Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
Semuanya Telah Diatur


__ADS_3

Di balik kemalangan yang ia terima, masih ada beberapa keuntungan bagi Yan Xu yang baru saja menyadari sesuatu.


Tingkat kultivasi yang selama ini dia tahan telah melonjak hingga tingkat kelima Alam Mistik!


Sebuah avatar pria tampan dengan tinggi sepuluh kaki dapat terlihat secara samar melalui aura qi milik Yan Xu.


Melewati portal dimensi, Yan Xu kembali ke dunia nyata dan portal menghilang di udara kosong menandakan aura kematian telah lenyap sepenuhnya di daerah itu.


Xia'er yang menunggu tepat di depan portal menghampiri Yan Xu dan berkata, "Kamu menangis?"


Ekspresi lugu Xia'er ditambah dengan memiringkan kepalanya hampir saja membuat Yan Xu jatuh ke tanah karena terlalu malu.


Dia menggaruk kepalanya dan berkata, "Bisakah kamu rahasiakan ini dari yang lain?"


Xia'er yang tidak memiliki intuisi tajam terhadap apa yang baru saja terjadi pada Yan Xu hanya mengangguk setuju. Setidaknya, dia mengerti kalau seorang pria seperti Yan Xu juga bisa menabrak tembok dengan sangat menyedihkan.


"Sekarang, mau kemana?" tanya Xia'er.


"Pertama, kita kembali ke penginapan terlebih dahulu. Ada urusan yang harus diselesaikan di sana."


Setelah mengatakan itu, Yan Xu segera menggunakan teknik pengejaran jiwa meninggalkan bayangan maupun Xia'er di belakang. Dia sengaja melakukan itu agar dapat kabur dari tatapan Xia'er yang membuatnya terlalu malu dan ingin menggali lubang sedalam mungkin untuk mengubur dirinya sendiri.


...


Mereka secara diam-diam kembali ke dalam kamar, seolah-olah tidak terjadi apa-apa.


Tak lama kemudian, sebuah ketukan pintu terdengar dari luar.


"Permisi Tuan dan Nyonya, apa kalian ada di dalam?" panggil Qiqi.


"Masuk," jawab Yan Xu.


Yan Xu maupun Xia'er sudah duduk di atas kursi yang tersedia di dekat pintu, menyisakan satu lagi kursi kosong.


Ketika pintu terbuka, Qiqi memberikan salam hormat lalu berkata, "Tuan Pertama, apakah Anda akan melanjutkan perjalanan sekarang?"

__ADS_1


Yan Xu tidak terkejut dengan perubahan sikap Qiqi yang tiba-tiba karena dia sudah mengetahui ada seseorang dari sesama puncak telah menapaki kerajaan kecil Biu. Jika itu mereka, Yan Xu dengan penuh keyakinan apa yang terjadi setelah masalah di kerajaan kecil Biu selesai, para petinggi maupun tokoh penting tersembunyi akan dibuat tunduk dengan loyalitas terhadap Puncak Angin.


Semua anggota Puncak Angin diajarkan untuk membuat pihak lain berutang kepada Puncak, bukan Sekte Abadi Luo karena mereka harus meraup keuntungan sendiri dan enggan berbagi. Ajaran bengkok itu berasal dari Yan Xu karena dia telah melihat pengeluaran yang berlebih dibandingkan pemasukan untuk Puncak Angin. Tidak ingin ambil pusing, dia mulai menerapkan ajaran bengkok tersebut kepada setiap anggota puncak agar pemasukan Puncak Angin meningkat.


Menilai dari bagaimana sikap Qiqi yang sopan, Yan Xu menatapnya dengan datar lalu berkata, "Bertanya apakah kami akan segera pergi atau tidak, itu berarti masih ada masalah bukan?"


Qiqi tidak menyembunyikan apapun dan segera mengakuinya.


"Benar, Tuan Pertama. Masalah pertama adalah sisa-sisa aura kematian yang akan segera meneror kerajaan kecil Biu. Kedua, masih ada sisa-sisa bangsawan lama sebelum suksesi terjadi."


Qiqi khawatir akan ada orang yang percaya dengan sisa-sisa bangsawan lama, oleh karena itu dia telah mengumpulkan seluruh informasi tentang keberadaan mereka. Masalah domain khusus yang tercipta di medan tempur juga demikian. Jika terus dibiarkan, bisa-bisa Jiangshi akan keluar dan menyerang mereka tanpa ampun.


Masalah pertama yang Qiqi bicarakan telah mereka selesai secara tidak langsung sebelumnya. Menyisakan masalah kedua, Yan Xu memikirkan berbagai macam metode dalam menyelesaikannya. Akhirnya, dia sampai pada satu kesimpulan.


"Masalah pertama sudah diatasi, jadi kamu tidak perlu lagi khawatir dengan aura kematian yang akan menyerang kerajaan Biu. Untuk masalah kedua, berapa banyak yang tersisa dari bangsawan lama?"


"Menurut informasi yang telah kami kumpulkan, tersisa tiga orang pria dan empat wanita. Salah satu pria dari mereka memiliki jabatan yang tinggi sebagai penasihat raja sebelumnya, sementara yang lain hanyalah sisa relasi dari mantan raja. Orang penting itu bersembunyi di ujung timur dari wilayah kerajaan Biu, di dalam sebuah benteng tua dengan pengawasan beberapa prajurit korup yang masih hidup."


"Oh? Kalian memiliki jaringan informasi yang cukup menarik," balas Yan Xu datar.


"Tidak sebaik serikat gelap, kami di sini menjadi pengumpul informasi agar dapat menunjang kebutuhan hidup," jawab Qiqi dengan wajah yang terlihat sedikit sedih.


Menatap Xia'er dengan penuh harap, Yan Xu menyenggol sedikit lengan rampingnya karena pihak lain tidak peka sama sekali. Sebaliknya, Xia'er malah memberikan senggolan balik.


'Apa ini? Aku meminta seseorang dengan kepekaan sosial untuk memulai bicara, dia malah meminta ku untuk terlebih dahulu bicara. Oke, di sini, aku atau dia yang tidak memiliki kepekaan sosial? Tidak, bukan itu, siapapun yang melihat ekspresi Qiqi pasti akan langsung mengetahui bahwa mereka sudah melalui masa yang sulit jauh sebelum kami datang.'


Menghela napas kecil, Yan Xu terpaksa harus mengalah dan bicara terlebih dahulu, "Jika hanya satu orang yang penting, aku anggap sisanya adalah sumber daya yang harus dimanfaatkan."


Terdapat kilatan di mata Yan Xu yang membuat Qiqi bergidik. Selama hidup, dia sering melihat sifat unik dari para bangsawan, namun kali ini berbeda. Pria berwajah tampan di depannya, memiliki banyak hal yang melebihi apa yang para bangsawan miliki.


Qiqi masih diam sambil menunggu ucapan Yan Xu selanjutnya.


Melihat pihak lain bergidik karena ucapannya, Yan Xu hampir menangis dan ingin menggali lubang untuk mengubur dirinya sendiri sedalam mungkin. Dia tidak bermaksud jahat ataupun melakukan sesuatu yang keji, namun dia ingin memperlakukan mereka secara realistis dalam kondisi peradaban pertengahan.


"Para lelaki yang tersisa akan ditangkap, lalu dijadikan sebagai petani tanpa bayaran namun tetap diberikan makan tiga kali sehari agar mereka dapat bekerja dengan baik hingga mati. Sementara itu, buang para wanita bangsawan ke distrik malam, mereka akan memberikan kontribusi terbaik karena tubuh dan darah bangsawan nya karena kebanyakan pria senang bermain dengan seseorang yang ia rasa jauh untuk digapai. Setiap wanita akan diberikan gaji, namun mereka akan dicap menggunakan stigma budak walaupun dapat hidup dengan bebas. Apabila mereka menghasilkan keturunan, pisahkan mereka saat bayi sudah tidak memerlukan air susu ibunya dan berikan itu kepada pasangan suami-istri yang tidak dapat memiliki anak. Dengan begitu, masalah angka kelahiran maupun pasangan yang tidak memiliki keturunan dapat terselesaikan."

__ADS_1


Deg Deg Deg!


Jantung Qiqi berdegup kencang saat mendengar perintah Yan Xu.


'Dia berbeda!'


Qiqi sudah mendapatkan sedikit gambaran bagaimana Tuan Pertama yang akan kerajaan mereka layani, namun ini benar-benar jauh melampaui batas penilaiannya. Orang yang ada di depan Qiqi sangat realistis, tidak memberikan perintah yang akan menyenangkan pihak manapun. Selain itu, dia tidak segan melayangkan mata pedang ke leher siapapun sesuai dengan kegunaan mereka.


Dengan demikian, Qiqi menyadari ada kesenggangan yang jauh antara cara mereka memandang dunia maupun isinya. Pria dengan jubah abadi di depannya, bukanlah makhluk yang baik ataupun jahat. Menurut pendapat Qiqi, Yan Xu hanya bersikap adil melalui timbangan yang telah ia perhitungkan dengan teliti.


Tanpa ragu, Qiqi membuka bibir mungilnya yang manis dan berkata, "Sesuai dengan perintah Anda, Tuan Pertama."


"— Selain itu!"


Yan Xu bangkit dari duduknya dan berjalan ke depan Qiqi. Dengan senyuman yang menghangatkan, tangan besarnya mengusap kepala Qiqi.


"Terima kasih karena sudah melakukan yang terbaik agar dapat bertahan hidup hingga takdir mempertemukan kita."


Usai mengucapkan itu, Yan Xu berjalan melewati Qiqi, diikuti Xia'er dengan wajah bingung dari belakang.


Hampir kelupaan, Yan Xu menggunakan tangan yang terbuat dari energi qi untuk memberikan sebuah token giok ke pergelangan tangan ramping Qiqi.


"Jika kamu ingin menjadi lebih kuat, pecahkan token itu dan kamu akan menjadi muridku. Kebetulan, suatu hari nanti akan tiba waktunya kami harus menurunkan semua pengetahuan untuk berjaga-jaga. Ah, meskipun begitu kami akan mengirimkan beberapa pengajar untuk melatih anak-anak di kerajaan kecil Biu selama beberapa periode, yah itu juga untuk pengalaman magang para murid di puncak sih."


"— T-tunggu! Tuan Perta—"


Saat Qiqi berbalik, Yan Xu maupun Xia'er sudah menghilang dan hanya meninggalkan bayangan mereka.


Qiqi yang tertinggal sendirian, memegang erat token giok pemberian Yan Xu seolah-olah itu adalah harta berharga seumur hidupnya. Dia tidak tahu apakah ini awal dari sebuah keberuntungan atau kesialan, kali ini orang yang mungkin akan menjadi tokoh hebat di dunia ingin menjadikannya sebagai murid. Kesempatan ini tidak akan Qiqi sia-siakan begitu saja.


'Namun, sebelum aku memecahkan token giok ini, masih ada beberapa hal yang diatur. Menurut beberapa penjelasan para ahli tersebut, Tuan Pertama akan memilih daerah terpencil dan paling kumuh sebagai tempat persinggahan. Untuk itulah tempat kami terpilih sebagai yang paling dahulu diperbaiki sebelum wilayah lainnya. Meskipun tempat kami sudah diperbaiki, tugas terakhir yang harus aku lakukan masih harus diselesaikan.'


Qiqi bukanlah wanita biasa. Dia adalah ketua dari serikat tanpa nama yang berspesialisasi dalam informasi. Semua anak-anak maupun orang tua yang telah menjadi anggota serikat, telah mendapatkan pendidikan khusus menjadi seorang informan. Dengan begitu, dia harus menunjuk seorang penerus sebelum menjadi murid Tuan Pertama.


Meskipun sudah dikatakan oleh Tuan Pertama kalau mereka di sini juga akan mendapatkan pelatihan dalam kultivasi, rantai komando harus tetap kuat walaupun tanpa kehadiran Qiqi. Untuk itulah, dia juga akan menambahkan satu lagi aturan baru yang harus mendarah daging bagi setiap anggota.

__ADS_1


'Mulai saat ini, semua orang harus mengabdi secara mutlak kepada Tuan Pertama Puncak Angin tanpa ada keraguan sedikitpun. Dengan begitu, serikat tanpa nama yang telah kami buat, tidak akan kehilangan arah dan terus beroperasi demi kepentingan Tuan Pertama.'


Qiqi berpenampilan cantik dan menarik di luar, namun siapa sangka bahwa di dalam kecantikan dengan warna ungu itu terdapat seorang gadis fanatik lain yang setara dengan para pengikut setia Tuan Pertama.


__ADS_2