Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
Sifat Alami Kakak Senior


__ADS_3

Menurut penjelasan dari Su Weiyan, ujian sekali jalan yang akan diikuti oleh Yan Xu merupakan salah satu jalan paling cepat untuk bunuh diri.


Bagaimana tidak, kesulitan pada ujian sekali jalan bahkan telah menelan puluhan ribu korban jiwa. Dalam misi yang akan Yan Xu ambil, ada kemungkinan besar bahwa dia akan gagal lebih dari persentase keberhasilannya. Dapat kembali hidup-hidup saja merupakan sebuah berkah yang sangat besar bagi Yan Xu saat ini.


Menurut aturan sekte, Yan Xu akan dikirim melakukan misi di Persimpangan Jalan Bawah yang merupakan perbatasan antara dimensi manusia dengan makhluk dunia lain. Di sana, dia akan melakukan perbaikan hingga genosida jika diperlukan demi keberlangsungan hidup umat manusia. Dengan begitu, kontribusi besar yang dia lakukan demi umat manusia akan membuat sekte tidak akan berkata apa-apa atas permintaannya.


Setelah mendengar detil seperti itu, Yan Xu hanya mengangguk setuju tanpa mengeluh. Sebaliknya, wajah datar nan tampan itu masih mempertahankan ketenangannya. Tidak terlihat sedikitpun rasa takut maupun gentar pada pria itu.


Setelah menyelesaikan penjelasannya, Su Weiyan sekali lagi memastikan tekad pria muda yang ada di depannya.


"Nak, masih belum terlambat untuk mundur mengingat kekuatanmu yang sekarang. Bukannya aku meremehkan kekuatanmu, hanya saja misi ini bahkan terlalu sulit walau kami berdua yang turun tangan."


Yan Xu menggelengkan kepalanya dan berkata, "Terima kasih atas kekhawatiranmu, paman Weiyan. Namun, Murid telah menetapkan tujuannya. Jadi, percuma saja meminta Murid untuk mundur sekarang."


Menghela napas kecil, Su Weiyan memindahkan pandangannya ke arah Su Lixuan.


Su Lixuan hanya mengangkat bahu dan berkata, "Seorang pria tidak bisa berkembang kalau hanya berjalan di dalam garis aman. Tidak ada salahnya kalau kamu ingin berjuang demi seseorang yang penting bagimu, tapi kamu juga perlu memperhatikan kapasitasmu."


Mendengar itu, Yan Xu hanya tersenyum tipis dan mengembalikan ucapan Su Lixuan, "Kapasitas Murid sesuai dengan ajaran gurunya. Jika seorang guru buruk dalam mengajar, maka kapasitas muridnya akan menjadi jauh lebih buruk dibandingkan ajarannya. Sebaliknya, jika seorang guru yang hebat mendidik muridnya dengan kualitas ajaran terbaik ...."


Yan Xu memotong kalimatnya dan membiarkan energi qi di sekujur tubuhnya bocor. Aura yang bocor dari tubuhnya sangat murni dan pekat, bahkan memberikan tekanan yang sangat mengerikan kepada tiga orang lainnya.


Dengan senyum percaya diri, dia melanjutkan kalimatnya, "Maka, muridnya akan memiliki kapasitas yang jauh melampaui batas seorang kultivator biasa di seluruh dunia!"


Tekanan aura superioritas dari Yan Xu mulai menghilang dengan sekejap mata, memberikan ruang untuk ketiga orang lainnya bernapas kembali.


Su Weiyan maupun Su Lixuan sangat terkejut dengan perkembangan Yan Xu, tidak terkecuali untuk Su Yueyin sendiri.


Tidak ada dari mereka yang berani menganggap remeh tekanan aura dari kebocoran energi qi yang sangat berlimpah, walaupun itu hanya dari seorang kultivator tahap akhir inti emas sebelum penempaan!

__ADS_1


Melihat kejanggalan itu, Su Weiyan menyipitkan matanya dan berkata, "Seumur hidup, selain Senior Xihe, aku tidak pernah melihat keajaiban aneh. Namun, sekarang aku melihat keanehan dunia lainnya."


Su Lixuan mengangguk setuju dan berkata, "Un, aku tahu kalau Senior Xihe tidak bisa dikategorikan sebagai manusia. Akan tetapi, ternyata muridnya juga jenis yang serupa."


Berbeda dengan keduanya, kedua mata indah nan dingin milik Su Yueyin menatap tajam ke arah Yan Xu. Kedua bola mata indah itu seolah berkata, 'Dasar pembohong! Semenjak kapan kamu memiliki kekuatan sebanyak itu?!'


Melihat reaksi dari ketiga orang lainnya, Yan Xu terkekeh geli di dalam hatinya. Sebenarnya, itu hanyalah sebuah pertunjukan kecil yang telah dia siapkan agar tidak terlalu diremehkan apabila aura lawan bicaranya masih ingin menekan dia hingga hancur berkeping-keping.


Pada akhirnya, itu hanyalah energi qi yang ditahan untuk sementara waktu dan akhirnya dapat dikeluarkan dengan sekali semburan untuk menggertak. Selain untuk menggertak, teknik tidak berguna itu tidak memiliki manfaat lain. Dengan kata lain, dia cuma menggertak dan bersikap keren!


Andai saja ketiga orang lainnya tahu dia cuma menggertak, mereka pasti akan menguliti Yan Xu hidup-hidup!


Tidak membiarkan pemikiran rasa bersalah karena telah menggertak mereka, Yan Xu segera memimpin jalannya situasi.


"Uhuk! Kembali ke topik utama, bagaimana caranya agar Murid dapat mengambil misi tersebut? Apakah ada hal lain yang perlu dipersiapkan?"


Mengangguk, Yan Xu kembali bertanya, "Apa ada hal lain?"


Kali ini, Su Lixuan yang menambahkan, "Ada, Persimpangan Jalan Bawah dipenuhi dengan gelombang niat membunuh dari makhluk dunia lain. Bahkan hanya dengan niat membunuhnya, mereka dapat membuat kultivator manusia menjadi gila. Setidaknya, persiapkan beberapa artefak pertahanan mental maupun pertahanan diri yang kuat."


Yan Xu mengangguk setuju dengan saran Su Lixuan. Setelah itu, dia melirik ke arah Su Yueyin yang diam tertunduk.


Menyadari tatapan Yan Xu yang sedang mengarah padanya, Su Yueyin semakin sulit untuk mengangkat wajahnya. Dia terlalu malu hingga wajahnya memerah seperti tomat!


Melihat itu, Yan Xu hanya tertawa kecil dan merasa puas dengan kelakuan lucu bibi Yueyin yang berekspresi dingin.


Meskipun Su Weiyan maupun Su Lixuan diam, mereka selalu mengamati interaksi kecil antara Yan Xu dan Su Yueyin. Detil sekecil apapun tidak akan pernah luput dari pengawasan mereka, bahkan interaksi tadi dapat terlihat sangat jelas.


Mereka berdua hanya dapat menghela napas pada pasangan muda, tidak ada satupun dari mereka yang bisa bicara. Sementara sang gadis kecil yang selalu dirawat dengan penuh kasih sayang oleh mereka sedang malu-malu, ada seorang pria tampan yang saat ini harus bersiap untuk menjalankan tugas berbahaya demi sang gadis berwajah dingin itu.

__ADS_1


Su Yueyin bukanlah anak kecil yang nakal lagi, dia telah dewasa dan mendapatkan seorang pria yang dapat dijadikan sebagai sandaran selama hidupnya. Sudah wajar bagi setiap anak-anak untuk berpisah dari kedua orang tua mereka dan menjalani kehidupan masing-masing. Namun, masih ada sedikit keengganan di hati masing-masing dari mereka berdua.


Contohnya seperti keraguan Su Lixuan akan pria tampan itu. Apakah pria itu benar-benar bisa membahagiakan putri kecil mereka atau tidak. Dia tidak tahu jawaban apa yang akan pria itu berikan ke depannya.


Namun, satu hal yang pasti. Su Lixuan akhirnya dapat memahami satu hal melalui tindakan Yan Xu.


Pria tampan yang ada di depan mereka, bukanlah orang yang akan mengikuti garis batasan normal dunia manapun yang ia tempati. Suatu hari, pasti ada waktu dimana dia akan menjadi sesuatu yang mengerikan hanya demi mereka yang berharga baginya.


Pria yang ada di depan mereka, memiliki semacam kekuatan aneh. Dia akan terus maju walau harus mati ribuan kali hanya demi mereka yang berharga baginya.


'Begitulah sifat alami pria yang ada di depan kami, Yan Xu ... seorang junior yang tidak dapat ditebak juga ... pria yang mengerikan dan haus akan darah orang yang berani mengganggu mereka yang dia anggap penting dalam hidupnya ....'


Su Lixuan menghela napas berat di dalam hatinya, dia hanya bisa berdoa agar Yan Xu segera sadar akan sifat alaminya. Mengorbankan nyawa demi mereka yang berharga baginya, memang lah perbuatan yang sangat mulia.


Namun, apa gunanya mereka ada di dunia ini sementara dia yang berkorban demi mereka tidak ada?


Dengan begitu, kesepakatan telah tercapai dan keempat orang itu kembali ke wilayah mereka masing-masing.


Terutama Su Yueyin, dia langsung melompat kabur setelah percakapan mereka selesai dengan wajah yang semerah tomat.


Sementara itu, Yan Xu yang merupakan pelaku tidak memiliki kesadaran diri dan hanya menggelengkan kepalanya tidak mengerti.


Melihat kelakuan putri kecil mereka maupun pria yang dia suka, membuat Su Weiyan maupun Su Lixuan hanya menghela napas panjang dan segera meninggalkan Puncak Angin, takut kehadiran mereka akan segera dideteksi oleh Kepala Puncak.


......................


Mohon maaf karena jarang update. Itu dikarenakan saya agak kelelahan setelah bekerja, jadi agak jarang memegang ponsel.


Terima kasih banyak sudah mengikuti hingga saat ini!

__ADS_1


__ADS_2