Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
Kakak Senior Di Tengah Pencarian Bahan Obat


__ADS_3

Pada hari keempat belas di benua selatan, Yan Xu berada di kedalaman hutan kekacauan. Dia berlari menuju 600 kilometer ke arah barat daya. Akhirnya, dia tiba di wilayah yang ditandai pada petanya tepat waktu.


'Wilayah ini memiliki radius sekitar 250 kilometer.'


Medannya sangat berbahaya karena ada bukit, rawa dan sejenisnya. Yan Xu harus berhati-hati saat mencari bahan obat yang diperlukan agar tidak tersesat maupun terkurung di suatu tempat, terlebih lagi binatang buas juga serangga beracun menjadi tambah ganas.


Yan Xu terus berhati-hati selama pencariannya dalam satu minggu ini.


Dia terus mencari dengan petunjuk dari buku yang dia lihat saat di perpustakaan, menghindari beberapa jebakan alam maupun fenomena yang akan mengaktifkan susunan formasi kuno untuk menjebak mangsa.


Setelah mencari selama tujuh hari berturut-turut, dia menemukan segala macam bahan obat beracun dan beberapa herbal roh. Namun, dia masih belum menemukan jejak seorang kultivator lewat di sekitar.


Pada siang hari, awan hitam mulai melebarkan sayapnya, menyapu langit biru dan menurunkan hujan yang tiap tetesannya mengandung racun mematikan.


Dari waktu ke waktu, hujan semakin deras, membuat Yan Xu harus menghentikan langkahnya karena aura pelindung dari jimat yang ia gunakan semenjak turun hujan sudah terkikis setengah. Memaksa untuk melanjutkan pencariannya, sama saja akan membuang sumber daya yang ada.


Dia segera mencari tebing curam menggunakan kesadaran ilahi, kemudian menggunakan teknik jantung kayu biru untuk membuat lubang tempat bersinggah.


Lubang itu setidaknya mampu memuat enam orang kultivator manusia dewasa, dia juga menambahkan beberapa dekorasi dengan akar tanaman yang merambat karena teknik jantung kayu biru.


Yan Xu sudah meletakkan beberapa susunan formasi sebagai pengecoh dan menajamkan kesadaran ilahi nya, masih merasa tidak tenang karena belum melakukan pembersihan terhadap antek-antek Jenderal Lao dan Mo Li.


Dalam tujuh hari, dia telah mencari hampir di setiap sudut pada wilayah tersebut. Sayangnya, dia masih belum menemukan akar ginseng abadi berusia 8000 tahun.


'Satu minggu ... aku mencari bahan obat yang tidak tahu apakah itu benar ada atau tidak di dunia ini, sungguh lelucon yang tidak lucu! Namun, barang-barang yang selama ini aku dapatkan selalu terbukti kebenaran adanya.'

__ADS_1


'Jadi, kenapa yang satu ini bersembunyi terlalu dalam? Apa dia sedang ingin bermain petak umpet dengan leluhur ini?! Nak, meskipun leluhur ini abadi, Leluhur juga manusia punya hati dan pikiran yang dapat lelah mencarimu!'


Yan Xu terkekeh geli dengan pemikirannya sendiri. Salah satu kegiatan yang paling dia tidak suka adalah mencari benda, terkadang dia tidak dapat menemukan barang yang jelas diletakkan oleh Adik Junior di sampingnya!


Dia juga sering mengingatkan kepada adik juniornya untuk selalu mengembalikan barang yang dipinjam ke tempat semula, mungkin karena kebiasaannya yang sulit mencari barang, dia selalu kesusahan tiap mereka berganti posisi.


'Apakah ini penyakit? Kutukan dewa? Ptooey! Manusia memang makhluk hidup yang paling sempurna, tapi mereka juga memiliki kekurangan!'


Yan Xu menghela napas lelah dan segera menghentikan pemikirannya. Dia menyilangkan kedua kakinya dan mulai merilekskan tubuh juga pikiran, agar kembali ke kondisi sempurna.


Dari buku yang dia baca di perpustakaan, wilayah ini tergambar jelas melalui kalimat yang ada di dalam penjelasan buku.


Datang ke benua selatan demi mencari akar ginseng abadi merupakan tujuan yang tidak bisa dia abaikan karena bahan obat itu memiliki berbagai kegunaan dan bisa dikembang-biakkan hingga tidak perlu mencarinya lagi.


Tentu saja efek yang paling utama sampai Yan Xu harus dengan rela ke tempat berbahaya seperti ini adalah ekstrak dari ginseng dapat digunakan untuk memperkuat ketahanan tubuh apabila diolah bersamaan dengan bahan lain, dimana sebagian bahan ramuan telah dia dapatkan melalui tetua yang membantunya untuk berdagang di pasar gelap.


Apabila dia masih tidak dapat menemukannya padahal sudah sampai sejauh ini, Yan Xu berniat untuk kembali lagi nanti namun dengan menyelinap keluar secara ilegal.


Walaupun terlihat dapat bersikap dewasa, sebenarnya sisi kekanak-kanakan Yan Xu masih dapat terlihat dari cara dia penasaran akan banyak hal.


Dia memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan tidak akan menyerah sebelum memahaminya, begitulah kepribadian asli pria yang sekarang bernama Yan Xu di dunia Xuanyuan.


Jika masih tidak ditemukan, dia masih memiliki rencana untuk meram—uhuk!—meminta sebagian kecil dari rumah lelang yang memilikinya. Dia tidak akan melepaskan tujuannya dengan mudah saat telah ditetapkan.


Ingin mengubah pendirian orang yang seperti batu ini? Percuma, bahkan dia tidak akan berubah hingga matahari terbit dari barat!

__ADS_1


Hujan masih belum berhenti, butiran racun mengalir di udara jatuh ke tanah dan menyebabkan beberapa lubang di sekitar.


Belakangan ini, Yan Xu mendapatkan terlalu sedikit waktu untuk beristirahat. Perlahan dia menarik napas dan mengeluarkannya, memperlancar sirkulasi udara yang ada di otaknya dan membuat pikiran lebih rileks, hingga kedamaian terasa di dalam kepalanya.


Meskipun dia memiliki air seni naga laut beracun agar bisa mencegah binatang buas juga serangga beracun mendekat, bagaimanapun juga dia masih berada di tempat yang paling berbahaya dibandingkan tempat ekspedisi lainnya.


Sulit bagi dirinya sendiri untuk bersantai, apalagi dengan adanya skema picik Jenderal Lao dan Mo Li.


'Ah! Apakah Bibi Yueyin baik-baik saja? Aku hampir melupakannya karena terlalu fokus dalam pencarian bahan obat!'


Yan Xu memikirkan tentang pembunuh bayaran yang ditelan oleh teman baiknya dari dimensi lain. Mengingat barang jarahan dari pria itu, dia masih terlalu miskin sebagai pembunuh di grup emas.


Dari semua barang jarahan, hanya sabit ganda tingkat semi-bumi yang paling berharga, sisanya adalah beberapa jimat, pil maupun jubah yang saat ini dia pakai untuk menciptakan perisai pelindung tambahan untuk menangkal sifat air hujan korosif.


'Haah ... dia terlalu miskin, ternyata nilai kepalaku tidak berharga sama sekali. Padahal aku sudah memiliki tanda sebagai murid Sekte Abadi Luo, tapi harga kepalaku bahkan lebih rendah daripada kotoran burung yang dianggap tunggangan kelas surgawi!'


Anggota kelompoknya yang lain pasti sudah menjalankan rencananya setelah beberapa hari pria itu terbunuh.


Dengan bantuan Mo Li yang sangat tersembunyi di dalam kegelapan, mereka akan mendapatkan berbagai macam keuntungan juga hampir semua informasi penting tentang anggota ekspedisi, kecuali Yan Xu.


Mereka berani memancing Bibi Yueyin yang kurang mahir dalam susunan formasi, nampak jelas kalau semua ini direncanakan dengan sangat baik dan cermat.


Bibi Yueyin memiliki tingkat kultivasi mendalam dan kepribadian yang dingin namun terkadang menggemaskan, tapi dia terlalu gegabah dalam mengambil tindakan karena mempunyai prinsip kehidupan trik apapun tidak akan pernah bekerja di bawah kekuatan absolut.


Wang Jia Li adalah yang paling menyedihkan di antara semua orang yang ada. Dia tidak tahu bahwa teman masa kecilnya menyimpan racun yang sangat mematikan saat ini, siap untuk mengambil kepalanya sebagai pangeran kekaisaran.

__ADS_1


Namun, Yan Xu merasa ada suatu penjelasan yang hilang, sesuatu yang lebih besar tentang pemicu skema itu.


__ADS_2