Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
Yaoyao Sedang Merasa Bingung


__ADS_3

Di puncak Istana Raja Iblis dengan tinggi ribuan kaki menjulang ke langit, awan putih dan kabut tebal saling melonjak menutupi sekitar.


Sejauh mata memandang, hanya ada gumpalan awan maupun kabut tebal yang menutupi seluruh pemandangan.


Pada saat ini, Yaoyao berdiri di puncak Istana Raja Iblis sambil mengelus lembut wajah kecilnya yang tanpa cacat juga sehalus porselen. Kedua alisnya kusut dan penuh akan kerutan di saat bersamaan.


Dengan keadaan seperti ini, sudah jelas dia sedang memikirkan sesuatu dengan keras. Hal tersebut membuat dia selalu memasang ekspresi kesulitan tiap saat.


"Du Du, kamu bilang saat menyelidiki Ibu dari kejauhan, dia terlihat sedang senyum-senyum sendiri dan kadang tertawa cekikikan layaknya seorang gadis remaja sedang jatuh cinta, bukan?"


Yaoyao memijat keningnya, mendongak ke atas untuk menatap kabut yang tak berujung di atas mereka. Dia bertanya kepada bawahan setia yang ada di belakangnya— Du Du dengan ekspresi serius, ketakutan dan bingung saling campur aduk.


Du Du menundukkan kepalanya.


Dia terlihat ragu saat menjawab, "Be-benar, Nona."


Yaoyao juga sudah mempersiapkan diri untuk hal ini, tapi dia tidak menyangka kalau ibunya akan secepat ini menunjukkan tanda-tanda perubahan. Sejauh apapun dia mempersiapkan diri, tetap saja kecepatan perubahan pada sikap ibunya masih sangat mengejutkan.


Kecepatan pertumbuhan situasi ini membuat dia lebih merasa tertekan walau tidak tahu apa alasannya. Meski sudah mencoba berbagai macam cara untuk menenangkan gelombang perasannya, tetap saja Yaoyao masih tidak berdaya.


Sekarang, dia juga mendengar kalau ada seseorang memberitahu Du Du bahwa Yan Xu sudah memiliki 4 istri selain Lan Xihe dan ibunya.


Awalnya, dia tidak terlalu percaya.


Dia juga tahu betapa tampan penampilan asli ayahnya melalui mata iblis yang hanya ia dan raja iblis saat ini miliki. Bahkan, dia sudah membuat gambaran itu di dasar pikiran terdalamnya!


Selain mereka, apakah itu berarti ada 4 wanita lain lagi yang sudah mengetahui wajah tampan ayahnya?


Ini sungguh sulit, hal ini juga akan mempengaruhi perkembangan masa depannya.


Yaoyao bergumam kecil sambil menggerak-gerakkan tangan kecilnya, "Sulit dikatakan bahwa enam wanita sudah berbagi satu pria yang sama ...."


Tetapi, orang yang sedang dia pikirkan adalah ayahnya sendiri. Itu tidak menutupi seluruh kemungkinan yang ada mengingat bagaimana sifat perangainya.


Empat wanita ini kemungkinan besar akan menjadi saingan berat juga, tapi dia masih belum pernah benar-benar melihat mereka. Namun, dia sudah mendengarkan beberapa ciri khas dari keempat wanita yang tersisa.


Di bawah tekanan dari lima orang wanita, Ayah masih bisa menjaga kesuciannya, itu pasti sangat berat dengan tingkat kultivasinya yang rendah. Bukannya tidak mungkin kalau suatu saat nanti Yan Xu akan kehilangan kesuciannya.

__ADS_1


Namun, Yaoyao memandang ayahnya sangat suci dan mulia, tidak dapat ternoda bahkan dengan kecantikan peri abadi yang tiada tara mengelilingi sekitarnya.


Terkadang, Yaoyao juga berpikir bahwa ayahnya akan menjadi ceroboh secara tidak sengaja. Ada rasa kekhawatiran yang muncul di lubuk hatinya, walau itu masih kecil dan sulit tertampik.


Menurut berita terakhir yang ia dapatkan, ayah dan ibunya juga membawa kecantikan dengan bakat lain dari keluarga yang mereka selamatkan.


Jika kecantikan peri abadi terus bertambah seiring berjalannya waktu, akankah Yaoyao dengan tubuh kecil dan pantatnya yang indah juga paling sering dipukul oleh ayahnya akan tetap diperhatikan?


Saat memikirkan pertanyaan itu, Yaoyao menjadi tertegun, dia menutupi setengah bagian atas wajahnya dengan tangan kecil itu. Tubuhnya bergidik, sedikit demi sedikit mulai gemetar tak karuan, tawa yang cukup keras mulai keluar dari mulut kecil manisnya.


Reaksi pertama Yaoyao adalah merasakan adanya perubahan aneh di dalam hatinya. Dia masih belum mengerti dan saat ingin mengabaikan perasaan itu, ia menjadi tak berdaya dan kalah akan tekanan yang ada.


Menghadapi dua kecantikan peri abadi seperti kedua ibunya, dia masih bisa mempertahankan kesuciannya setelah sekian lama. Tidak mungkin akan mudah bagi ayahnya akan kehilangan saat memiliki lebih banyak, begitulah pikirnya.


Walau demikian, semakin dia memikirkannya, dia semakin merasa ada sesuatu yang tidak beres.


Dengan sifat ayahnya yang nakal dan selalu menginginkan kebebasan, apakah dia akan membiarkan Yaoyao tetap di sisinya untuk waktu yang lama?


Hanya ada satu kemungkinan yang keluar dari berbagai pemikirannya, dia tidak tahu apa yang akan Yan Xu pikirkan jika saat seperti itu akan tiba suatu hari nanti.


Meskipun telah memikirkan hal ini selama perjalanan mereka berlangsung hingga beberapa hari ini, Yaoyao masih tidak menyadari akan perasaannya sendiri.


Selama perjalanan yang dia lakukan di dunia manusia, bisa dibilang panen mereka cukup besar. Dia tidak hanya kembali dengan berbagai macam jenis barang langka maupun artefak, ia juga mendapatkan bawahan setia dan bertemu hingga mempertemukan kedua orangtuanya yang telah lama berpisah.


Tidak hanya itu, setelah berkultivasi di dunia manusia, ia juga berhasil menaikkan basis kultivasinya yang menderita kemacetan akibat salah langkah.


Setidaknya, dia merasa cukup yakin bahwa ibunya juga tidak akan mengatakan ia sedang bermalas-malasan saat berada di dunia manusia.


"Be-benar, aku sudah mendapatkan banyak manfaat juga keuntungan dari perjalanan panjang ini. A-aku juga tidak khawatir tentang kesucian Ayah yang mungkin akan direnggut oleh keempat wanita cantik lainnya ...."


Saat ini, Yaoyao dengan wajah serius meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia akan baik-baik saja.


Dia mencari-cari alasan rasional untuk menenangkan perasaannya yang aneh.


Seandainya, Yan Xu memang akan kehilangan kesuciannya, kemudian memiliki keturunan bersama dengan wanita lain, dia akan mendapatkan seorang adik.


Namun, dia masih merasa aneh dengan memikirkan tentang kesucian ayahnya.

__ADS_1


Ayahnya juga adalah seorang manusia, tidak mungkin selamanya akan menolak dan terus mempertahankan kesuciannya, bukan?


"Baru beberapa hari kami terpisah, aku selalu memikirkan Ayah. Tidak, tidak mungkin perasaan yang aneh ini tertuju hanya kepada Ayah, bukan tentang bagaimana kekhawatiran akan posisiku sebagai anaknya? Eh?"


Setelah beberapa kali berbicara pada dirinya sendiri, Yaoyao memanggil bawahan setianya.


"Du du."


"Ya, Nona?" jawab Du Du segera.


"Bagaimana menurutmu tentang ayahku?"


Du Du memiringkan kepalanya dan bertanya kembali, "Bagaimana apanya, Nona?"


"Aku bertanya tentang pendapatmu terhadap ayahku sebagai seorang wanita, jadi bagaimana?" tanya Yaoyao sedikit frustasi.


Du Du tersentak beberapa saat hingga dia memiliki ekspresi ragu-ragu pada wajah cantik remajanya.


Dia hanyalah seorang mantan jenderal perang yang jarang berhubungan dengan hal-hal di luar perang maupun mata-mata. Jadi, dia agak bingung bagaimana harus menjelaskan itu kepada majikannya.


Namun, saat dia memikirkan kembali pertemuan terakhir mereka, wajah Du Du menjadi merah merona. Dia merasakan sensasi hangat mengalir dari ujung pangkal rambut ke seluruh tubuhnya.


Melihat reaksi Du Du, Yaoyao menepuk pundak bawahan itu dan berkata, "Kamu tidak perlu menjawabnya."


"T-tapi, Nona— eh? ...."


Sementara Dudu belum sempat selesai bicara, Yaoyao sudah menginjak lantai dan mengendarai awan putih.


Meninggalkan Du Du yang masih memiliki wajah semerah tomat di puncak Istana Raja Iblis.


Yaoyao : "Apakah pesona ayah terlalu kuat sehingga bawahan setiaku saja sampai jadi aneh dibuatnya! (╥﹏╥)"


...----------------...



Ilustrasi Yaoyao edisi malas coloring.

__ADS_1


__ADS_2