
"Xiiiaaaaaaa'eeeeerrrr!"
Dari jauh, suara Yan Xu yang memanggil Xia'er dapat terdengar dengan jelas. Bayangan Yan Xu semakin mendekat, namun di saat jaraknya sekitar beberapa meter lagi, dia tersandung mayat yang sudah diledakkan oleh Xia'er.
Gedebuk!
"—Aiya!"
Yan Xu berguling-guling di tanah, sampai akhirnya dia tiba tepat di depan Xia'er.
Mengusap wajahnya yang kotor, Yan Xu menyapa Xia'er dengan senyum yang menyegarkan, "Sudah selesai?"
"Un," Xia'er mengangguk sebagai jawaban.
Mendengar kabar baik itu, Yan Xu tambah bersemangat. Dia memegangi kedua bahu ramping Xia'er dan berkata, "Sebenarnya ada seseorang yang ingin memukul mu karena menyerap aura kematian di sini. Untung saja aku berhasil menahannya, tetapi lambat laun orang itu akan segera sadar bahwa ia sudah tertipu."
"Bukankah kamu bisa membereskannya sendiri seperti biasanya?" tanya Xia'er dengan wajah bingung.
'Dekat, terlalu dekat ...' meskipun di luar Xia'er terlihat bingung, di dalam hatinya dia berteriak histeris karena jarak mereka terlalu dekat.
Yan Xu menggelengkan kepalanya dan berkata, "Tidak bisa, Wu Tou Gui perlu direduksi terlebih dahulu agar bisa ku kalahkan. Kali ini, kamu harus sedikit olahraga setelah memakan banyak sekali aura kematian. Kalau tidak segera distabilkan, bisa saja itu akan mempengaruhi dantian lalu saluran qi di dalam tubuh akan mengalami penyumbatan."
Yan Xu menjelaskan tentang penyumbatan energi qi pada saluran di antara dantian dalam tubuh kultivator. Saat mereka terlalu banyak menyerap suatu energi dari alam, mereka harus bergerak lebih sering agar saluran qi di dalam tubuh tidak mengalami pembengkakan karena kelebihan muatan. Jika itu kultivator manusia biasa, dapat dipastikan mereka akan meledak setelah menyerap energi kematian sebanyak milik Xia'er.
"Baiklah, aku akan ikuti saranmu. Terus, dimana si Wu—apalah itu?"
Memahami niat baik Yan Xu, Xia'er tidak menolak lebih lanjut. Dia juga penasaran dengan musuh yang membuat Yan Xu babak belur hingga terlihat menyedihkan.
Yan Xu mengeraskan ekspresi wajahnya. Dia meletakkan tangannya di belakang punggung, lalu dengan suara bijak berkata, "Tunggu saja, sebentar lagi dia akan kemari karena merasakan arah sumber terakhir menghilangnya energi qi kematian di domain khusus ini."
"Un, aku harap dia bukanlah lawan yang membosankan," ucap Xia'er tidak terlalu berharap karena ia tahu lawan yang dimaksud, sebentar lagi akan sampai karena dia mengejar arah Yan Xu berlari seperti seekor hewan pelacak dengan ekornya yang menjulang ke atas.
__ADS_1
Tidak lama kemudian, seekor naga yang terbuat dari elemen listrik dengan Wu Tou Gui yang berada di atas punggungnya telah tiba.
Wu Tou Gui berteriak dengan kencang sambil mengarahkan pedangnya ke arah Yan Xu, "Manusia Biadab! Beraninya kamu menipu ku!"
"Tidak, tidak. Aku sama sekali tidak pernah menipumu," balas Yan Xu yang bergetar sambil memegangi perutnya karena menahan tawa.
"KEPARAT KAU!"
'Tidak menipu, ibumu! Kamu, ayahmu, bahkan seluruh keluarga mu adalah penipu!'
Wu Tou Gui yang sudah berada di puncak kemarahannya, memerintahkan kepada naga listrik untuk menembak Yan Xu. Dengan beberapa kilatan yang keluar dari mulutnya, naga listrik dengan garang menembaki ratusan kilatan sesuai perintah tuannya.
Yan Xu yang sudah mempersiapkan diri, mengambil sepuluh jimat dengan unsur logam. Dia mengaktifkan jimat itu untuk menutupi bagian depan mereka dengan pilar logam seperti sebelumnya. Pilar logam kali ini menahan kilatan listrik yang ingin menghanguskan mereka berdua dan menetralkannya.
Tak sampai di situ, Wu Tou Gui memerintahkan kepada naga listrik untuk menukik tajam ke arah Yan Xu. Dia berniat menabrak mereka hingga hangus terbakar akibat tekanan listrik yang sangat kuat.
"Jangan lupakan keberadaan ku, Jiangshi kotor."
Dengan mengarahkan telapak tangannya, sebuah telapak tangan iblis dengan cakar besar merobek naga listrik menjadi ratusan bagian hingga menghilang di udara.
Wu Tou Gui yang kehilangan tunggangan nya segera memanfaatkan energi qi kematian untuk melayang di udara.
"Enyahlah, Pengganggu!"
Wu Tou Gui mencoba untuk menekan Xia'er dengan teknik suara hantu miliknya, namun pihak lain tidak bergeming bahkan itu sama sekali tidak mempengaruhinya!
Menghela napas kecil, Xia'er mengibaskan tangannya ke arah Wu Tou Gui.
Sebuah pusaran angin kencang bergerak lurus ke arah Wu Tou Gui yang melayang, membuat keseimbangannya runtuh dan berakhir dengan jatuh ke tanah.
Gedebuk!
__ADS_1
Suara jatuh yang sangat keras terdengar di tempat Wu Tou Gui terjatuh. Dia berhasil melakukan pendaratan, walaupun harus mengorbankan salah satu lengannya demi melindungi bagian tubuh yang lain.
Wu Tou Gui berusaha untuk bangkit kembali dengan bertumpu pada pedang besarnya, namun tiba-tiba dia merasakan berat tubuhnya yang tidak normal, seolah-olah sedang ditekan oleh gravitasi bumi yang luar biasa.
Ketikan dia mencari tahu sumber tekanan itu menggunakan kesadaran ilahi, Wu Tou Gui terkejut bukan main karena itu berasal dari seorang wanita yang terlihat lemah di depannya. Dia menganggap Xia'er lemah karena ranah kultivasinya setara dengan milik Yan Xu, namun siapa yang mengira bisa saja pihak lain telah memalsukan ranah kultivasinya.
Xia'er dengan bosan menunggu arahan selanjutnya dari Yan Xu. Dia merasa tidak sopan untuk merebut musuh yang seharusnya bukan tandingannya.
Yan Xu yang mengerti bahasa tindakan Xia'er tersenyum tipis karena keluguan dari orang sekuat ratu iblis itu. Sia berjalan perlahan ke samping Xia'er sambil mengeluarkan seluruh kekuatannya.
Mata cokelat cerah milik Yan Xu kini telah berubah menjadi merah darah dengan kilapan seperti permata. Aura qi yang mengelilingi seluruh tubuhnya kini berubah warna menjadi hitam gelap, dengan kilatan hitam yang kelap-kelip. Begitu juga dengan pedang energi qi miliknya, kini telah berganti warna menyesuaikan energi qi kematian murni yang telah ia serap selama berada di domain khusus.
"Xia'er, bisakah kamu mereduksi tingkat kultivasinya sebanyak dua ranah?" tanya Yan Xu dengan tenang sambil menatap lurus pada Wu Tou Gui yang tidak berdaya.
"Tentu," jawab Xia'er.
"Lakukan, sisanya serahkan padaku," pinta Yan Xu tanpa belas kasih sedikitpun.
Menerima permintaan itu, Xia'er mengeluarkan energi qi iblis yang mendominasi energi qi kematian dari tubuh Wu Tou Gui. Perlahan, energi qi iblis Xia'er masuk ke dalam tubuh Wu Tou Gui, kemudian merusak beberapa aliran di beberapa titik dantian agar mereduksi ranah kultivasinya.
Wu Tou Gui yang tidak berdaya hanya berteriak kesakitan karena proses itu benar-benar memberikan ratusan pukulan mematikan bagi tubuhnya yang telah lama membusuk seperti mayat.
"Selesai."
Selesai dengan permintaan Yan Xu, Xia'er melepaskan belenggu Wu Tou Gui dan melompat ke belakang, memberikan mereka ruang untuk bertarung.
"Terima kasih, Xia'er."
Yan Xu dengan senyum bengkok di wajahnya menatap tajam ke arah Wu Tou Gui yang sudah tidak terkekang. Semua kepingan rencana yang telah dia buat akhirnya menjadi lengkap dan kini, musuh yang direduksi hingga menjadi tingkat kelima Alam Mistik akan menjadi poin pengalaman bagus bagi para pemilik sistem lain dan bagi dirinya sendiri.
'Saatnya menjadi pemburu sekaligus pemberi makan bagi para pemilik sistem lain.'
__ADS_1