ah … apa bisa diulangi pertanyaannya?”
Kelana mengangguk, tapi sebelumnya dia meminta Bagas untuk mencoba minuman yang baru saja dibawakan pelayan.
__ADS_1
“Bagaimana jika dia meracuniku? Dan bagaimana jika dia berniat membuatku mabuk?” gumam Bagas dalam hati.
“Kenapa? apa kamu takut aku memberimu racun?” tanya Kelana. “Bagas ada dua staffmu di sini, jika aku melakukan itu mereka pasti akan menjadi saksi, iya ‘kan?”
Alden dan temannya pun tertawa, pemuda itu bahkan berucap, “Benar pak Bagas, tenang saja! kalau Pak Kelana sampai macam-macam kami akan membela kebenaran.”
Karena ucapan anak buahnya itu, Bagas pun menuangkan cairan dari botol sampai memenuhi gelas. Ia menenggak minuman itu sampai tandas. Kelana menahan senyuman, tapi keningnya tiba-tiba mengernyit saat Bagas berucap –
“Anda juga harus minum Pak!”
_
_
_
Scroll ke bawah 👇
...Terima kasih sudah mau baca novel Markonah yang cantik julita, buat pembaca baru cek aja profilku, ada banyak novel yang udah tamat, semoga bisa menghibur. lope you ❤...
__ADS_1