Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
Hadiah Untuk Bibi Yueyin


__ADS_3

Su Yueyin mengira dia sudah menghibur Yan Xu dengan baik sehingga ada sedikit ketenangan pada dirinya.


Di sisi lain, Yan Xu segera pulih dan berdeham sekali agar pembicaraan yang menusuk ini tidak berlarut begitu lama.


"Uhum. Melihat hasil dari bahan uji coba sebelumnya, Murid sudah mendapatkan gambaran yang lebih baik untuk produk yang akan kita kembangkan."


Su Yueyin terus mendengarkan dengan perhatian walau wajahnya cuma menunjukkan ekspresi acuh tak acuh, Yan Xu masih terus menjelaskan namun suaranya agak melambat.


"Kali ini, kita akan membuat pil yang dinamakan 'Pil Pemabuk Peri' dengan tingkat kesulitan tinggi. Setidaknya, hasil yang harus kita capai adalah tingkat atas kuning dengan kualitas menengah tentunya."


"Satu tingkat di atas hitam, kah ..." gumam Su Yueyin masih mendengarkan.


Yan Xu mengangguk dan berkata, "Setidaknya, tingkat keberhasilan percobaan pertama adalah 0,01%."


"Maaf?" Memastikan tidak salah dengar, Su Yueyin meminta penjelasan kembali.


Yan Xu semakin serius sambil mengulangi bagian terpentingnya, "Seperti yang Murid katakan, keberhasilan dari percobaan pertama adalah 0,01%."


"Bukankah itu terlalu kecil?"


Mendengar jawaban untuk kedua kalinya, Su Yueyin mengernyitkan kedua alis indahnya, sedikit perasaan dikhianati oleh harapan ada di pupil mata yang membesar itu.


Ini sama saja seperti mencari jarum di setumpuk jerami.


Berharap terlalu banyak, bagaimana bisa dia tahan dengan penekanan emosi yang terlalu lama ini?


Dia khawatir karena takut kalau nanti, ia akan melupakan bagaimana caranya berekspresi ketika penekanan emosinya sudah menurun.


Su Yueyin memang ingin mengekspresikan diri dengan benar, tetapi sangat sulit untuk mempelajari kembali bagaimana dia harus melakukannya. Apalagi dengan perubahan baru tentang bagaimana dia memandang kehidupan ini.


"Apakah ini akan berhasil?"


Pada saat ini, Yan Xu masih memasang wajah serius sambil berkata, "Percobaan tidak akan selalu berhasil dalam sekali jalan. Murid tahu Bibi Yueyin merasa tidak nyaman, tapi mohon bersabarlah karena setiap pengulangan, akan selalu ada peningkatan."


Seperti yang dikatakan Yan Xu, dia tahu akan batasannya yang hanya seorang manusia biasa tanpa keuntungan seperti karakter utama pada novel.


Melakukan segala hal tidak bisa dilakukan sekali coba dan langsung membuahkan hasil karena ini adalah kehidupan nyata, bukan fantasi yang selalu didamba-dambakan kebanyakan orang.


Menerima fantasi dimana dunia ini memiliki kekuatan supranatural memang dibutuhkan, tapi menerima kenyataan bahwa mereka juga memiliki kemampuan terbatas juga perlu.


Dengan begitu, Yan Xu bertepuk tangan sekali dan merubah ekspresi wajahnya dengan senyum biasa, "Oleh karena itu, Murid tetap membutuhkan bantuan dari Bibi Yueyin untuk melakukan beberapa hal."

__ADS_1


"Hoo, apa itu?" tanya Su Yueyin penasaran.


Yan Xu mengangkat tiga jarinya, "Pertama, Murid membutuhkan bantuan Bibi Yueyin dalam mengatur susunan formasi untuk melindungi tempat pembuatan pil."


"Kedua, saat pembuatan pil, tenaga Bibi Yueyin sangat diperlukan dalam proses pembakaran tungku. Murid memiliki basis kultivasi yang lemah, jadi akan sulit untuk mengatur suhu api seraya memperhatikan bahan obat yang sedang diolah."


"Ketiga ... " Yan Xu beranjak dari duduknya, kemudian mendekatkan mulutnya di dekat telinga Su Yueyin, "Bisakah Bibi membantu Murid untuk mengirimkan sesuatu kepada Paman Weiyan atau mungkin ... Bibi Lixuan?"


Su Yueyin segera berbalik ke arah Yan Xu, dimana wajah mereka hanya berjarak beberapa senti.


"Apa yang ingin kamu kirimkan?"


"Hanya sebuah tong berisikan anggur, ah! Tentu saja, ada barang terpisah dan harus diletakkan secara diam-diam juga!"


"Secara diam-diam?" Su Yueyin merasa ada yang tidak beres dengan bagian terakhir.


Yan Xu mengeluarkan sebuah jimat yang memiliki tulisan kuno dan tentu saja, Su Yueyin tidak menyadari fungsi sebenarnya dari barang tersebut.


Yan Xu meletakkan jimat itu ke tangan indah Su Yueyin dan berkata, "Ini hanya sebuah jimat penyampaian berkah, dikatakan oleh legenda kuno bahwa harus diberikan secara rahasia agar bekerja."


Su Yueyin mengangguk patuh, "Oh, begitu."


Dia mengambil jimat itu dan memeriksanya beberapa kali. Selain hanya ada tulisan yang tidak dia mengerti, memang tidak ada apa-apa lagi. Su Yueyin melemparkan jimat itu ke penyimpanan dimensinya dengan ekspresi bosan.


Sebuah tong emas yang berisikan setidaknya seribu liter anggur muncul, tentu saja ada segel khusus di bagian penutupnya. Itu tidak akan bisa dibuka oleh orang lain, kecuali penerimanya.


Melihat itu, Su Yueyin menarik napas.


Dia segera pulih dengan ekspresi yang semakin dingin karena teringat akan larangan, tapi untuk berjaga-jaga Yan Xu juga membujuknya.


"Tenang saja, saat pembuatan pil kita sukses, bukankah Bibi Yueyin juga tidak perlu mengkhawatirkan anggur-anggur ini?" senyuman percaya diri Yan Xu dapat terlihat ketika dia mengatakannya.


Senyum tipis muncul di bibir indah Su Yueyin, dia mengangguk puas dan berkata, "Um, tentu saja."


Yan Xu kembali duduk sambil berkata, "Karena pembicaraan kita sudah berada di penghujung, Murid akan menutupnya dengan ini."


Yan Xu mengeluarkan beberapa aksesoris yang berkilauan dengan esensi qi alam. Berbagai perhiasan itu setidaknya memiliki fungsi tersendiri bagi penggunanya dan tentu saja, itu sangat cocok digunakan oleh wanita.


Reaksi pertama untuk Su Yueyin adalah dia menjadi bingung, kelopak mata indahnya berkedip beberapa kali.


Semua perhiasan itu sangat cantik juga memiliki aura biru langit, sangat cocok untuknya.

__ADS_1


Dia tidak bisa berbicara sama sekali dengan apa yang ada di depannya dan bagaimana, pria di seberangnya ini memiliki perhiasan yang cocok untuknya?


Apa ada yang bisa menjelaskan ini selain bagaimana cara Yan Xu memandang Su Yueyin bukan sebagai bibi seperguruan, melainkan seorang wanita?


Dari seberang, suara lembut Yan Xu kembali terdengar, "Ini semua adalah hasil yang Murid dapatkan dari urusan terakhir. Tentu saja, semuanya untuk Bibi Yueyin karena Murid rasa itu sangat cocok padamu."


Yan Xu tersenyum lembut saat mengakhiri penjelasannya.


Su Yueyin menunduk dengan sedikit malu karena tiba-tiba mendapatkan pujian, tapi dia juga tidak lupa untuk berterima kasih.


"Um, terima kasih."


Setelah mengatakan itu, Su Yueyin mengenakan seluruh aksesoris yang diberikan Yan Xu tanpa pikir panjang.


Setelah semuanya selesai digunakan, aura feminim Su Yueyin semakin besar dan bahkan, akan membuat beberapa lelaki jatuh saat terbang karena pesonanya yang melambung tinggi.


Su Yueyin menatap Yan Xu dengan senyum di wajahnya sambil berkata, "Bagaimana?"


Yan Xu yang tidak pelit akan pujian tentu saja akan mengekspresikan pujiannya kepada pihak lain dengan semaksimal mungkin.


Dia mengacungkan jempolnya dengan senyum lebar sambil berkata, "Murid seperti melihat sebuah permata yang berkilauan cerah dan tak tergantikan!"


Jika yang dimaksud oleh Yan Xu itu adalah pujian kosong, sementara sisi lain menganggap bahwa itu adalah pujian terindah dari lawan jenisnya.


Mendengar pujian itu, wajah Su Yueyin merona merah dan bahunya sedikit bergetar.


Dia segera berpaling dari Yan Xu dan menyimpan barang yang akan dikirim ke Kakak Ketiga atau Keempatnya.


Dia buru-buru beranjak dari kursinya sambil berkata, "A-aku akan segera mempersiapkan fasilitas dan mengantar barang ini. Kamu sebaiknya istirahat lebih banyak, agar kita bisa memulainya besok."


Su Yueyin buru-buru berjalan ke arah pintu keluar. Namun, dia berhenti tepat di depan pintu.


Ada gumaman kecil yang aneh sebelum akhirnya dia keluar dari ruangan itu.


Tentu saja, Yan Xu yang tidak tertarik dan mengabaikan itu seperti angin lalu.


Dia akhirnya bisa merasa tenang dan mengusap keringat di pelipisnya karena badai salju telah berlalu dengan aman.


Yan Xu : "Meskipun kami hidup di daerah beriklim tropis, rasa dingin yang terpancar dari Bibi Yueyin benar-benar membuatku menggigil." (ಠ﹏ಠ)


...----------------...

__ADS_1


Mohon maaf karena saat ini saya sedang kehabisan kuota, jadi begitulah .... (╥﹏╥)


Terima kasih sudah mau bersabar menunggu update bab baru!


__ADS_2