
Pada hari kesembilan belas ekspedisi masih berlangsung.
Di ruang dimensi yang sangat luas, sejauh mata memandang hanya ada seorang wanita dengan jubah abadi perinya yang serba putih.
Di mata orang lain yang melihat ini, wanita itu melotot pada udara kosong yang ada di depannya.
Sebenarnya, dia yang merupakan guru dari dua murid picik dan nakal itu— Lan Xihe sedang memandang sebuah jendela antarmuka berwarna putih salju, melayang tepat di depan matanya.
Jendela antarmuka itu sering kali disebut sebagai "Sistem", bagi mereka yang tidak asing dengan cheat di dunia lain— lebih tepatnya, orang-orang yang berasal dari bumi.
Orang yang memiliki sistem ini biasanya adalah mereka yang telah bereinkarnasi maupun bertransmigrasi dari dunia yang sama sekali berbeda dari dunia Xuanyuan.
Lalu, bagaimana dengan Lan Xihe? Dia adalah seorang transmigrator dari bumi. Jiwanya berpindah ke tubuh peri wanita biasa yang bernama Lan Xihe jutaan tahun lalu, ketika dia sadar setelah menerima takdir kematiannya.
Ketika dia bangun sebagai Lan Xihe, dia menerima pemberitahuan telah mengaktifkan 'Sistem Guru Abadi' dan mulai berkultivasi mengikuti petunjuk dari sistemnya.
Setiap saat akan ada misi namun semenjak awal mengaktifkan sistem, ada satu misi yang masih berjalan dan belum bisa diselesaikan olehnya selama jutaan tahun lamanya hidup di dunia Xuanyuan.
\=\=\=
Tugas Jangka Panjang Guru (0/1)
Misi : Menerima dan melatih 9 murid yang akan menggentarkan bumi dan langit! (Proses : 2 / 9 Murid! Semangat, Host(≧▽≦)!!!)
Murid :
Yan Xu (Pria)
Usia : ???
Loyalitas : 20% - Loyalitas di bawah 60% masih memungkinkan murid akan memberontak! ┐(´ー`)┌ (Perkembangan : -)
Bonus : ↑10% + Bonus ↑35% poin pengalaman. Bonus tambahan ↑45% koin setiap kali mendisiplinkan murid ini!
Ye Miao'er (Wanita)
Usia : 15 tahun
Loyalitas : 70% - Murid yang akan selalu berbakti dan tidak pernah berkhianat terhadap gurunya!
__ADS_1
( ꈍᴗꈍ) (Perkembangan : ↑15%)
Bonus : ↑10% bonus koin tambahan setiap menyelesaikan tugas.
Pengingat!
- Jangan biarkan loyalitas murid menurun hingga 0%! Itu akan memungkinkan Murid memberontak hingga membunuh gurunya! (〒﹏〒)
- Didik selalu muridmu untuk mendapatkan koin tambahan ( ꈍᴗꈍ)
- Setiap musuh yang dibunuh oleh semua murid akan menambahkan poin pengalaman maupun koin kepada host!
\=\=\=
Saat ini, Lan Xihe menatap jendela putih yang melayang di depannya dengan mata melotot karena ada sesuatu yang salah dengan pemberitahuan dari sistemnya!
"Ding! Murid Yan Xu terluka! HP ↓5%!"
"Ding! Murid Yan Xu terluka! HP ↓15%"
"Ding! Murid Ye Miao'er berhasil membunuh banyak monster! Mendapatkan .... !"
"Ding! Murid Yan Xu dalam kondisi berbahaya!"
"Ding! Murid Yan Xu membunuh kultivator di ranah alam ilahi tahap awal! Mendapatkan ....!"
"Ding! Mendapatkan misi baru! Selamatkan murid tertua yang dalam bahaya! (☞゚∀゚)☞ (0/1)"
"—Ding! Misi dibatalkan! Menghitung persentase partisipasi host ..."
"... Host mendapatkan ... poin pengalaman dan ... koin!"
"Ding! Mendapatkan misi baru! Pergi ke Benua Selatan ...— misi dibatalkan! (╥﹏╥) ...."
"Ding! Murid Yan Xu dalam kondisi berbahaya!" (.... +799)
Notifikasi tidak berujung dari tugas yang masuk dan dibatalkan terus bermunculan di jendela sistem. Membuat Lan Xihe menggaruk punggung kepalanya, wajah perinya memerah karena kesal.
Lan Xihe mendengus kemudian berteriak, "Murid nakal itu! Apa yang dia lakukan sampai membuat sistem eror begini?!"
"Tidak, ada yang salah! Anak itu pasti sedang asyik memainkan plot piciknya!"
".... Tapi, mengapa selalu ada pemberitahuan kalau dia sedang dalam bahaya? Apa sistem sedang memberikan isyarat kalau aku harus pergi mencari tahu sendiri ke tempat— ....!"
__ADS_1
Ketika Lan Xihe masih memikirkan penyebab malfungsi pemberitahuan sistemnya, sebuah panggilan datang dari salah satu permata komunikasi di kantung penyimpanan dimensi.
Dia menghancurkan permata komunikasi, sebuah cermin muncul dan nampak wajah seorang kultivator wanita yang tidak kalah cantiknya dari Lan Xihe tampil pada proyeksi di udara.
Wanita itu tersenyum kecut, ekspresinya seolah-olah mengatakan bahwa ada masalah dan dia tidak siap untuk memberikan penjelasan kepada Lan Xihe.
Ketika sosok wanita itu ingin bicara— ....
Tanpa membuang waktu, Lan Xihe langsung ke intinya, "Ada masalah dengan murid tertuaku di Benua Selatan?"
Wanita itu mengangguk beberapa kali seperti ayam mematuk tanah! Dapat terlihat keringat dingin bercucuran, mengalir di pinggiran wajah peri itu.
Lan Xihe mendengus dan berkata dengan dingin, "Kamu ikut aku, kita akan berangkat ke sana sekarang. Jika ada terjadi sesuatu pada muridku, kamu tahu kan ...."
Wajah wanita itu berubah menjadi seorang pria tua yang semua anggota Sekte Abadi Luo ketahui, itu adalah kepala sekte— Su Yinfeng!
"Ya-yakinlah tidak akan terjadi apa-apa! Jika itu murid mu, dia pasti bisa menyelesaikan apapun! Namun, kalau dia terluka, kamu tetap tidak boleh melampiaskan amarahmu pada sekte kita!"
"Jangan lupa kalau kita berdua yang membentuk sekte ini dari abu setelah berpisah dari delapan saint lainnya! Tolong jangan perlakukan murid termudaku yang manis dengan kasar juga! Aku yakin dia pasti sudah berusaha keras dalam melindungi murid-murid!"
Cara bicaranya bukan seperti seorang pria tua yang bijak dan memberikan kesan tak terkalahkan. Saat ini, dia seperti seorang anak yang tertangkap basah saat melakukan tindakan nakal. Bahkan, pada saat ini dia sangat ketakutan juga gugup secara bersamaan.
Tatapan dingin Lan Xihe masih tertuju ke arah Su Yinfeng. Perlahan tubuhnya ditelan oleh kegelapan dan hanya menyisakan bayangannya.
Dalam sekejap mata, dia sudah berada di belakang Su Yinfeng, mencengkeram erat tengkuk lehernya. Kemudian, mereka berdua menghilang di telan kegelapan.
...
Di luar Puncak Angin, sudah ada tunggangan legendaris angsa putih yang menunggu pemiliknya tiba.
Beberapa saat kemudian, leher angsa itu naik seolah-olah merasakan keberadaan pemiliknya!
Lehernya berputar, mencari ke sekeliling namun dia tidak sadar kalau pemilik sudah berada di atas punggungnya sambil membawa orang lain seperti barang bawaan!
Dengan satu ketukan dari ujung kaki peri dari pemiliknya, angsa putih meraung dengan bangga lalu terbang menuju tempat yang ada di pikiran pemilik.
Dia terbang di atas langit dengan kecepatan tinggi sehingga nampak seperti komet jatuh menciptakan arus gelombang angin kencang di sekitar lintasan terbangnya!
Sementara itu, di atas punggungnya, Pemilik— Lan Xihe melepaskan cengkeramannya pada tengkuk leher Su Yinfeng. Dia duduk bersila dan menatap lurus ke depan.
Su Yinfeng yang akhirnya bebas dari cengkeraman saudari sumpah nya, batuk beberapa kali dan berkata, "Uhuk! Uhuk!— Kakak! Tidak bisakah kamu menghentikan kebiasaan ini?! Aku takut bahwa ada anggota sekte yang akan melihat kejadian memalukan ini!"
"Kamu membawa ini kepada dirimu sendiri. Lagipula dengan basis kultivasimu, cengkeraman itu bukanlah apa-apa," jawaban dingin Lan Xihe terdengar datar dan sangat mencekik bagi siapapun yang mendengarnya.
'Cengkeraman tanganmu itu seperti teknik cengkeraman tangan iblis budha! Itu sangat kuat dan hampir membunuhku!' sebenarnya Su Yinfeng sangat ingin meneriaki kalimat tersebut, namun dia segera menelannya.
Dia tahu bahwa saat ini saudarinya benar-benar sedang khawatir, bukanlah hal yang bijak untuk bercanda dengan kondisi Lan Xihe sekarang.
__ADS_1
Su Yinfeng duduk bersila di belakang Lan Xihe dengan jarak tiga kaki kemudian berkata, "Kakak, bagaimana menurutmu dengan insiden yang terjadi pada kelompok ekspedisi Benua Selatan? Apakah Kakak menemukan sesuatu yang aneh?"
Lan Xihe ingin berteriak 'Jika ada yang aneh, itu adalah murid nakalku Yan Xu! Dia yang membuat fungsi pemberitahuan pada sistemku menjadi eror dan penuh dengan spam!', namun dia segera menelannya.