Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
(Bab Pengumuman) Sebelum Memasuki Jilid 2


__ADS_3

Halo semuanya, dengan saya—Mang Akhong, penulis novel "Kakak Senior Yang Nakal" di sini!


Saat ini saya ucapkan terima kasih terlebih dahulu karena sudah mengikuti novel pertama saya hingga sekarang. Setelah selesai mengetik hingga jilid 1 novel ini selesai, saya lumayan kewalahan karena kesehatan juga kuota yang sangat tipis, ahahaha ....


Tanpa perlu basa basi lagi, selanjutnya kita akan membahas sedikit tentang cerita ini menurut sudut pandang Author "Si Paling Maha Mengetahui"! *Ngakak guling-guling* (≧▽≦)


Mari mengenal tentang kehidupan karakter biadab utama di bumi ya, hihihi!


...----------------...


...•Yan Xu / Yan Shen (Karakter Pria biadab utama dalam novel ini)•...


Dia adalah seorang pria yang dulunya hidup di Bumi. Pria ini sudah menyerah dengan hidupnya yang hancur karena beberapa faktor. Orang ini sebenarnya adalah pria yang dulunya cukup populer semasa sekolah dan dikenal sebagai salah satu siswa teladan— bahkan dia sempat menjadi ketua osis!


Lantas apa saja yang sudah membuat hidupnya terpuruk hingga menyerah?


Saya hanya akan menjawab sejauh apa alur menceritakan tentang kisah hidup karakter biadab ini.


Jawaban utamanya adalah emosi yang terkurung selama hidupnya meledak dan akhirnya, dia tidak bisa bertahan dari gejolak yang sudah disimpan selama hidupnya.


Pada dasarnya, manusia selalu mengekspresikan perasaan, emosi maupun impian mereka di kehidupan sehari-hari. Namun, Yan Xu adalah seorang pria yang menyedihkan dan selalu menahan emosi yang ada di dalam dirinya.


Dia hidup di keluarga dengan keadaan yang tidak harmonis. Dengan lingkungan tersebut, Yan Xu selalu dipenuhi dengan berbagai macam tekanan juga banyak sekali larangan.


Dalam kondisi tersebut, Yan Xu harus menjadi seorang anak penurut karena takut dengan kedua orangtuanya. Dia selalu menahan diri untuk mengeluarkan pendapat maupun apa yang ia rasakan kepada semua orang di sekitarnya.


Karenanya, Yan Xu selalu berekspresi muram dan terus memasang wajah anak penurut di lingkungan keluarga. Bahkan, keluarga lain yang melihat dia selalu beranggapan bahwa Yan Xu adalah anak yang penurut dan berbeda dengan anak-anak mereka yang nakal.


Sementara itu, kehidupan sekolah Yan Xu bisa kita bilang berbanding terbalik dengan bagaimana cara dia bersikap di lingkungan keluarga.


Kehidupan sekolah Yan Xu bisa kita anggap sebagai alur cerita yang pernah ada di beberapa novel maupun film. Dia adalah sosok "seorang teman yang ceria" saat orang lain mulai lebih mengenalnya, sosok tenang dan berwibawa ketika orang asing menatapnya dari kejauhan.


Bagaikan pribadi yang bisa diandalkan, Yan Xu adalah murid teladan walau tidak memiliki prestasi akademik tertinggi di sekolah. Dia memiliki beberapa prestasi dalam bidang non-akademik yang membuat Yan Xu lebih seperti murid teladan dan bahkan memiliki grup yang penuh dengan siswi yang mengidolakan-nya.


Sudah saya bilang, kehidupan sekolah karakter biadab ini sangat ***** ****— uhuk! mirip seperti **** ****— uhuk! yah pokoknya itulah, ahahaha!

__ADS_1


Saya ingatkan kalau Yan Xu ini memiliki banyak mantan saat masa sekolahnya! Karena itulah, dia memiliki pesona alami saat berhadapan dengan para gadis.( ꈍᴗꈍ)


Terus, apakah Yan Xu ini termasuk murid yang memiliki bakat?


Tentu saja jawabannya adalah TIDAK SAMA SEKALI.


Yan Xu juga seorang manusia, dia juga memiliki kekurangan, ada juga sifat yang bisa menjadi kelebihan dari karakternya. Dia selalu senang mempelajari berbagai macam hal baru, bisa dibilang Yan Xu ini cukup haus akan ilmu pengetahuan.


Namun, di balik hausnya akan ilmu pengetahuan, kekurangan dari kepala Yan Xu adalah ia memiliki psikologi yang mudah trauma, pelupa dan kadang memiliki rasa takut yang berlebihan. Wajar kan, toh karena dia juga manusia biasa sama seperti kita.


Bagaimana dengan awal dari kehancuran Yan Xu?


Ada beberapa faktor dimana emosi Yan Xu mulai tidak dapat terbendung.


Penyebab pertama dikarenakan kondisi keluarga Yan Xu yang semakin tidak harmonis, juga kesehatan tubuhnya yang lambat laun mulai ia sadari.


Kedua, saat menginjak masa SMA Yan Xu hendak mulai menapaki jalan menuju impiannya yang ingin menjadi seorang programmer maupun teknisi di bidang komputer. Namun, takdir berkata lain karena tindakan egois orang tua Yan Xu dan ia terpaksa harus ikut pindah dan memilih jurusan lain— dimana saat itu dia memilih Farmasi dengan wajah bahagia yang palsu, agar orangtuanya tidak khawatir.


Awalnya dia menjalani kehidupan sekolahnya seperti biasa, namun dari waktu ke waktu emosi Yan Xu mulai membesar dan rasa bersalah karena tidak bisa menepati janji dengan seorang sahabat semakin menyiksa lubuk hati terdalamnya.


Setahun dia lalui dan masih bisa bertahan meskipun ada beberapa penyimpangan mulai dia rasakan pada masa-masa tersebut.


Di sekolah barunya, bisa dibilang dia juga memiliki kehidupan siswa teladan, memiliki banyak penggemar entah itu dari adik hingga kakak kelas juga seangkatan dengannya. Bahkan, dalam dua minggu ia sudah bisa mendapatkan suara 98% siswa di seluruh sekolah untuk maju sebagai ketua OSIS pada tahun ajaran tersebut.


Sekolah Yan Xu saat ini memiliki peraturan dan terlalu ketat dengan aturan yang berhubungan akan religius. Yan Xu yang sudah tertekan di rumah, akhirnya sadar bahwa dia kurang merasa nyaman jika harus melakukan sesuatu dengan paksaan.


Dalam beberapa bulan, dia mulai merasakan sangat tertekan apalagi dengan pekerjaan sebagai ketua osis yang cukup kurang terlalu dipedulikan oleh pihak sekolah saat itu. Bahkan, suara dari anggota osis bisa dibilang hampir sama dengan angin lalu.


Tertekan, semakin tertekan dan terus menerus berteriak di dalam lubuk hatinya. Yan Xu merasa tidak tahan lagi dan memutuskan untuk berhenti sekolah, meninggalkan kehidupan siswa teladan.


Apa yang sebenarnya Yan Xu inginkan?


Dia cuma ingin tidak dilihat sebagai"siswa teladan" Yan Shen, tapi seorang pria yang penuh akan kekurangan dan bukan orang yang serba bisa maupun berbakat juga pribadi yang rapuh— itulah diri Yan Xu yang sebenarnya.


Dia ingin tertawa terbahak-bahak dengan keras, menangis dengan keras, merasakan moment bersenang-senang juga kebersamaan bersama dengan teman-temannya. Hal yang paling dia inginkan adalah mencapai impiannya yang sudah lama ia dambakan, namun sayang itu berakhir dengan keegoisan dari orangtuanya.

__ADS_1


Kita semua tahu, keinginan tersebut mungkin hal yang remeh bagi kebanyakan orang, namun itu merupakan berkah yang sangat diinginkan oleh Yan Xu yang selalu menahan emosinya semenjak kecil.


Hal yang paling tidak Yan Xu sukai adalah ketika dia berkata jujur, namun pihak lain tidak percaya dan menganggapnya sebagai pembohong. Kejujuran adalah nilai utama dalam kehidupan sehari-hari Yan Xu di bumi, itu juga yang menjaga dia agar tidak mengkonsumsi hal-hal yang dapat membahayakan nyawanya.


Yan Xu tidak suka makan ikan karena dia pernah— yah ... kalian tahu sendiri kan trauma— uhuk! Jadi, dia mendapatkan trauma itu dari kecil.


Semenjak kecil hingga sebelum kematiannya, makanan favorit Yan Xu adalah telur ayam. Seumur hidup, telur ayam tidak pernah lepas dari sehari-hari Yan Xu di bumi.


Yan Xu juga menderita trauma di dalam air walaupun belum pernah tenggelam. Itu karena dulu, kapal milik orang tua Yan Xu pernah kecelakaan— lebih tepatnya ditabrak, membuat orangtua, kakak-kakaknya, maupun kru kapal yang ada tenggelam.


Kecelakaan tersebut sempat membuat jantung Yan Xu yang masih berada di dalam kandungan berhenti, namun dapat berdetak kembali entah karena apa. Bisa dibilang, sudah merupakan suatu berkah bahwa Yan Xu dapat hidup di dunia tanpa cacat sedikitpun pada bentuk fisiknya.


Yan Xu adalah orang yang mudah berkeringat walaupun dia berada di dalam ruangan ber- AC. Tidak peduli seberapa dingin/ rendah suhu ruangan, dia akan berkeringat banyak saat bergerak.


Yan Xu adalah seorang pendengar dan pembawa topik bicara yang baik, jadi kebanyakan orang menganggap dia seperti seorang teman dekat walaupun itu adalah kali pertama mereka saling bicara. Bahkan, banyak wanita juga pria dari berbagai kalangan curhat ke Yan Xu tentang masalah kehidupan mereka lho, hihihi!


Yan Xu memiliki satu lagi impian yang tidak akan pernah bisa tercapai selama ia hidup di bumi, impian tersebut adalah memiliki adik perempuan! Sayangnya, dia hanya memiliki dua kakak perempuan saat hidup di Bumi. Sebagai tambahan, dia adalah anak bungsu dan tunggal bawang/ laki-laki sendiri.


Sebagai tambahan seperti yang sudah dijelaskan pada bab sebelumnya, Yan Xu ini juga adalah seorang pria yang keras kepala dan lurus— dalam artian kalau sudah bilang A, pasti akan dia terobos lurus sesuai dengan keinginannya.


Baik, sekian dulu penggambaran tentang Yan Shen dari Bumi. Saya harap dengan ini, pembaca dapat menjiwai karakter biadab utama kita.


Pesan saya tentang karakter biadab utama kepada para pembaca adalah harap selalu ingat, kalau Yan Xu itu merupakan burung yang akhirnya memiliki sayap agar dapat terbang bebas di udara, tanpa ada rantai yang mengikatnya untuk tetap diam di tempat.


( ꈍᴗꈍ)


......................


Cerita ini bukan hanya terletak dari unsur gedebuk-bam-bang-mati! Akan tetapi, berhubungan dengan psikologis tiap karakter dan berbagai macam jenis metode biadab untuk bertahan hidup di semesta Xuanyuan.


Jadi, tujuan saya bukan hanya meningkatkan kekuatan melalui berlatih keras, keberuntungan maupun taktik licik-tebas-musuh mati. Yang paling saya inginkan adalah setiap orang menyadari sifat mereka, berkembang dari berbagai trauma, pengalaman hidup maupun pemikiran tentang kehidupan sehari-hari mereka.


Jadi, selain kekuatan ada juga perkembangan dari sisi psikologis dan tentunya dibumbui kejenakaan maupun romansa dengan penuh berbagai macam makna oleh tiap karakter. Kalau boleh jujur, ide ini diinspirasi oleh orang yang mengajarkan juga merekomendasikan saya untuk menulis novel, ahahaha .....


...----------------...

__ADS_1


Mohon maaf kalau saya masih belum bisa update banyak bab lagi karena kesehatan, kuota—berhubungan dengan kondisi keuangan pribadi, masih mengerjakan ilustrasi untuk Xiu Ruolan dan menyusun kerangka jilid selanjutnya— karena ide-ide baru selalu muncul di setiap harinya untuk mengisi celah-celah di antara yang sudah ada.


Sekian, terima kasih banyak dan sehat selalu, Wahai Pembaca! (≧▽≦)


__ADS_2