
Cengkeraman lengan ramping milik Lan Xihe pada tengkuknya, telah membuat Yan Xu tidak dapat bergerak sama sekali.
Seperti seekor anak kucing yang sedang dibawa induknya, begitulah situasi Yan Xu yang hanya bisa pasrah kali ini.
Sebuah portal terbuka tidak jauh dari mereka. Dari portal itu, keluar seorang gadis dengan penampilan jubah abadi serba hitamnya dengan wajah yang cerah tanpa cacat seperti porselen.
Merasakan kehadiran orang yang baru datang, sensor bahaya milik Yan Xu kini sudah berteriak kencang kepadanya.
Sementara itu, Lan Xihe menyambut baik kedatangan gadis itu.
"Selamat datang, Xia'er!"
"Tetua Xia menyapa Kepala Puncak," Ratu Iblis Xia memberikan salam formalitas dengan gerakan yang anggun.
Lan Xihe mengangguk ceria kemudian berkata, "Terimakasih karena sudah mau datang secepatnya. Kuharap panggilan tiba-tiba ini tidak mengganggu kegiatanmu."
Melambaikan tangannya dengan anggun sambil tersenyum, Ratu Iblis Xia menjawab, "Sama sekali tidak. Kebetulan aku sedang luang."
Lan Xihe mengacungkan jempolnya secara diam-diam, namun itu masih dapat terlihat oleh Yan Xu.
Dia berpikir bahwa mereka berdua telah lama merencanakan ini namun masih belum menemukan waktu yang tepat. Sialnya, mulut beserta perhitungan Yan Xu telah mengundang bencana bagi dirinya sendiri.
'Saat ini hubungan antara keduanya bisa dibilang cukup bersahabat. Entah itu Guru maupun Ratu Iblis Xia adalah sahabat masa kecil yang terpisah karena jalan yang mereka tempuh berbeda. Tidak seperti Guru yang merupakan ras manusia, Ratu Iblis Xia merupakan ras iblis yang memiliki tujuan yang harus ia capai demi kemakmuran rasnya. Untuk itulah dia memutuskan pergi meninggalkan Guru hingga berkelana sendirian demi menjadi lebih kuat dan akhirnya bertemu dengan Yan Xu, lalu dia dipaksa kembali ke tempat asalnya dengan berbekalkan berbagai pengetahuan dari dunia manusia maupun saat bersama Yan Xu itu sendiri.'
Pertama-tama, Sheng Ji A'xia dari ras iblis kini telah menjadi raja baru dan berhasil meningkatkan perilaku hidup mereka.
Itu merupakan salah satu keajaiban yang hanya bisa Yan Xu katakan merupakan bakat terhebat dari ras iblis.
__ADS_1
'Jika bukan karena bakat maupun pengalaman yang telah ia dapatkan, tidak mungkin bagi Ratu Iblis Xia menjadikan dunia iblis seperti sekarang.'
Pada suatu waktu, Yan Xu mendapatkan informasi dari keluarga Jiang bahwa ras iblis kini semakin aktif berbaur dengan manusia melalui mereka. Beberapa laporan menyatakan bahwa mereka memiliki perilaku yang berbeda.
Terutama dari faksi moderat, Yan Xu bisa menebak dari beberapa laporan bahwa mereka terlihat ramah namun sangat licik. Dia juga berhasil meraih kepercayaan dari keluarga Jiang karena dapat menyebutkan seperti apa 'Tuan' yang sebenarnya mereka ikuti.
Itu tidak lain dan bukan hanya ada satu gadis cilik, juga seorang gadis cantik yang berasal dari ras iblis yang benar-benar mengenal Yan Xu melebihi mereka dalam pikirnya.
Dengan kata lain, faksi moderat yang dipimpin oleh Sheng Ji A'xia benar-benar telah berkembang di titik yang ia harapkan.
Karena itu, otoritas yang dimiliki Ratu Iblis Xia sangatlah mutlak di dunia iblis. Tidak hanya itu, dia juga telah bermain dari dalam bayangan di dunia sekunder hingga membuat keluarga Jiang bisa menjadi pionnya karena menggunakan pengetahuan tentang Yan Xu.
Mengingat kekuatan kultivasi Kaisar Iblis Xia jauh melebihi Yan Xu dan juga tidak banyak orang mengenal tentang dia di dunia manusia, mendapatkan bantuan darinya memang sangat relevan dengan kebutuhan Yan Xu.
Bagaimanapun juga, mendapatkan bantuan dari seseorang sekuat Ratu Iblis Xia merupakan suatu berkah di luar kesialannya.
Kekhawatiran kedua yang dimiliki Yan Xu adalah Ratu Iblis Xia akan menyerahkan hak asuh Yaoyao kepadanya.
Yaoyao memang gadis yang pintar dan cerdik, namun mengasuh seorang anak hanya akan menahan Yan Xu di satu tempat. Dia bukanlah tipe orang yang akan melepaskan perasaan bebas yang sudah lama ia mimpikan begitu saja.
Terjebak di dalam dilema antara ketakutan saat ini juga yang akan datang, membuat Yan Xu merasa sedikit sesak napas.
Itu wajar saja mengingat bahwa dia masih memiliki organ tubuh seperti manusia biasa. Ketika rasa stres dan ketakutan memuncak, di situlah organ pernapasan akan mengalami gangguan seperti yang ia alami saat ini.
'Kalau dipikir-pikir ... rasa tanggung jawab yang ditinggalkan oleh Yan Xu asli sudah berasimilasi dengan diriku sendiri.'
Yan Xu sadar bahwa dia semakin berasimilasi dengan kehidupan barunya. Melihat bagaimana dia merasa bertanggung jawab hingga ketakutan akan apa yang akan terjadi nanti, menandakan bahwa secara tidak langsung dia telah menerima bahwa Yan Shen telah bersatu penuh dengan Yan Xu.
__ADS_1
Hal tersebut membuat Yan Xu bertanya-tanya apakah dia memiliki bawaan sindrom kepribadian ganda di dalam hatinya.
Mengesampingkan Yan Xu, Lan Xihe dan Ratu Iblis Xia sedang berbincang tentang kepergian Yan Xu untuk mengikuti ujian demi kepindahan Su Yueyin.
Ratu Iblis Xia dengan cepat menangkap maksud dari panggilan tiba-tiba dari Lan Xihe dari detil yang ia dengar.
"Jadi, aku akan pergi bersama Yan Xu ke Persimpangan Jalan Bawah, begitu kan?" tanya Ratu Iblis Xia sambil menyembunyikan rasa senang di dalam hatinya.
"Un, benar," balas Lan Xihe.
Keduanya saling bertukar pandang seolah memikirkan hal yang sama. Kini mereka menatap Yan Xu yang masih dipegangi tengkuknya oleh Lan Xihe.
Merasakan tatapan berbahaya dari kedua orang itu, Yan Xu angkat bicara sambil tertawa kecil, "Kalian bisa lanjut bicara tanpa Murid,"
"Kata siapa?" tanya Lan Xihe sambil mengembuskan napas kecil.
"Eh? Apa Murid memiliki pemahaman yang salah kali ini?" tanya Yan Xu berpura-pura tidak tahu.
Tanpa mempedulikan Yan Xu, Lan Xihe menunjuk ke arah Ratu Iblis Xia sambil berkata, "Karena kalian akan pergi bersama, sebaiknya gunakan waktu luang ini untuk saling mengenal lebih jauh. Tidak ada salahnya mengenali partnermu sebelum bepergian, dengan begitu mungkin saja sebuah kesalahpahaman di antara kalian akan terselesaikan."
Lan Xihe mengakhiri ucapannya dengan tebakan yang dia lihat dari ekspresi Yan Xu selama ini saat kedatangan Ratu Iblis Xia.
Di sisi nya, kelopak mata indah Ratu Iblis Xia terbuka lebar ketika sahabatnya berkata demikian. Dia terlalu lambat dan tidak sadar bahwa Yan Xu mungkin saja memiliki kesalahpahaman atas dirinya. Untung saja berkat bantuan Lan Xihe, mereka bisa saling bicara dari hati ke hati.
Ratu Iblis Xia memberikan tatapan terima kasih kepada sahabatnya, begitu juga dengan Lan Xihe yang membalasnya dengan kedipan mata.
Lan Xihe melepaskan Yan Xu dan berkata, "Mulai sekarang kalian ambil alih, aku akan pergi melanjutkan meditasi. Lakukan persiapan secukupnya, jangan terlalu banyak membawa barang bawaan agar lebih mudah bergerak. Kantung penyimpanan dimensi memang dapat menampung lautan, namun kekurangannya adalah terkadang mereka tidak berfungsi pada dimensi lain dikarenakan ada kemungkinan tiada koneksi antar dimensi dengan portal penyimpanan."
__ADS_1
Usai mengatakan itu, dia pergi menggunakan awan terbangnya menuju paviliun utara, meninggalkan kedua orang itu.