Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
Iblis Kecil Yaoyao (3)


__ADS_3

Yaoyao mengangguk bersemangat, "Ya, Ibu memang pemikir yang cerdas! Semenjak raja iblis yang baru, Sheng Ji A'xia. Dia menundukkan keenam raja iblis lainnya, sehingga menjadi satu-satunya penguasa di dunia iblis."


Lan Xihe mengangguk, "Sheng Ji A'xia ..." dia mencoba mengingat kembali apakah pernah bertemu dengan iblis yang bernama seperti itu. Namun, dia tidak menemukan apapun dalam ingatannya.


Sementara itu, pupil mata Yan Xu melebar sesaat ketika nama itu disebutkan. Mereka pernah bertemu dan dia adalah seorang wanita cantik yang menyukai balutan kain serba hitam!


Namun, hal yang membuat Yan Xu bergidik ngeri adalah ketika dia mengingat kalau dulunya, dia pernah menipu wanita itu.


'T-tidak mungkin bukan kalau dia akan mengingat itu?' pikir Yan Xu.


Tetapi, kalimat yang keluar dari mulut kecil Yaoyao telah merusak ketenangan juga kelakiannya.


Yaoyao tersenyum bangga sambil berkata, "Dan Yaoyao adalah keponakan dari raja iblis masa kini!"


"Benarkah? Kekerabatan seperti apa yang kamu miliki antara kalian?" tanya Lan Xihe.


Yaoyao memegangi dagu kecilnya sambil memiringkan kepala, "Bisa dibilang, umm ... Bibi A'xia selalu bilang kalau di luar Yaoyao hanya boleh mengatakan bahwa dia adalah bibiku, tapi kenyataannya Yaoyao terlahir dari energi qi milik Bibi A'xia. Dengan kata lain, dia juga adalah Ibu yang melahirkan Yaoyao walaupun agak berbeda seperti bagaimana seorang anak manusia terlahir."


Keringat dingin mulai membasahi punggung Yan Xu. Dia ingat kalau saat itu, demi memulangkan seorang wanita iblis yang tidak di kenal di masa lalu, dia telah membuat Sheng Ji A'xia menyentuh sebuah batu kelahiran yang terlalu banyak menyerap energi qinya.


Setelah itu, dia baru sadar kalau dulunya Yan Xu juga menyentuh batu itu dan ada energi vitalitasnya yang ikut terseret hingga melahirkan seorang anak gadis yang berada di pangkuannya. Sheng Ji A'xia yang sudah kehilangan banyak energi qi tidak dapat menahan tekanan beda dimensi, sehingga dia dipulangkan dengan paksa ke dunia iblis.


'Jadi, ini benar-benar anak—ku!?'


Melihat perubahan yang tidak biasa, tatapan curiga Lan Xihe jatuh kepada Yan Xu.


"Suamiku, kamu kembali linglung lagi! Apa yang mengganggu ketenangan pikiranmu?!"


Gedebuk!


Yan Xu segera meletakkan tubuh kecil Yaoyao di atas meja kemudian bersujud di depan Lan Xihe dengan keras.

__ADS_1


"Istriku sayang, sepertinya pertemuan ini memang sudah ditakdirkan!"


Mendengar itu, Lan Xihe mengangkat alis indahnya. Dia menatap bolak-balik antara Yan Xu dan Yaoyao. Akhirnya, dia menemukan sesuatu yang mirip akan mereka berdua.


Vitalitas Yan Xu ada pada tubuh gadis kecil itu!


"Apa ini? Bisakah kamu menjelaskannya?"


Yan Xu yang masih bersujud tidak mengatakan apa-apa. Dia tidak berniat untuk menambah kebohongan juga mengatakan kartu trufnya kepada siapapun. Jadi, diam adalah jawaban dimana semua orang akan terpuaskan.


Namun, berbeda dari harapan Yan Xu, istrinya yang berbalutkan kain putih itu membantu dia berdiri dengan kedua tangan rampingnya. Ekspresi wajah Lan Xihe sangat hangat dengan senyum tipis, dia memegang kedua sisi pipi suaminya.


"Apa kamu bermain dan menghasilkan anak ini?"


Yan Xu menggelengkan kepalanya, dia benar-benar menjawab dengan jujur.


"Apakah kamu sudah memainkan hati seorang gadis?"


Yan Xu juga menggelengkan kepalanya, tapi dia juga sedikit menunduk.


"Tidak! Sama sekali tidak!" jawab Yan Xu dengan suara tegas.


Lan Xihe mengangguk puas, lagipula dia sudah membeli fungsi deteksi kebohongan pada sistemnya selama satu menit. Dia tidak menemukan satupun kebohongan akan jawaban Yan Xu, jadi bisa dikatakan suaminya bermain trik agar dapat bertahan hidup.


Yaoyao yang setidaknya berusia 7800 tahun mengerti dengan apa yang mereka ucapkan dan memikirkan kembali, beberapa ribu tahun lalu sebelum dia meninggalkan dunia iblis untuk mengungsi, ibunya pernah mengatakan sesuatu.


'Yaoyao, kamu harus pergi ke dunia manusia karena di sini bukanlah tempat aman dan masih banyak iblis tercela yang akan mengincarmu. Ibu tidak bisa merasa tenang jika keselamatanmu selalu berada dalam bahaya, jadi pergilah ke dunia manusia dan temukan ayahmu yang biadab itu.'


Setelah mengatakan itu, ibunya memberikan sebuah liontin dengan pecahan batu kelahiran yang pernah dia pegang bersama dengan lelaki tercela di dunia manusia. Dia hanya berpikir, kalau dengan lelaki itu, Yaoyao mungkin bisa lebih aman dibandingkan harus berada dalam asuhannya di dunia iblis.


Setelah kenangannya selesai, Yaoyao mengeluarkan sebuah liontin dari kantung penyimpanan dimensinya. Dia mengarahkannya ke arah Yan Xu dan liontin itu mengeluarkan cahaya yang menghubungkan mereka berdua.

__ADS_1


Mata besar Yaoyao melebar, seolah-olah tidak percaya. Air mata kebahagiaan mengalir dari sudut mata gadis kecil itu. Dia menutup mulut dengan kedua tangannya sambil memanggil Yan Xu dengan sebutan yang sering dia gunakan.


".... Ayah ...."


Dia melompat dari atas meja dan segera memeluk erat pinggang Yan Xu, lalu menangis kembali seperti anak terlantar yang baru saja bertemu dengan orangtuanya.


Sementara itu, Yan Xu tersenyum kecut kepada istrinya.


Lan Xihe tertawa cekikikan sambil berkata, "Pantas saja Ayah dan Anak memiliki sifat yang sama, ternyata dia memang mewarisi itu dari ayahnya."


Setelah beberapa saat, Yaoyao kemudian berlari ke arah Lan Xihe dan memeluknya sambil memanggil dia dengan sebutan Ibu.


Lan Xihe menyambut anak itu dengan hangat, dia tidak terlalu memikirkan bagaimana prosesnya bisa terlahir. Hanya saja, dia merasa sedikit kasihan dengan anak yang terlahir karena akal bulus suaminya.


Sementara itu, di dalam benak Yaoyao.


'Hehehe ... aku punya dua ibu yang cantik! Namun, sayang sekali ... Ayah nampak sangat lemah dari kedua ibuku! Aku harus melindungi Ayah yang lemah— pah! Awas saja, aku akan membalas dendam karena dia memukuli pantat indahku!'


'Aku penasaran, kenapa Ibu rela membujang untuk waktu yang sangat lama di dunia iblis. Ternyata, Ayah memang memiliki wajah tampan dan pesona keabadian. Dia bahkan memiliki istri kedua selain Ibu!'


Yan Xu tidak tahu apakah harus tertawa atau menangis melihat ini. Setidaknya, dia masih terhitung sebagai bujangan dan kesuciannya juga terjamin. Hal yang paling merepotkan hanyalah anak ini memiliki takdir yang terikat dengannya.


'Aku tidak berniat memiliki anak maupun terikat akan hubungan emosional seperti ini. Jika ada kesempatan, lebih baik untuk mengirimkan dia kembali pada ibunya!' pikir Yan Xu di dalam hatinya sambil memikirkan solusi tak bermoral untuk memulangkan gadis kecilnya.


Lalu, bagaimana dengan pikiran Lan Xihe?


'Suamiku memiliki terlalu banyak rahasia. Bukan hanya sistem tidak dapat memberikan informasi tentang dia, bahkan dia memiliki banyak rincian informasi yang aku sendiri si pemilik sistem tidak mengetahuinya. Berapa banyak lagi trik yang kamu sembunyikan di balik lengan bajumu, suamiku tercinta?'


Masing-masing dari mereka memiliki pemikiran dan pemahamannya tersendiri dengan situasi sekarang.


......................

__ADS_1



Ilustrasi Yaoyao edisi malas coloring.


__ADS_2