Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
Kakak Senior Melawan Keturunan Iblis Bangsawan


__ADS_3

Setelah beberapa kali memasuki kamar yang salah, akhirnya Yan Xu menyerah untuk memindai aura iblis biadab itu dan menggunakan jimat yang diberikan oleh istrinya.


Sebuah cahaya merah tipis seperti sebuah benang, menuntun dia ke arah yang tepat. Dengan senyum lebar dan mata yang sudah memerah, Yan Xu mengikuti petunjuk dari cahaya itu hingga akhirnya dia sampai tepat di depan pintu masuk ruangan yang terlihat biasa-biasa saja.


Pintu itu tidak memiliki aura apapun di baliknya, juga tidak memancarkan berbagai macam aura kebengisan yang sering dia rasakan ketika lewat. Jelas sekali, tidak ada apapun mengartikan bahwa ini adalah pintu yang dia cari-cari selama ini.


Dengan perasaan bahagia, Yan Xu hendak membuka pintu dengan serangan formasi pedang energinya. Namun, dia berhenti di tengah jalan karena merasakan tekanan haus darah dari jarak yang cukup jauh dibandingkan posisinya saat ini.


Aura itu terus mengeluarkan elemen kematian, tiap dia lewat takkan ada satupun benda yang masih hidup di dunia ini. Dia ingat dengan jelas hanya ada beberapa makhluk yang dapat memiliki elemen itu, salah satunya adalah raja iblis!


Yan Xu segera mengirimkan transmisi suara jarak jauh menggunakan jimat yang diberikan oleh istrinya, "Istriku tercinta, harap berhati-hati. Kemungkinan besar ada seorang raja iblis di tempat ini, jadi tolong jangan terlalu memaksakan diri. Jika kamu kesulitan menyelamatkan semuanya, selamatkan saja minimal satu hingga empat orang dan kabur dari sana segera!"


Dia menunggu beberapa menit untuk jawaban, namun tidak ada balasan yang masuk. Sambil mengangkat bahu, dia kembali ke urusan saat ini. Orang seperti istrinya itu, tidak perlu dikhawatirkan akan keselamatannya.


Karena yang hanya Yan Xu khawatirkan adalah keselamatan anggota keluarga Jiang.


'Mengkhawatirkan keselamatan istriku? Pah! Terlalu cepat seribu tahun untuk menumbangkan benteng baja seperti dia!'


Dengan pikiran itu, Yan Xu membentuk lima susunan formasi pedang energi dan menambahkan api samadhi yang tersisa.


Sebelum menembakkan serangan kuat ke pintu, Yan Xu berteriak dengan keras, "LELUHURMU SUDAH TIBA, IBLIS KEPARAT YANG TAK TAHU MALU!!!"


Duarr!!!


Kelima susunan formasi pedang energi menembakkan sebuah peluru gabungan dari lima elemen yang saling berpadu, membentuk serangan yang sangat kuat untuk memecahkan susunan formasi pelindung yang telah dipasang oleh Mo Yihan sebelumnya!


...

__ADS_1


Dari kubangan asap yang diakibatkan oleh ledakan sebelumnya, Yan Xu berjalan ke dalam ruangan itu dengan santai dan ekspresi datar.


Mo Yihan yang masih asyik bermain, dia hanya merasakan bahwa pintu itu dibuka secara paksa karena aura iblis namun tidak melihat siapa yang masuk.


Dengan bahagia, dia berteriak kepada Yan Xu, "Saudaraku, mari bergabung denganku! Hahaha ..."


Yan Xu menggelengkan kepalanya dan berbalik ke arah para pria yang menangis darah akibat siksaan mental dari Mo Yihan. Dia mengerutkan keningnya sambil menggunakan teknik transmisi suara yang langsung menuju lubuk hati para target.


Dia berteriak dengan keras ke dalam lubuk hati para pria yang menangis darah itu, "Apa kalian ingin membiarkan ini terus berlanjut?! Leluhur ini telah tiba, tapi apa ini!? Apakah kelakianmu hanya segini!?"


Para pria yang mendengarkan, memberikan sedikit fluktuasi emosi yang secara bersamaan mengarahkan amarah mereka kepada Yan Xu. Dia menerima gelombang amarah dari ratusan pria hingga terhuyung ke belakang beberapa langkah dan mengeluarkan setetes darah segar pada sudut mulutnya.


Dia terus melanjutkan, "Begitu seharusnya! Lakukan apa yang harus kamu lakukan! Jangan takut dengan kematian akan ketidakberdayaan kalian! Leluhur ini akan membalaskan dendammu!"


Emosi marah itu segera menjawab dengan tegas. Para pria yang terkunci oleh tangan bayangan Mo Yihan meledakkan diri mereka satu per satu, menciptakan kembang api yang menarik di mata kedua belah pihak.


Prok! Prokk!! Prokk!!!


"Saudaraku, kamu benar-benar luar biasa! Baru kali ini aku melihat ada teknik yang bisa membuat orang lain meledakkan dirinya sendiri secara sukarela! Kuhahahha ....!!!" seru Mo Yihan yang masih bermain dengan para gadis.


"Benarkah?" begitu suara dingin Yan Xu keluar, sebuah pedang energi menancap ke arah wanita yang sedang dimainkan oleh Mo Yihan.


Suara dingin Yan Xu kembali terdengar, "Maaf, tanganku terpeleset."


Mo Yihan hanya mengangkat bahu dan membuang mayat itu. Kemudian, dia mengambil yang baru lagi.


Namun, lagi-lagi pedang energi Yan Xu meledakkan para wanita itu sebelum sampai ke dekapan Mo Yihan.

__ADS_1


Melihat itu, Mo Yihan mengerutkan keningnya sambil berkata, "Apakah tanganmu terpeleset lagi, saudaraku?"


Sebelum menjawab pertanyaan itu, Yan Xu menggerakkan sedikit jarinya dan pedang energi menusuk para wanita yang masih tersisa dari segala arah hingga meledakkan tubuh mereka dengan mengerikan.


Dia mengangkat bahunya dan berkata, "Ya, tanganku tidak sengaja terpeleset lagi."


Seringai lebar dan bengis muncul di wajah Mo Yihan yang sudah memiliki banyak kerutan juga beberapa urat nadi pada keningnya.


Mo Yihan mengangkat salah satu jarinya sambil berteriak, "Ah! Aku juga tidak sengaja!"


Sebuah tangan bayangan muncul dari lantai bergegas menuju ke arah Yan Xu mencoba untuk menangkapnya!


Yan Xu melompat ke atas dan memutar tubuhnya ke arah tangan bayangan itu, kemudian dia menggunakan gerakan tebasan. Sebuah bulan sabit energi qi hitam bercorak merah dengan kilatan emas mengarah ke tangan bayangan itu!


Bam!


Tabrakan dari kedua energi saling mengikis satu sama lain dikarenakan karakteristik dari elemen iblis yang korosif!


Setelah mendarat dengan santai, Yan Xu tidak repot-repot menatap ke arah tangan bayangan itu yang menghilang bersamaan dengan gelombang tebasan yang dia kirim sebelumnya. Dia menginjak lantai, bergerak seperti burung walet yang terbang di udara dan meninggalkan beberapa bayangan.


Pada detik berikutnya, berbagai variasi susunan formasi pedang juga tombak energi dia lepaskan pada sisi kiri dan kanan, menyebabkan tekanan udara yang dapat menyayat besi yang ada di sekeliling susunan formasi itu dibuat!


Dia juga mengoleskan ramuan penguatan pada tiap susunan formasi yang dibuat dengan cekatan!


Ledakan energi meluncur ke segala arah sementara langit-langit ditutupi oleh energi qi murni milik Yan Xu. Setelah berhasil membentuk puluhan susunan formasi, Yan Xu mendarat di lantai dan mengetuknya dengan ujung jari kaki sambil berkata dengan suara dingin, "Tangan dan kakiku tidak sengaja terpeleset lagi."


Mo Yihan masih tidak bergerak seperti batu yang kokoh di tengah ombak besar.

__ADS_1


'Susunan formasi yang mengerikan, tapi ini cuma tahap akhir inti emas. Aku yang sudah tahap awal kondensasi jiwa, kenapa harus merasa takut? Kami berbeda dua ranah!'


Dengan pikiran itu, Mo Yihan tetap menatap lurus ke arah Yan Xu. Sementara itu, puluhan susunan formasi menembakkan peluru energi dengan ganas menuju ke arahnya!


__ADS_2