
'Anak nakal, kamu hanyalah seorang kultivator di tahap kelima inti emas, kenapa kamu malah terbang dengan tergesa-gesa ke dalam hutan? Apakah kamu sudah bosan dengan hidup yang tanpa bisa mencari pasangan dao? Coba lihat bibimu ini, dia yang diumur 900-an tahunnya masih belum memiliki pasangan dao tetapi masih belum menyerah untuk menjalani hidup!'
Su Yueyin menggelengkan kepalanya dan mengerang tanpa kata, menyebabkan ekspresi yang lucu apabila ada orang lain yang melihat wajahnya saat ini.
Dia melirik Lin Qintian dan Bai Lien'er yang sedang mempelajari herbal beracun. Selanjutnya, dia mengerahkan awannya ke depan dengan cepat menyusul ke arah Yan Xu.
Dia akan menangkap murid nakal ini dan melemparnya ke kelompok Lin Qintian untuk diamankan!
Sesaat kemudian, Su Yueyin akhirnya menyusul Yan Xu dan melakukan perjalanan dengan cara yang sama seperti saat dia maju. Namun, ketika dia melihat ke bawah untuk memastikan, dia mengerutkan keningnya lebih dalam.
Murid nakal itu sepertinya menggunakan artefak penyembunyi jejak untuk menyembunyikan auranya. Benda itu setidaknya akan memungkinkan dia untuk menghindari deteksi dari binatang buas yang berjarak dekat hingga jauh.
Terlebih lagi, Yan Xu tidak mengambil risiko terbang. Sebagai gantinya, dia menggunakan teknik pengejaran jiwa yang disederhanakan dan meninggalkan beberapa bayangan di belakangnya. Murid nakal ini benar-benar memanfaatkan teknik andalan gurunya dengan sangat baik hingga dapat menggunakannya berkali-kali tanpa takut energi qinya kering.
'Ada yang salah. Murid nakal ini juga membawa sesuatu, bau ini ....'
Su Yueyin mengerutkan hidungnya setelah mencium bau busuk yang cukup aneh dan kemudian segera tercengang.
'Itu adalah bau air seni naga laut beracun?!'
Naga laut beracun tinggal di benua selatan. Mereka suka memakan iblis, binatang berbisa dan makhluk hidup lainnya. Namun, mereka terlalu kejam dalam melakukan suatu tindakan dan akan melakukan pembantaian dimana-mana. Akibatnya, ras naga yang sudah jatuh menjadi lebih terpuruk karena harus membersihkan kekacauan ini dan melenyapkan sesama spesies mereka sendiri.
'Air seni naga laut beracun dapat dianggap sebagai barang yang sangat langka, juga sangat mahal. Dimana murid nakal ini mendapatkannya?!'
__ADS_1
Dengan bau air seni naga yang ada padanya, binatang buas maupun serangga beracun tidak akan berani mendekatinya. Tidak heran dia berani maju tanpa rasa takut.
Alis Su Yueyin berkedut saat dia bergumam, "Murid nakal ini memiliki persiapan yang sangat matang dibandingkan yang lainnya. Sepertinya dia benar-benar sudah bertekad keras untuk mendapatkan bahan obat yang ia inginkan. Bahan obat apa yang dia cari? Apakah sekte terlalu miskin sehingga tidak memiliki bahan obat ini?"
Suara kasar Jenderal Lao terdengar dari belakangnya, "Tetua Yueyin, mengapa kamu tidak bertanya saja pada anak itu?"
"Tidak perlu. Dia akan menjadi manja apabila tahu bahwa pengawas sedang mengikutinya, itu hanya akan mempengaruhi proses perkembangan kultivasi murid dan aku juga tidak ingin disalahkan hanya karena hal kecil. Masalah ini bisa dikesampingkan untuk nanti, keamanan dan perkembangan para murid lebih penting," balas Su Yueyin dingin. Dia berbalik menghadap ke Jenderal Lao dan berkata, "Sekarang kita akan mengawasi Pangeran Kelima-mu, aku tidak ingin dilihat sebagai pengawas yang pilih kasih apalagi dari seseorang yang berada di bawah perintah Kaisar."
Jenderal Lao segera mengangguk sebagai jawaban, dia terlihat sangat bersemangat. Orang tua ini benar-benar memainkan perannya sebagai penjaga dengan sempurna.
Ketika Su Yueyin berbalik untuk terbang ke arah Wang Jia Li dan Mo Li, Jenderal Lao mengambil seekor serangga hijau dari pahanya lalu melemparkannya ke bawah.
Langkah ini sangat halus dan itu dia lakukan saat Su Yueyin memfokuskan kesadaran Ilahi pada keempat murid lainnya selain Yan Xu. Dengan tingkat kultivasi Su Yueyin yang jauh lebih tinggi daripada Jenderal Lao, dia bisa memperhatikan gerakan itu namun ia tidak peduli karena menurutnya pak tua itu hanya sedang membuang belalang sembah yang menancap di sela antara kedua kakinya seperti sampah.
...
"Hm?"
Yan Xu menatap ke langit. Saat dia melaju kencang, dia melihat sesuatu yang tidak biasa. Sepertinya ada sesuatu yang berasal dari langit sedang mengawasi pergerakannya.
Akan tetapi, saat dia memeriksa lebih dekat, kesadaran ilahi maupun inderanya tidak dapat menemukan sesuatu yang aneh di sekitar.
'Apakah itu Bibi Yueyin?! Entah kenapa rasanya aku sedang ditatap oleh dua tatapan tajam, dimana satunya mengawasi dan yang satunya lagi mengejarku layaknya seorang pemburu.'
__ADS_1
Yan Xu sudah mempersiapkan perjalanan ini dan menghitung semua kemungkinan agar ekspedisi ini membuahkan hasil yang dia inginkan. Jika ada variabel lain yang mulai tercampur seperti urusan keluarga kekaisaran, dia akan lari menjauh dari hal yang merepotkan itu sebelum terlibat namun semuanya sudah terlambat karena dari awal kedatangan Jenderal Lao, orang itu sengaja melibatkan dia secara tidak langsung apalagi setelah melihat kelakuan aneh dari pria cantik Wang Jia Li. Dia merasa sangat jelas ada yang salah dengan kelakukan bengkok dari anggota keluarga kekaisaran itu, seperti ada sesuatu yang ingin dia sampaikan namun Yan Xu selalu menolak untuk mendengarkan karena dia benar-benar tidak ingin terlibat masalah.
Yan Xu menggelengkan kepalanya dan berkata, "Memang air dan minyak dapat berbagi wadah. Namun, minyak akan secara perlahan mengotori air yang bersih hingga menjadi kotor dan beracun. Cara yang tepat agar air selalu murni adalah menghilangkan minyak secepat mungkin, ya hanya itu satu-satunya cara agar air tetap menjadi murni."
Yan Xu yakin dia akan terlibat walaupun ia tidak ingin karena telah berhasil membaca skema dari Jenderal Lao. Melihat bagaimana interaksi antara dia dan Mo Li, sepertinya mereka juga merupakan orang-orang dari sisi yang sama. Dia merasa miris, mengingat bahwa Mo Li pernah berkata dulu mereka berdua tumbuh bersama namun teman kecilmu akan mengangkat pisau untuk memenggal kepala teman masa kecilnya sendiri di atas talenan.
'Itulah kenapa aku bilang bahwa mereka bukanlah pasangan yang cocok.'
Sama seperti hubungan yang ditafsirkan oleh Jenderal Lao tentang air dan minyak, begitulah hubungan antara Wang Jia Li dan Mo Li yang saling berbagi wadah namun tak dapat bersatu hingga yang lain akan mengotori salah satunya hingga menjadi beracun. Entah apa yang menyebabkan Mo Li berkoalisi dengan pihak seperti Jenderal Lao, jelas sekali bahwa ini sudah termasuk skema kudeta karena membahayakan salah satu anggota keluarga kekaisaran. Jika ada sesuatu terjadi dengan Wang Jia Li yang merupakan pangeran kelima kekaisaran, keluarga kekaisaran tidak akan tinggal diam dan pihak yang akan terlibat lebih dahulu ....
"Sekte Abadi Luo," gumam Yan Xu pelan.
Itu masih spekulasi Yan Xu karena Wang Jia Li adalah murid di sekte, dia terluka atau mati saat mengikuti ekspedisi yang diawasi oleh Bibi Yueyin. Orang yang paling menderita kerugian besar lebih dari siapapun adalah Bibi Yueyin yang bertanggung jawab atas pengawasan ekspedisi ke benua selatan. Jika sampai itu terjadi, kemungkinan dia akan disalahkan sepenuhnya masih ada namun ada juga peluang Bibi Yueyin akan dibela oleh Su Weiyan dan anggota Sembilan Su lainnya, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa sekte akan menutup mata karena bidang politik terkadang masih berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup mereka.
Apapun itu, Yan Xu saat ini mengesampingkan semuanya agar tetap fokus ke tujuan utama terlebih dahulu. Benar, dia harus mencari bahan obat untuk menghadapi petir kesengsaraan surgawi untuk menaikkan basis kultivasinya. Memang dia sudah abadi, tapi dia tidak bisa mati saat ujian kenaikan ranah kalau tidak, tingkat kultivasinya akan sama atau bahkan dapat menurun! Membuat poin pengalaman kultivasi yang dia kumpulkan dengan cara menyicil dari guru juga adik juniornya akan sia-sia!
...----------------...
Saya sedang mencoba untuk menantang diri sendiri dalam upload 5 Bab/ hari hingga akhir tahun. Kepada kalian semua yang setia membaca juga mendukung dari awal hingga sekarang, saya ucapkan terima kasih banyak!
Kalian semua benar-benar memotivasi saya untuk terus menulis juga meningkatkan diri, saya harap itu juga berlaku kepada semua orang yang membaca pesan ini.
Tetap sehat selalu,
__ADS_1
Mang Akhong