Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
Keturunan Iblis Bangsawan, Mo Yihan


__ADS_3

Di atas singgasana mewah suatu tempat, di bawah tanah wilayah Barat Laut Kekaisaran Agung Ming.


Beberapa orang dengan jubah serba hitam dengan topi segitiga lancip yang menutupi wajah mereka berbaris secara rapi. Di atas singgasana, ada seorang pria dengan jubah ungu dan dengan santai duduk sambil menatap bosan lurus ke depan.


Pria itu adalah salah satu keturunan iblis bangsawan, pengikut setia dan tangan kiri raja iblis kerakusan sebelumnya, Mo Yihan.


Dia memiliki rambut sebahu, perawakan ramping dengan bibir tipis hitam dan rambut pirang mengkilap, seolah-olah dia adalah makhluk yang berasal dari dimensi berbeda.


Mo Yihan mengangkat tangannya dan seorang bawahan dari faksi lama maju sambil berlutut di hadapannya.


Suara dalam Mo Yihan menyebar di udara, menyebabkan gelombang dingin yang menusuk ke seluruh tubuh para pengikut setia faksi lama, "Dimana pemimpin kalian yang sebelumnya? Apakah dia terlalu sibuk hingga tidak ingin saling tegur sapa denganku?"


Bawahan itu segera menjawab, "Menjawab pertanyaan Tuan, Bawahan masih mencoba menghubungi pemimpin sebelumnya. Sepertinya— ...."


Splash!


Belum sempat menyelesaikan kalimatnya, kepala bawahan setia itu meledak dan darah segar berceceran di lantai ruangan tersebut.


Mo Yihan yang masih tenang menggelengkan kepalanya dan berkata, "Sudah lama aku duduk menunggu di sini. Seharusnya, sebagai sesama anggota bangsawan, dia juga tahu bahwa para bangsawan tidak suka menunggu."


Ketika kalimat itu jatuh, Mo Yihan dengan sengaja menyebarkan kesadaran ilahinya ke seluruh tempat di bawah tanah wilayah Barat Laut Ibukota Kekaisaran Agung Ming. Namun, dia masih tidak menemukan kedatangan seorang bangsawan manapun yang sudah ditunggu-tunggu sejak lama.


Mo Yihan mendecakkan lidahnya, kemudian beranjak dari singgasananya.


"Bawakan dua tumbal gadis yang masih suci ke dalam kamarku."


Setelah memberikan perintah itu, dia menuju kamarnya untuk melakukan kultivasinya dalam menyerap esensi kehidupan seorang gadis yang masih suci, begitulah pikir banyak orang yang melihatnya.


Tak lama setelah itu, terdapat beberapa diskusi pada kelompok yang berada di ruangan itu.


"Sekali lagi, kita kehilangan orang yang paling setia. Aku ragu, apakah orang ini memang layak dibandingkan pemimpin sebelumnya?"


"Paman, kamu benar! Pemimpin sebelumnya tidak pernah melakukan hal sekeji ini, karena itulah kita rela mengikutinya."


Pria lain segera memotong diskusi panas mereka dengan pemikiran beraninya, "Bagaimana kalau kita memberontak saja? Orang itu terlalu sombong dan tidak layak sebagai pemimpin!"


Salah satu wanita di belakang mereka mulai bersuara juga, "Kalau begitu, biarkan dua gadis yang akan dibawa ke kamarnya itu diisi oleh mereka yang disertakan racun."


"Benar, kita harus meracuninya lalu membunuh tirani keji itu!" sahut anggota wanita lain.


Salah satu dari mereka yang berdiri di baris paling belakang menepuk kedua tangannya. Perhatian semua orang tertuju kepada seorang pria muda dengan perawakan bugar juga topi segitiga yang menyembunyikan wajahnya.

__ADS_1


Pria muda itu berkata, "Aku memiliki saran yang lebih ampuh lagi, apakah kalian ingin mendengarkan?"


Salah satu pria yang ingin memulai kudeta segera menjawab, "Saudaraku, kita semua adalah saudara di sini. Tidak perlu terlalu sopan untuk mengemukakan pendapatmu. Selama pikiranmu sejalan dengan kami, maka tidak ada alasan untuk tidak mendengarkan!"


Semua orang yang ada di dalam ruangan itu mengangguk setuju.


Pria muda itu menangkupkan tinjunya kemudian berkata, "Kalau begitu, mari kita kumpulkan orang yang ingin memberontak bersamaku. Sementara itu, kalian yang ingin tetap tinggal, tinggal saja hingga akhir hayatmu karena tirani itu."


Semua orang bergegas mengumpulkan anggota yang berada di bawah mereka dan berkumpul kembali di suatu ruangan yang besar.


Salah satu perwakilan mereka angkat bicara.


"Saudaraku, bagaimana kita bisa memberontak? Apakah kamu memiliki rencana yang sangat bagus untuk lari dari tempat ini?"


Pria muda itu menggelengkan kepalanya dan menunjuk ke kening perwakilan itu, "Hanya ada kematian bagi kalian semua yang memberontak terhadap seorang bangsawan."


Setelah mengatakan itu, ruangan itu menjadi gelap gulita dan dipenuhi dengan bayangan hitam mengelilingi seluruh orang.


"A-apa ini?!"


"Apa kamu masih seorang manusia!?"


"Seseorang! Tolong ... tolong aku! Tolong— aaahhh!!!"


Pria muda yang memberikan saran tadi melepaskan topi segitiga kerucutnya. Akhirnya, terlihat wajah Mo Yihan yang sedang tertawa terbahak-bahak melihat pemandangan di depannya.


Dia menikmati jeritan dan perasaan takut setiap orang di ruangan itu akan kematian. Semakin jeritan itu keras, ekspresi wajahnya semakin menunjukkan kenikmatan. Darah dari para pemberontak menyebar di udara hingga membasahi setiap sudut ruangan, termasuk Mo Yihan sendiri.


Mo Yihan mengusap darah yang ada di wajahnya, kemudian menjilat darah itu dan segera menjulurkan lidahnya seolah-olah berkata bahwa itu sangat tidak enak. Dia bahkan menunjukkan ekspresi ingin muntah karena rasa darah tersebut.


Dia terbatuk sekali dan berkata, "Kalian cuma tahu kalau iblis sangat menyukai esensi manusia. Namun, tidak ada satupun dari kalian tahu kami juga memiliki selera masing-masing, sama seperti kalian para manusia."


Mo Yihan mendongak ke atas dan menghela napas panjang, "Kalian pikir aku suka gadis yang masih suci?"


"Kuhahahaha!!! ...."


Dia tertawa terbahak-bahak sambil berjalan-jalan dengan gembira. Mo Yihan menyiksa beberapa orang yang masih hidup dengan berbagai macam tusukan hingga sayatan dari kukunya yang panjang juga runcing.


"Lucu sekali!" Mo Yihan sekali lagi menebas leher seorang pengkhianat yang tertangkap oleh tangan bayangan.


"Aku lebih suka seorang janda atau wanita bersuami yang memiliki banyak anak!"

__ADS_1


Dia berteriak dengan keras sehingga membuat gendang telinga para pendengarnya pecah. Namun, tidak ada tanda-tanda bahwa dia peduli kepada mereka. Mo Yihan masih melanjutkan siksaannya.


Salah satu wanita yang merupakan perwakilan dari kelompok para pengkhianat dibawakan ke depannya oleh tangan bayangan. Wanita itu adalah orang yang menawarkan gadis dari kelompoknya untuk meracuni Mo Yihan!


Terdapat ekspresi ketakutan dalam kedua matanya ketika melihat senyum lebar Mo Yihan. Iblis itu mengeluarkan lidahnya yang panjang dan merasakan kulit mulus dari wanita itu.


Terdapat senyum menjijikkan di wajah Mo Yihan, kemudian dia merobek seluruh pakaian wanita itu.


"Kalian lihat ini!" teriak Mo Yihan dengan keras dan puas.


Ketika dia mengatakan itu, seluruh tangan bayangan memutar mata semua pengkhianat agar menatap wanita yang dia lecehkan secara lebar-lebar.


Salah satu perwakilan pria melebarkan matanya dan itu tidak luput akan kesadaran ilahi Mo Yihan. Dia akhirnya menemukan hiburan yang sebenarnya saat ini.


"Inilah yang aku suka! Dia memiliki anak yang banyak dan energi qi kotor di tubuhnya, dapat membuatku merasakan kenikmatan yang luar biasa!"


Dia memainkan wanita itu tepat di depan ratusan pengkhianat.


"Kau!"


"Iblis biadab! Lepaskan istriku!"


"Aku akan membunuhmu! Akan ku bunuh kau! Iblis keparat!!!"


Salah satu perwakilan pria yang merupakan suami dari wanita itu meraung keras hingga mengeluarkan darah dari seluruh lubang di tubuhnya.


Menikmati itu sebagai musik, Mo Yihan terus memainkan wanita itu dan beberapa yang sama dengan esensi jiwa kotornya.


Hanya ada siksaan dan juga penghinaan yang tidak berujung dari kelakuan biadab iblis yang dipanggil sebagai Mo Yihan.


Semua pengkhianat di ruangan itu benar-benar telah dihina dan diinjak-injak tanpa ampun!


Bahkan, jika mereka menginginkan kematian, siksaan akan terus bertambah dan mereka akan tetap hidup sampai Mo Yihan merasa puas.


......................


Saya ingin curhat sedikit.


Ini terjadi saat lihat cermin, tubuh saya jadi kurusan.


Baru sadar juga kalau baju dan celana saya sudah sedikit longgar! Berat badan saya banyak yang hilang di tahun baru ini! ༎ຶ‿༎ຶ

__ADS_1



__ADS_2