Kakak Senior Yang Nakal

Kakak Senior Yang Nakal
Latu Goblin Melah


__ADS_3

Tian Zhu, itulah namanya pada kehidupan kini maupun lampau.


Tian Zhu sendiri merupakan seorang aktor terbaik yang telah memenangkan berbagai penghargaan hingga akhir riwayatnya, bahkan dia mati saat menerima piala penghargaan sebagai aktor terbaik di tahun 2xx0.


Meskipun begitu, dia tidak akan pernah bisa melupakan penghinaan yang dilakukan oleh gurunya yang terlalu tampan itu.


Kesan pertama saat dia dipaksa oleh si tampan keparat itu, mengatakan Tian Zhu akan seorang sutradara yang tidak dia sukai.


Mendorong seorang aktor melakukan hal yang paling ingin dia lakukan, merupakan sebuah penghinaan terhadap Tian Zhu yang telah menyembunyikan emosinya dengan dalam.


Itu artinya, Yan Xu telah mengetahui bahwa Tian Zhu merupakan seorang aktor yang sedang menyembunyikan keinginan aslinya. Diketahui oleh seseorang bahwa ia sedang memainkan sebuah peran, menandakan kemampuan aktingnya memiliki cacat.


Menghela napas berat, Tian Zhu menatap ke arah giok yang ada di tangannya.


"Dunia fantasi ini benar-benar berbeda dari permainan virtual yang pernah aku mainkan sebelumnya. Orang bilang kami yang merupakan seorang reinkarnator akan mendapatkan sebuah cheat, tapi apa ini?"


Sebuah jendela sistem muncul di dalam kepala Tian Zhu.


...----------------...


...• Sistem Aktor Surgawi •...


Selamat, Host telah berhasil menjadi murid seorang kultivator abadi! ಡ⁠ ͜⁠ ⁠ʖ⁠ ⁠ಡ


Hadiah : +9999999999999999999999 Poin Skill terkunci.


Syarat pembukaan poin skill :


• Berbakti kepada Guru dan Guru Besar! (0 / 999999 ... 9999)


• Jalani setiap misi yang diberikan oleh sistem. ( 0 / 9999999 ... 99999)


• Kembangkan Puncak yang diikuti Host! (Level : 0 / 10)


• Tingkatkan reputasi Guru Host! (0 / 99999 ... 99999)


Larangan dalam sistem :


• Menyerang sesama anggota puncak (-9999 poin)


• Menyinggung perasaan sesama anggota puncak (-9999 poin)


• Tidak berbakti kepada Guru, Guru Besar dan Paman/Bibi Guru (-9999999999999 Poin)


Selama Host bisa menyelesaikan misi sedikit demi sedikit, poin skill akan segera terakumulasi dan dapat digunakan! (⁠ ⁠ꈍ⁠ᴗ⁠ꈍ⁠)


...----------------...


Gedebuk!


"Keparat! Ini namanya penipuan, bukan cheat yang akan membuatku menjadi kuat!"


Tian Zhu memukul tanah dengan kasar hingga tangannya berdarah. Seberapa bencinya dia terhadap gurunya, dia lebih benci pada sistem sialan yang terlalu menipu itu.

__ADS_1


Alih-alih memberikan dia kekuatan maha dahsyat, sistem itu malah membuat dia seperti bermain peran sebagai murid teladan.


Namun, kondisi itu tidak bertahan lama. Tian Zhu yang memiliki jiwa sebagai seorang aktor, menyadari bahwa itu akan cocok untuknya. Dengan menjadi aktor di kehidupan nyata, mungkin sistem ingin meningkatkan kemampuannya dalam berakting.


Senyum bengkok muncul pada wajah kecil Tian Zhu, tetapi dia segera mengubahnya menjadi anak kecil polos. Dia menghancurkan giok yang diberikan oleh gurunya, kemudian mengikuti seorang tetua dengan jubah abadi serba biru melewati portal.


......................


Sementara itu, Yan Xu yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi berikutnya mendadak merasa dingin di sekujur tubuh.


"Brrr! Siapa orang gila yang sedang memikirkan ku?!"


Merasakan dingin pada sekujur tubuh, Yan Xu segera menggunakan beberapa kertas jimat lalu ditempel pada pakaiannya.


"Huft, kalau tidak salah ini ...."


Sebuah gua tidak jauh dari tempatnya berada, Yan Xu dapat melihat beberapa goblin bertubuh kecil dengan warna kulit merah sedang membawa beberapa wanita yang hanya mengenakan sehelai kain lusuh untuk menutupi tubuhnya.


"Goblin merah? Hmmm ..."


Memikirkan karakteristik goblin dari warna kulitnya, Yan Xu mendapatkan gambaran umum tentang apa yang sedang mereka lakukan. Namun, biasanya goblin merah menangkap para pria berotot untuk melakukan ritual, sementara mereka tidak memiliki minat terhadap para wanita.


Suku goblin merah terkenal suka menculik para pria untuk dijadikan sebagai mainan ratu mereka. Para pria dari sesama ras mereka akan dijadikan sebagai pekerja kasar, sementara para wanita akan mengurus pekerjaan ringan.


Bisa dibilang, ras goblin merah menjunjung tinggi martabat wanita dibandingkan pria.


Yan Xu mengerutkan keningnya dan berkata, "Kalau aku lewat dan tiba-tiba mereka dapat merasakan kehadiran ku, goblin merah sialan itu pasti akan membuat masalah yang tidak perlu."


Dia memang suka menonton orang lain dalam masalah, namun dia sendiri tidak suka tiba-tiba ditarik dalam masalah orang lain.


Dengan pemikiran seperti itu, dia berjalan sambil menari mengikuti tarian di bumi dan bernyanyi keras seperti keledai.


"AKU INGIN BEGINI, AKU INGIN BEGITU, INI ITU BANYAK SEKALIIIII !!!!!!"


Suara Yan Xu yang seperti keledai gila dengan tarian aneh itu, membuat para goblin merah yang sedang membawa para gadis memekik kesakitan sambil menutup telinga.


'Kasar sekali, padahal aku bernyanyi dengan sepenuh hati! Dasar orang-orang tidak tahu bersyukur— hmph!'


Merasa dihina karena memang benar suaranya yang terdengar seperti keledai merupakan neraka bagi para goblin, membuat Yan Xu bernyanyi lebih sepenuh hati.


Nyanyian keledai Yan Xu telah membuat beberapa goblin merah mengeluarkan busa dari mulut, sementara yang lain telah kehilangan kesadaran bahkan nyawanya!


Jika Lan Xihe melihat ini, dia pasti akan membuat nyanyian Yan Xu menjadi sebuah teknik dengan nama 'Nyanyian pembunuh goblin' dan memajang sejarahnya di salah satu rak pada perpustakaan Puncak Angin sebagai tanda kehormatan. Meskipun kehormatan yang dimaksud berada dalam artian lain.


"Uhuk! Uhuk!— Sepertinya ... mereka tertidur pulas karena nyanyian ku yang merdu, ... kan?"


Melihat para goblin pekerja yang tumbang, Yan Xu menggaruk kepalanya karena malu. Dia menipu dirinya sendiri dengan mengatakan bahwa para goblin pekerja itu tidur pulas, padahal dia sendiri bisa merasakan aura kehidupan dari beberapa goblin telah melayang ke langit.


Sementara itu, para wanita yang diangkut oleh para goblin menderita kejang-kejang hingga mulutnya berbusa. Kalau ada penghargaan nyanyian keledai terbaik di dunia Xuanyuan, mungkin saja piala penghargaan itu akan jatuh ke tangan Yan Xu.


Tak lama kemudian, tanah bergetar dan dari gua keluar seorang ratu goblin merah— tidak, dia tidak terlihat seperti goblin, namun kulitnya yang merah dengan perawakan pendek seperti gadis remaja ini membuat Yan Xu melebarkan kelopak matanya.


'Apa dunia Xuanyuan sudah mau kiamat?' hanya itulah yang ada di dalam pikiran Yan Xu ketika melihat bentuk ratu goblin merah.

__ADS_1


Dia tidak sepenuhnya salah karena seharusnya, ratu goblin merah memiliki tinggi minimal sepuluh kaki dengan wajah menyerupai goblin pada umumnya dan warna kulit sesuai ras.


Namun, spesies yang satu ini cukup berbeda karena lebih menyerupai manusia dibandingkan goblin merah, kalau saja warna kulit dan telinganya tidak menyerupai ras goblin merah.


"Kamu! Apa yang kamu lakukan di wilayah ku? Bukankah ada peljanjian antala manusia dan suku goblin melah agal tidak saling menyelang?"


'Huh? Cadel?'


Tidak menanggapi ucapan pihak lain, Yan Xu lebih fokus dengan bagaimana cara bicara ratu goblin merah. Itu terlihat menggemaskan dengan wajahnya yang lucu saat marah. Dia hampir saja meledakkan kepala gadis goblin kecil itu apabila ia mengeluarkan suara yang menyebalkan di telinganya.


"Oiiii! Apa kamu mendengalkan?!" teriak ratu goblin merah.


Senyum aneh muncul di wajah Yan Xu, dia sama sekali tidak peduli dengan apa yang keluar dari mulut pihak lain walau mereka menyumpah serapahinya.


Dia menggunakan kesadaran ilahi untuk menilai kekuatan pihak lain. Aura haus darah, inti emas yang sempurna dan telah melahirkan jiwa baru juga penampilan maupun cara bicara yang lucu.


'Dia lumayan kuat dan bisa dijadikan sebagai tambahan korban pertama kata parasit setelah aktif, hehehe ... *slurp* hehehehe ....'


Dalam hati, Yan Xu sudah ngiler ingin memainkan ratu goblin merah, namun dia tidak menyadari kalau niatnya itu keluar. Bahkan, ratu goblin merah sampai-sampai dibuat marah melihat wajahnya yang sedang ileran.


"Kamu ...."


Melihat pihak lain sama sekali tidak mendengarkan ucapannya, Ratu Goblin Merah hampir menangis karena terlalu marah.


Melihat itu, Yan Xu semakin menunjukkan senyum yang menjijikan seolah dia telah berubah menjadi kepribadian yang tercela dan senang melihat orang lain menderita.


"Aku tanya sekali lagi! Apa yang kamu lakukan di telitoli kami?!"


"Aku ... Hehehe ... *slurp* .... Hehehe .... ini .... aku bisa jelaskan ...."


"Usap dulu ail liul mu yang menjijikan itu!"


Gah!


Yan Xu memegang perutnya yang sakit akibat kesenangannya terlalu berlebihan. Apalagi setiap Ratu Goblin Merah bicara, dia semakin senang mengabaikan pihak lain demi mendengar suara lucu itu.


Tapi, tunggu— mengingat ucapan pihak lain, akhirnya Yan Xu sadar kalau air liurnya benar-benar keluar!


Dia segera mengusapnya dan berdeham sekali.


"Uhuk!— mali kita lanjutkan ke ulusan yang sebenalnya," ucap Yan Xu mengikuti cara bicara Ratu Goblin Merah.


Hal itu membuat Ratu Goblin Merah menumbuhkan urat di keningnya, menandakan bahwa ia benar-benar marah.


......................


Mungkin masih ada yang belum mengerti dengan aturan update dari saya.


Biasanya saya memilih untuk membagi bab, kemudian di jadwalkan akan rilis jauh hari setelah penulisan naskah selesai. Pengumuman seperti sedang sakit, dsb. — itu merujuk pada kondisi saat saya menulis bab tersebut.


Jadi, apabila novel sudah tidak update, itu artinya saya masih dalam masa pemulihan / bisa saja kehabisan kuota ahahaha ....


Maaf juga karena saya kurang interaksi karena seperti biasanya, saya online hanya untuk upload bab sesuai jadwal. Tapi akan saya cek satu per satu komentar saat ada kesempatan.

__ADS_1


Kepada seluruh pembaca yang sudah mengikuti hingga bab terbaru, saya ucapkan terima kasih banyak!^^


__ADS_2