
Sementara suami dan teman masa kecilnya sedang dalam perjalanan membawa barang jarahan mereka kembali ke Puncak Angin, juga anaknya— Yaoyao sedang dilema akan perasaan yang ia sama sekali tidak mengerti.
Raja iblis masa kini, Sheng Ji A'xia— mari kita panggil menjadi Ratu Iblis Xia tengah duduk di singgasananya dengan damai.
Dia menatap ke arah cermin dimana memperlihatkan beberapa bawahan yang sedang mengangkut barang jarahan hasil pendapatan Yaoyao di dunia manusia.
Setelah memastikan seluruh pekerjaan berjalan bagaimana semestinya, dia merogoh sesuatu dari kantung penyimpanan dimensinya— yang ternyata merupakan salah satu barang jarahan milik suaminya, jantung hitam milik Mo Yihan.
Ratu Iblis Xia melemparkan jantung hitam itu ke lantai dan menyalurkan energi qi iblisnya. Beberapa saat kemudian, jantung hitam itu mulai membentuk daging yang beregenerasi sehingga bentuk asli Mo Yihan telah kembali!
Dengan sekali embusan napas, aura dingin menyelimuti kaki dan tangan Mo Yihan hingga membeku, membuat dia tidak dapat bergerak.
Klik!
Setelah Ratu Iblis Xia menjentikkan jarinya, kesadaran milik Mo Yihan telah kembali pada tubuhnya.
Mo Yihan membuka kelopak matanya secara perlahan, melihat-lihat atap yang agak asing pada pandangan pertama. Mulutnya mengeluarkan sedikit erangan karena masih butuh waktu untuk meregenerasi seluruh sel pada tubuh iblis itu.
Wajah Mo Yihan seolah-olah berkata, 'Mengapa aku dibangkitkan kembali di tempat yang antah berantah ini?! Dimana Saudara Sepemahaman yang telah membunuhku?! Bukankah seharusnya jantung ini adalah hadiah untuk kemenangannya!?'
Berbagai macam jenis pertanyaan mulai muncul di dalam benak Mo Yihan. Pikirannya masih belum jelas dan sadar akan dimana ia berada maupun kondisi apa yang sedang terjadi kini.
Suara indah Ratu Iblis Xia terdengar tidak jauh dari tempat Mo Yihan berada, "Kamu akhirnya bangun, Mo Yihan."
Mo Yihan yang mendengarkan suara itu merasa tak asing akan pemiliknya, benar saja ketika dia mencoba untuk mencari tahu, aura dengan elemen kematian yang tiada tara di dunia iblis mulai dia rasakan dari pihak lain.
"Ratu ... Iblis ... Xia?"
Mo Yihan yang masih meregenerasi sebagian sel, nampak bersusah payah untuk mengeluarkan suara itu dengan sisa-sisa sel yang masih tumbuh dengan lambat.
Ratu Iblis Xia di sisi lain berkata dengan suara lembut, "Oh? Jadi, kamu masih mengenalku."
Dia tidak terkejut sama sekali dengan bagaimana Mo Yihan bisa langsung mengenalinya dari pancaran auranya saja.
Mo Yihan berusaha keras untuk membuka mulutnya kembali, namun dia tidak bisa karena tenggorokannya masih dalam masa proses regenerasi.
"Kamu ingin bertanya kenapa bisa bangkit di kastil raja iblisku? Atau kamu ingin bertanya tentang orang yang menang darimu?" tanya Ratu Iblis Xia datar.
Jika bisa menjawab, Mo Yihan akan mengatakan dia ingin tahu tentang keduanya. Dia tidak akan pernah bisa melupakan rasa malu dan bangga atas kekalahan dengan saudara sepemahaman-nya.
Tidak ada yang lebih melegakan hati dibandingkan saat tahu bahwa ada orang lain yang juga memahami apa yang dia rasakan.
Ratu Iblis Xia mulai membaca isi hati maupun pikiran Mo Yihan dengan melihat ekspresi wajah juga gerak gerik bagian tubuhnya. Setelah beberapa saat, dia mengangguk beberapa kali seolah memahami apa yang ingin dikatakan oleh pihak lain.
"Jadi, kamu ingin tahu keduanya. Sebelum itu, mari kita percepat regenerasi sel tubuhmu."
Ratu Iblis Xia mengeluarkan sebuah pil dan melemparnya ke atas tubuh Mo Yihan. Pil itu mengeluarkan sinar hitam gelap dengan kabut putih, mengelilingi seluruh tubuh Mo Yihan dan mempercepat proses penyembuhannya.
Setelah pulih sepenuhnya, Mo Yihan tidak melakukan pergerakan atau sesuatu yang sia-sia. Mustahil baginya untuk berpikiran kabur dari pihak lain yang jauh lebih kuat dan bengis.
Dia mulai merasakan sensasi yang dirasakan oleh saudara sepemahaman-nya pada saat itu. Mo Yihan memberikan beberapa pujian dan penghargaan terhadap saudaranya itu.
"Oh, kamu ternyata masih memiliki pemikiran yang terbuka dan luas. Tidak disangka iblis yang seharusnya memiliki harga diri tinggi memuji seorang manusia dari dalam lubuk hatinya. Yah, tidak apa, aku bisa mengerti."
Ratu Iblis Xia menyandarkan kepalanya di atas salah satu tangannya dan melanjutkan, ".... Lagipula, dia adalah suamiku."
Mo Yihan yang tidak bisa menahan keterkejutan, secara tidak sadar bertanya kembali untuk memastikan bahwa dia tidak salah dengar, "Maaf?"
__ADS_1
Ratu Iblis Xia dengan penuh rasa bangga mengatakannya lagi menggunakan nada suara yang lebih berwibawa, "Dia, orang yang mengalahkanmu adalah suami dan juga ayah dari anakku."
Memastikan bahwa pendengarannya benar-benar tidak salah dengar, Mo Yihan membelalakkan matanya karena merasa tidak percaya.
Namun, pihak lain sudah mengatakannya dengan jelas sebanyak dua kali bahkan menambahkan sebuah fakta, mereka sudah memiliki anak!
Di dalam lubuk hatinya yang terdalam, sekali lagi Mo Yihan merasakan kekalahan telak. Namun, di balik kekalahan itu terdapat pula sensasi bangga juga berbagai macam pujian tambahan kepada Yan Xu.
'Saudaraku, bahkan Ratu Iblis galak itu berhasil kamu jinakkan. Jika ada kesempatan, mari kita saling mengangkat gelas dan minum sambil bicara dengan gembira tentang prinsip kebebasan masing-masing.'
Sayangnya, dia cuma bisa mengatakan itu di dalam hati dan tentu saja tahu kalimat tersebut tak kan pernah sampai kepada saudara sepemahaman-nya.
Melihat tingkah laku konyol Mo Yihan, Ratu Iblis Xia tersenyum kecut dan menggelengkan kepalanya beberapa kali.
Dia kembali berkata dengan suara lembutnya, "Aku sudah bilang tidak perlu menyegel seluruh ingatanmu, tapi kamu tidak pernah mendengarkan."
Klik!
Dengan sekali jentikkan jari rampingnya, berbagai macam ingatan mulai terpatri ke dalam kepala Mo Yihan.
Mo Yihan meraung kesakitan hingga memancarkan gelombang energi kuat ke segala arah.
Ratu Iblis Xia dengan santai membiarkan gelombang energi itu melewatinya seperti embusan angin biasa.
Setelah beberapa menit berlalu, akhirnya Mo Yihan mendapatkan seluruh ingatannya kembali!
Dia akhirnya mengetahui siapa dirinya yang asli!
Mo Yihan mulai bergumam, "Namaku, Mo Yihan. Aku ... adalah agen ganda yang pura-pura berpihak kepada faksi lama untuk menghasut mereka agar bertindak lebih jauh lagi ...."
Ya, dia adalah seorang agen iblis ganda yang bekerja untuk faksi lama di permukaan, namun sebenarnya dia telah memberikan seluruh kesetiaannya kepada Ratu Iblis Xia!
Dia menangkupkan kedua tangannya, "Mo Yihan memberikan salam hormat kepada Ratu Iblis Xia!"
Ratu Iblis Xia hanya mengangguk untuk menerima salam hormatnya.
"Sekarang, kita bisa bicara dengan benar. Jadi, apa yang terjadi pada faksi lama di dunia manusia?"
Mo Yihan mulai menjelaskan semua yang terjadi berdasarkan sudut pandangnya sebagai keturunan iblis bangsawan faksi lama "Mo Yihan" kepada Ratu Iblis Xia.
Dari penjelasannya, Ratu Iblis Xia menyimpulkan bahwa Yaoyao ada sedikit terlibat secara diam-diam pada pembentukan fondasi kedua cabang faksi lama itu.
Namun, anak itu menyembunyikan dirinya dengan sangat dalam dari para tetua faksi lama yang kemungkinan besar akan langsung mengenali dia.
Mo Yihan juga bersemangat dalam menjelaskan bagaimana pertarungannya yang intens dengan suami dari Ratu Iblis Xia, pihak lain juga mendengarkan dengan seksama dan penuh perhatian.
Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya mereka tiba pada akhir penjelasan.
"Yang Mulia, faksi lama sudah mulai membangun komunikasi dengan para manusia. Begitulah yang terakhir Hamba dapat ingat."
Ratu Iblis Xia mengangguk dan berkata, "Um, mereka pasti akan melakukan itu karena memang ada kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dari manusia."
"Apakah kita akan melakukan hal yang sama?" tanya Mo Yihan.
Ratu Iblis Xia tersenyum bengis sambil berkata, "Kita sudah melakukan itu semenjak lama. Mereka sudah tertinggal seribu langkah, semenjak aku mengirimkan Yaoyao ke dunia manusia."
Kelopak mata Mo Yihan terbuka lebar saat bertanya, "Apakah Yang Mulia sudah memprediksi ini?"
__ADS_1
"Ya, semenjak dia bisa menyembunyikan basis kultivasinya dengan sangat dalam. Aku adalah ibunya, orangtua yang memberikan dia berbagai macam jenis metode kultivasi maupun teknik dan juga mengasuh dia semenjak lahir. Akan tetapi, perilaku maupun cara berpikir gadis kecil itu lebih cenderung ke ayahnya."
Ratu Iblis Xia tersenyum kecut.
Sementara itu, Mo Yihan sudah dipenuhi oleh rasa kagum yang tiada henti akan keagungan saudaranya!
"Baiklah, kamu bisa pergi istirahat sejenak. Ingat, kamu tidak bisa lagi menjadi agen ganda. Jadi, aku akan menugaskan kamu ke bagian lain nanti."
Setelah menerima titah, Mo Yihan segera menjawab, "Baik, Yang Mulia!"
Dia memberikan salam hormat dan meninggalkan ruang takhta Ratu Iblis Xia dengan wajah bahagia yang penuh akan kepuasan tersendiri.
Ratu Iblis Xia yang memandang arah pergi Mo Yihan hanya bisa menghela napas. Hatinya masih berdegup kencang karena saat itu—
'Para pecinta saling merindu saat tibanya malam ....'
'Mereka saling mengangkat gelas di bawah sinar rembulan yang sama ....'
'Sambil ditemani hening dan embusan angin malam ....'
'Ingatan 'kan kebersamaan akan selalu abadi di bawah sinar rembulan yang sama ....'
Dalam budaya bangsa iblis, dengan saling menyambung bait yang disampaikan oleh pihak lain, itu sama saja seperti mereka mengatakan sebuah ikrar pernikahan.
Lantunan bait itu juga pernah dikatakan oleh suaminya sebelum mereka berpisah— saat dia dan Yaoyao kecil dikirim secara paksa kembali ke dunia iblis.
Namun, saat itu semua bait diucapkan oleh suaminya, dia tidak mengatakan sepatah bait pun.
Akhirnya, dia berhasil mengatakan itu kepada suaminya dan mendapatkan pelengkap juga dari pihak lain!
Dia sekali lagi teringat apa yang dikatakan suaminya.
'Hanya saja, itu akan membuat impian seorang gadis untuk membangun ulang dimana dunia rasnya bisa hidup bahagia tanpa harus berperang akan musnah.'
Suara Yan Xu terus terngiang ketika dia mengingat semuanya dengan detil karena sudah direkam!
Ratu Iblis Xia mulai tertawa cekikikan lagi sambil menutup kedua bibir merah muda indah itu dengan kain lengan jubah peri abadinya.
...
Sementara itu Yan Xu yang berada di atas awan putih merasakan sensasi dingin pada punggung telinganya.
'Aiyoo! Siapa lagi yang sedang membicarakan tentang diriku dari belakang? Kenapa banyak sekali para penggosip di dunia ini, sih!?'
Meskipun terlihat kesal, dia sebenarnya merasakan adanya sedikit ketakutan di dalam hatinya.
...----------------...
Jilid pertama dari Kakak Senior Yang Nakal telah usai.
Sayang sekali saya sedikit merasa sedih karena ada kabar buruk juga melihat kuota yang sangat tipis ini. (╥﹏╥)
Jujur, awal membuat novel ini saya kira akan sedikit yang membaca, tapi tidak disangka-sangka kalau akan ada +100 orang lebih yang mengikuti hingga saat ini.
Saya merasa senang dan sangat berterima kasih kepada semua pembaca setia yang telah mendukung agar karya ini terus berlanjut.
__ADS_1
Kalau misalkan tidak ada update, itu berarti kuota saya sudah tidak ada lagi. Jadi, harap bersabar menunggu sampai saya bisa online kembali untuk meng-upload bab terbaru yang telah diketik di draft pribadi.