Diceraikan Karena Gendut

Diceraikan Karena Gendut
Extra Part 10 : Disantet


__ADS_3

"Apa kamu yakin mau menemui dia?”


Kelana agak cemas pagi itu saat Hana meminta izin untuk menemui Tantri di tahanan. Namun, istrinya itu bersikeras. Hana tiba-tiba saja merasa ada hal yang mengganjal dan ingin diselesaikan.


“Aku datang bersama papa juga, jadi kamu tenang saja!” Hana tersenyum sambil membantu Kelana mengancingkan kemeja. Wajah wanita itu sangat riang, meski pipinya sedikit chubby karena berat badannya naik selama mengandung.


Kelana memang selalu memantau apa yang menjadi santapan Hana, dia bahkan berkonsultasi ke ahli gizi untuk memastikan istri dan calon anaknya mendapat cukup nutrisi. Setelah Hana selesai dengan kancing kemejanya, Kelana tanpa permisi mencium bibir wanita itu lalu tertawa. Dia yang gemas mencubit pipi Hana sampai istrinya itu mengaduh dan memukul punggung tangannya.


“Sakit tahu,” keluh Hana. Kelana benar-benar mencubit pipinya tanpa ampun. “Ini pipi bukan squishy,” amuknya.


Kelana malah tertawa-tawa, tapi tak selang beberapa lama dia terdiam karena merasakan perutnya bergejolak. Pria itu berlari cepat ke kamar mandi.


“Sayang!” pekik Hana yang panik. Ia pun menyusul dan mencoba membantu memijat lembut tengkuk Kelana. Hana berpikir apa yang dimakan suaminya sampai mual-mual seperti ini. “Apa karena kopi?” tebaknya.


Beberapa hari belakangan Kelana memang sering mual-mual, Hana pikir mungkin saja suaminya itu tidak cocok meminum kopi merek baru PG Factory yang diberikan tetangganya.


“Kita ke dokter saja ya,” bujuk Hana karena merasa kondisi suaminya aneh. “Aku akan bilang ke papa untuk menunda bertemu dengan mamanya Bunga, aku tidak bisa membiarkan kondisimu lebih lama seperti ini, pasti ada yang salah.”

__ADS_1


Kelana pun mengangguk, dia menurut saja karena memang apa yang dialaminya sangat aneh. Ia mual-mual setiap pagi seperti wanita yang tengah hamil, padahal sudah jelas yang mengandung adalah Hana bukan dirinya.


_


_


Kabar kondisi Kelana pun terdengar sampai ke telinga Dinar. Hana yang sudah sangat dekat dengan sang mertua pun. tak bisa untuk tidak menceritakan kecemasannya tentang kondisi sang suami. Dinar yang saat itu sedang arisan keluarga bersama Ayu dan Tata pun diam. Ia tak berselara saat sup sarang burung wallet yang dipesan khusus dari chef terkenal dihidangkan.


“Din, ini enak lho katanya mengandung banyak kolagen yang bisa membuat kulit kita kenyal. Lihat Mama! karena rutin mengkonsumsi sarang burung dia tetap awet muda,” ujar Tata sambil meniup sup panas yang sudah dia sendok.


“Kamu tahu ‘kan sarang burung wallet itu dari air liurnya, kau makan itu liur,” sewot Dinar. Meski begitu Tata tetap cuek dan menyuapkan sup itu ke dalam mulut.


Berhasil, karena pertanyaan Ayu, Dinar pun mulai mengungkapkan hal yang membuat dia gundah gulana. Wanita itu bercerita tentang kondisi kesehatan Kelana yang belakangan ini dinilai sangat buruk. Dinar menceritakan secara detail kondisi Kelana dari A sampai Z.


“Apa jangan-jangan Kelana disantet?”


Pertanyaan Tata membuat Dinar juga Ayu melongo. Terutama Dinar, dia sudah mengerutkan kening sampai mukanya terlihat sangat tegang. Entah kenapa dugaan sang adik membuatnya berpikir mungkin saja itu benar.

__ADS_1


“Di-di-di- disantet? Putraku? Kelanaku?” Dinar ketakutan, jika sampai dugaan ini benar maka usaha medis pun tidak akan bisa menyembuhkan putranya.


“Kalian itu,” bentak Ayu. “Lagi pula siapa orang yang mau melakukan perbuataan buruk seperti itu ke Kelana?”


“Saingan bisnisnya lah, musuhnya, orang yang sering dia marahi, dia maki. Bukankah Mama tahu bagaimana sifat dan sikap cucu kesayangan Mama itu?” Tata berucap panjang lebar, dia santai saja seolah Dinar tidak akan mungkin kesal karena ucapannya. Ibunda Rafli itu bahkan meminta pengegasan ke sang kakak.


“Iya ‘kan, Din? Coba lah kamu pikir!”


_


_


_


Coba Mahahiya pikir deh! Wkwkkwkw


Hai, ketemu lagi sama extra part Hunny

__ADS_1


Terima kasih masih setia baca. Seperti yang aku bilang Extra part sampai Hana lahiran ya. Jadi tungguin aja. Yang udah nggak mau baca silahkan skip dan baca novel Na yang lain ada GODAAN PELAKOR BELIA (bikin emosi jiwa) dan PERNIKAHAN TAK TERDUGA (bikin pipis di celana). Mamacih


Scroll ke bawah 👇


__ADS_2