Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
Faksi Pengikut Setia Tuan Pertama Puncak Angin Mulai Bergerak


__ADS_3

Persimpangan Jalan Bawah, seperti namanya merupakan salah satu tempat yang sangat berbahaya bagi penduduk dunia Xuanyuan.


Rata-rata anggota Puncak Angin telah mengetahui bagaimana bahaya yang dimaksud melalui arsip dari perpustakaan. Mereka yang mendengarkan pertemuan tadi malam, memiliki ekspresi berat di wajahnya karena harus melihat Tuan Pertama Puncak Angin akan pergi ke sana untuk melaksanakan ujian.


Salah satunya adalah Jiang Nalan yang mengabdikan diri sebagai pengikut setia rahasia untuk Tuan Pertama Puncak Angin, Yan Xu.


Bersama dengan beberapa anggota elit teratas yang terdiri dari empat lelaki dan sepuluh wanita, dia membuka sebuah pertemuan rahasia khusus hanya untuk kelompok kecil mereka.


Kelompok itu disebut sebagai Pengikut Setia Tuan Pertama, dimana mereka akan memberikan seluruhnya demi melayani kebutuhan Tuan Pertama.


Sebenarnya, faksi dalam sekte sudah lama terbagi semenjak para anggota baru bergabung. Setiap orang akan memilih siapakah tuan yang akan mereka ikuti secara penuh dan berbagi tugas kepada faksi pengikut lainnya.


Perbedaan yang signifikan adalah mereka akan memberikan bantuan penuh terhadap Tuan yang faksi mereka layani dengan setia, meskipun itu akan merenggut nyawanya.


Meskipun faksi Pengikut Setia Tuan Pertama hanya memiliki lima belas anggota, mereka merupakan lima belas elit yang dipilih melalui prosedur ketat yang diterapkan oleh seluruh murid langsung maupun Pemimpin Puncak, tentunya tanpa sepengetahuan Yan Xu.


Berbekalkan materi ajaran yang sama dari Kepala Puncak, kelimabelas orang itu telah mencapai tingkat elit teratas di bagian murid tahun ajaran baru Sekte Abadi Luo. Namun, identitas mereka masih terjaga kerahasiaannya berkat pengaruh Puncak Angin dan teknik penyamaran umum dari murid langsung.


Di tengah ruangan tempat mereka berkumpul, terdapat sebuah meja bundar dan lima belas kursi. Mereka semua duduk sesuai dengan tatanan nilai keseluruhan yang merupakan peringkatnya sebagai anggota faksi.


Sebagai peringkat pertama, Jiang Nalan memimpin jalannya diskusi mereka.


"Seperti yang kalian ketahui, Tuan Pertama akan meninggalkan puncak untuk mengikuti ujian. Sebagai pengikutnya, kita juga harus ikut bergerak."


Laki-laki di seberangnya mengangkat tangan, namanya adalah Ahn. Dia merupakan peringkat ketiga dalam urutan anggota faksi.


Ahn dengan tatapan kurang setuju berkata, "Bukankah ujian tersebut hanya diperuntukkan bagi Tuan Pertama? Jika kita ikut, maka kita akan dianggap melanggar peraturan sekte."


Gadis dengan tubuh kecil dan wajah mungilnya yang terlihat sedang mengantuk, menguap sambil menyanggah pendapat Ahn, "Hooamm~~ Ahn terlalu ketat terhadap aturan sekte. Namun, apa kamu lupa siapa yang kita ikuti? Sekte Abadi Luo atau Tuan Pertama?~~"


"Pfftt! Tidak heran, Ahn mendapatkan gelar undang-undang berjalan," menahan tawanya, lelaki lain di sebelah Ahn memegang perut sambil menutup mulut.


Mendengar sanggahan mereka, Ahn menghela napas berat. Dia tidak pernah mengambil hati atas ucapan mereka karena ada benarnya. Mereka tidak pernah menyatakan bergabung dengan sekte, melainkan Puncak Angin yang berada di bawah naungan Sekte Abadi Luo. Dia tidak pernah berharap apapun kepada orang-orang tidak waras ini untuk sedikit saja mematuhi aturan sekte.


Di sisi lain, Jiang Nalan mengangkat tangan dan ekspresi semua orang kembali serius.

__ADS_1


"Ahn, aku tahu kamu akan mengatakan seperti itu. Jadi, aku sudah meminta Yueqin untuk mengajukan permohonan kepada Kepala Sekte agar kita dapat membantu Tuan Pertama."


"Terus, apa jawaban yang kamu dapatkan?" tanya Ahn yang menyipitkan matanya.


Mendengus dengan bangga, Jiang Nalan mengambil sebuah gulungan dan membukanya tepat di depan semua orang.


Gulungan itu berisikan persetujuan atas permintaan yang mereka kirimkan.


Melihat itu, Ahn tidak bisa menahan air mata yang ada di dalam hatinya.


'Orang-orang gila ini ... Diberi kesempatan hidup, malah mencari kematian!'


Tidak dapat menolak, Ahn menjadi tutup mulut.


Yueqin yang terus memiliki ekspresi mengantuk di wajahnya, melirik Ahn yang tidak bicara. Dia telah mempelajari setiap sifat yang dimiliki oleh anggota faksi mereka. Belakangan ini, perubahan sikap Ahn yang lebih realistis dan mendengarkan tanpa perlawanan telah sedikit menarik minat Yueqin.


Merasakan tatapan mata yang mengarah padanya, Ahn membalasnya dengan menatap kembali Yueqin. Kedua orang ini seperti serigala dan kucing, mereka saling mengamati dengan teliti.


Melihat kelakuan peringkat kedua dan ketiga, Jiang Nalan kembali angkat bicara untuk meredakan percikan api di antara mereka, "Cukup, keputusan Kepala Sekte telah dikeluarkan jadi tidak ada yang perlu merasa sungkan. Untuk Yueqin, aku tahu kamu sedang ingin mengajak Ahn uji tanding ulang, tapi kamu harus menahannya karena kita sedang ada misi."


Terjebak dalam rasa kompetisi dari kedua orang itu, sebagai pemilik peringkat yang ingin mereka gapai, Jiang Nalan harus selalu menjadi lebih kuat dari keempat belas orang lainnya. Jika tidak, dia akan merasa bersalah kepada Tuan Pertama karena tidak bisa menjadi pengikut setia nomor satunya.


Ketenangan kembali pada ruang pertemuan. Pria yang sebelumnya cekikikan kini berbicara dengan nada tegas.


"Karena sudah tenang, bisakah aku bicara?"


"Peringkat empat, Jiqing ... Kalau kamu sudah seperti itu, maka ada hal yang sangat penting yang harus kamu katakan. Bicara," sahut Jiang Nalan.


Mengangguk sekali, Jiqing mulai bicara.


"Pertama, aku sudah menelusuri setiap arsip tentang Persimpangan Jalan Bawah. Dalam setiap arsip, dikatakan bahwa lokasinya berada di bawah tanah. Tepatnya, di bawah Kekaisaran Naga Long Tanjiao di Benua Utara. Kekaisaran Naga eksis hingga sekarang berkat jasa mereka dalam menjaga perbatasan antar dimensi tersebut."


"Maksudmu, kita akan pergi ke benua Utara yang dipenuhi dengan salju?" tanya Ahn penasaran.


Jiqing mengangguk setuju dan melanjutkan, "Benar, untuk itu aku sudah membuat berbagai macam rekomendasi peralatan yang akan digunakan untuk berjaga-jaga apabila Kekaisaran Naga tidak menerima orang luar masuk ke wilayahnya ..."

__ADS_1


"Jangan bilang ..." Ahn menyipitkan matanya dan dia mulai menerka hal tergila yang akan keluar dari mulut Jiqing.


Suara dengan nada rendah Jiqing memenuhi seisi ruangan, "Kita akan menaklukan Kekaisaran Naga apabila mereka memberikan tanggapan negatif atas kedatangan Tuan Pertama."


'Sial! Ini dia! Pasukan pencari mati akan mulai menggila!' begitulah yang tersirat di ekspresi wajah Ahn.


Sementara itu, Yueqin mengangguk setuju dan ada kilatan tajam di matanya, "Siapapun yang tidak memiliki rasa hormat kepada Tuan Pertama, memang berhak untuk dibinasakan. Sisanya akan kita kembang-biakkan sebagai tunggangan normal dan tukang, sementara yang berbakat akan dihadiahkan kepada para tetua puncak," ucapnya dengan nada mengantuk, namun memberikan ketetapan yang pasti.


Mendengar ketetapan Yueqin, semua orang kecuali kakaknya mengangguk setuju.


'Permisi, bisakah aku menarik diri dari kelompok gila ini? Semua orang di sini sudah benar-benar gila dan fanatik! Aku merasa tidak cocok di sini!' Ahn semakin menangis di dalam hatinya.


Melihat wajah kakaknya yang tidak ikut setuju, Yueqin cemberut dan berkata, "Peringkat ketiga, apa kamu mulai berpikir untuk keluar lagi? Atau kamu ingin pertandingan ulang kita dilakukan saat ini juga agar otakmu menjadi lancar dalam berpikir?~~"


Ahn yang sadar bahwa adiknya serius, segera melambaikan tangannya untuk menolak dan berkata, "Tidak, tentu saja aku setuju! Siapapun yang tidak memiliki rasa hormat kepada Tuan Pertama, tidak layak untuk hidup!"


Meskipun setuju, Ahn merasa bersalah karena telah menjual nama Tuan Pertama untuk menenangkan adiknya. Dia tahu bahwa Tuan Pertama sendiri tidak ingin mendapatkan perlakuan seperti ini, namun dia juga tidak memiliki daya untuk menolak. Lagipula, jauh di dalam lubuk hatinya, Ahn sangat mengagumi Yan Xu yang merupakan model pria sejati di matanya.


Jika saja ini bukan demi Yan Xu, Ahn yang berpikiran lebih normal dari keempat belas abnormal ini tidak akan pernah bergabung dan menjadi murid elit di tahun ajaran baru agar bisa bergabung dengan faksi elit Pengikut Setia Tuan Pertama.


Membuang penyesalan maupun alasan dia bergabung, kini Ahn mau tidak mau harus mengikuti setiap tindakan gila dari semua anggota faksi.


Melihat semua orang telah sepaham, Jiqing kembali bicara.


"Persiapan akan kita lakukan setelah pertemuan ini berakhir. Setidaknya, kita harus tiba terlebih dahulu sebelum Tuan Pertama. Aku yakin, setidaknya Tuan Pertama akan membutuhkan waktu beberapa hari untuk melakukan persiapan. Sementara itu, kita semua harus meringankan beban perjalanan yang akan dilaluinya."


"Kita semua berpacu pada waktu, jangan buang terlalu banyak tenaga agar dapat membantu Tuan Pertama di masa kritis," tambah Jiang Nalan.


Semua orang mengangguk.


"Baiklah, itu saja yang perlu aku sampaikan. Informasi selanjutnya akan kita bicarakan saat dalam perjalanan. Semua perlengkapan telah aku persiapkan melalui bantuan anggota faksi lain, jadi kita bisa berangkat sekarang juga," tutup Jiqing.


Semua orang di ruangan itu berdiri dan kembali ke ruangan masing-masing untuk membawa barang bawaan pribadi. Setelah mereka selesai, kelimabelas orang itu mengambil perlengkapan yang telah disediakan Jiqing dan pergi menuju Benua Utara tanpa sedikitpun berpamitan.


Tentu saja mereka tidak akan berpamitan, lagipula ini adalah misi rahasia dan hanya beberapa orang yang tahu agar mencegah kebocoran informasi.

__ADS_1


__ADS_2