
Sesaat sesudah Yan Xu pergi.
Miao'er membuka matanya perlahan, mata lebar gadis itu mencari kehadiran Yan Xu namun pria itu tak kunjung ada. Mata cokelat cerah itu menjadi sedikit layu, layaknya pohon yang kekurangan air dan sinar matahari. Sesekali dia berkeliling di sekitar, tapi dia tidak menemukan siapapun di sana dan akhirnya menyerah, kembali ke bawah pohon tempat ia bermeditasi.
Tubuh ramping dan kecil Miao'er bersandar di batang pohon besar itu.
Miao'er menghela napas dan menggelengkan kepalanya sambil berkata, "Hah~ ... apa di kehidupan ini aku akan bernasib sial karena seorang pria tampan juga?"
Miao'er kembali mengingat kehidupan dia sebelumnya, tepatnya kehidupan seorang gadis kembang desa berusia 18 tahun, Qian Chuchu. Dalam kehidupan sebelumnya, Qian Chuchu adalah seorang anak yatim piatu semenjak lahir. Dia harus berjuang di dunia yang keras karena tidak memiliki orang tua.
Mencuri, membunuh, memata-matai, perdagangan ilegal, menjual tubuhnya maupun tindakan yang paling tidak manusiawi seperti menjatuhkan sebuah nuklir ke negara tanah kelahirannya sendiri. Dia cukup mengingat bagaimana rasanya sangat puas atas tindakan terakhir itu sebelum mencabut nyawa banyak orang tak bersalah termasuk diri sendiri. Namun sebelum kematiannya, dia masih menyimpan dendam maupun rasa iri terhadap orang lain yang dapat mengalami hidup dengan perbedaan jauh.
Cinta melahirkan rasa iri, rasa iri menimbulkan dendam, kebencian tercipta dari dendam dan berakhir dengan emosi yang meledak.
'Siapa juga yang mau percaya kalau aku adalah seseorang yang sudah bereinkarnasi dari bumi?!'
Setelah terlahir kembali sebagai Miao'er, dia mendapatkan kasih sayang dari semua orang di keluarganya. Belakangan ini Qian Chuchu merasakan sedikit penyesalan ketika dia teringat bahwa nuklir saat itu kemungkinan besar akan menyapu bersih satu negara. Namun, nasi sudah menjadi bubur, tidak ada yang bisa dia lakukan untuk memperbaiki kesalahan terbesarnya.
Dia sudah memutuskan untuk hidup sebagai gadis yang baik dalam kehidupan ini dan tentu saja, ia akan terus menjadi kuat dengan bantuan sistem yang sejak lahir dia bangkitkan.
Miao'er mengempeskan dada kecilnya dan berkata, "Beginilah penyesalan, selalu datang belakangan. Sama sepertimu, yang meninggalkan aku terlebih dahulu sebelum menepati janji."
Di mata bulat gadis kecil itu terdapat sedikit kesedihan, dia teringat dengan seorang pria yang merupakan semangat hidupnya, tapi pria itu menghilang bagai ditelan bumi dan tidak lama setelah itu, dia baru mengetahui kabar kematian dan kebenaran tentang pria itu hingga membuatnya kehilangan akal sehat untuk berpikir.
Tak lama setelah itu, sebuah jendela muncul di depan mata Miao'er.
"Ding! Memperoleh misi : Bersatu dengan Guru dan Kakak Senior! (Hadiah : Poin pengalaman kultivasi yang didapatkan oleh Kakak Senior dari ... akan diberikan kepada Host! Mendapatkan 100.000 poin! Jimat melarikan diri!"
"Ding! Tips #1 : Calon Kakak Senior host adalah seseorang dengan tubuh abadi, berwajah tampan dengan aura keabadian!"
"Ding! Tips #2 : Guru Host adalah seorang wanita cantik menyukai warna putih. Penampilannya serba putih, memegang seruling dan pedang dengan basis kultivasi mendalam!"
__ADS_1
Melihat pemberitahuan itu, mata Miao'er segera melebar.
Dia melompat kegirangan sambil berseru, "Keren! Aku akan memiliki guru yang cantik dan kakak senior yang tampan!"
"Tunggu ... apa mungkin kakak seniorku adalah Saudara Yan?!"
Miao'er segera menggelengkan kepalanya menghapus pemikiran itu.
Belakangan ini pikirannya dipenuhi Yan Xu, walaupun saat mengaktifkan jalur kultivasinya, Miao'er hanya mengikuti program dari sistem dan tidak benar-benar perlu memahami jalur kultivasi. Dengan bantuan sistem yang mengorganisir aliran energi qi maupun penerapan ilmu pengetahuan dalam berkultivasi secara otomatis mendarah daging pada tubuhnya, Miao'er benar-benar memiliki cheat yang didambakan oleh Yan Xu. Sayangnya keberuntungan gadis ini melebihi Yan Xu, dia memiliki sistem dengan fungsi yang lengkap menyebabkan bakat kultivasinya sangat melawan surga!
"Apapun itu, lebih baik menyerap energi qi dan meningkatkan poin pengalaman kultivasiku dulu. Adapun tentang sistem, tentu saja itu adalah rahasia yang harus aku simpan sampai mati!" ucap Miao'er lalu melanjutkan meditasinya.
Tanpa dia sadari, sudut mulut kecil Miao'er terangkat sedikit, 'Yah, terlahir kembali ke dunia dimana ada pria tampan dan gadis cantik seperti peri ... tidak buruk juga ....'
...
Dengan teknik pengejaran jiwanya, Lan Xihe sudah tiba di bidang penglihatan Yan Xu, energi qi yang membara dari tubuhnya sudah sepenuhnya tenang setelah dia menginjak tanah.
'Pria yang benar-benar unik. Bukan cuma memintaku untuk menikahinya, dia juga sangat tidak tahu malu bersujud di hadapan seorang wanita tak dikenal.'
Lan Xihe memikirkan kata-katanya, jadi dia meletakkan tangannya di punggung dan berjalan. Adapun apakah dia harus bersikap layaknya seorang kultivator maupun seorang gadis nakal, dia sudah tidak peduli karena sudah terlalu lama hidup di dunia ini.
Dia sudah hidup jutaan tahun lamanya namun penampilannya tetap awet muda dan sekarang dia cuma memiliki satu tujuan, tidak ada gunanya berpikir terlalu banyak saat salah satu tujuannya sudah ada di depan mata.
Lan Xihe berdiri di depan Yan Xu saat matanya memindai keadaan pria yang tak tahu malu itu.
"Siapa namamu?"
Deg!
Jantung Yan Xu berdebar kencang namun dia segera menenangkan diri.
__ADS_1
"Namaku, Yan Xu," jawab Yan Xu masih bersujud.
"Kamu bisa bangun."
"B-baik ..." Yan Xu mengangkat kepalanya dan berpindah ke posisi seiza dengan kedua kakinya ditekuk di bawah.
Lan Xihe memperhatikan bahwa pakaian milik Yan Xu terlihat seperti milik seorang tuan muda di keluarga kelas menengah. Namun matanya yang jeli dapat mengetahui bahwa pakaian itu baru saja dia dapatkan karena masih terlihat baru dan tidak ada kerusakan. Pakaian yang dikenakan Yan Xu setidaknya memiliki rune pertahanan karena itu serangan Tetua Hua tidak dapat merusaknya, meskipun begitu tetap saja penggunanya akan merasakan sakit apabila terlempar ke tanah tanpa melakukan gerakan pertahanan diri.
Setelah hening beberapa saat, Lan Xihe berkata, "Maukah kamu menjadi murid pertamaku?"
Diam-diam merasa bahagia, Yan Xu tidak langsung menjawab karena dia teringat dengan bakat menantang langit milik Miao'er. Jadi, dia memutuskan untuk melakukan tawar menawar demi gadis itu, begitulah pikirnya untuk membalas budi dan meningkatkan nilai sikapnya di depan Lan Xihe.
Yan Xu menangkupkan kedua tangannya di depan dada dengan mata yang tajam, dia menjawab, "Aku bersedia menjadi murid Nona Lan, tapi ada satu syarat jika Nona Lan tidak keberatan dan aku yakin ini juga akan sangat menguntungkanmu "
Mata indah Lan Xihe berkedip dengan penuh minat dan berkata, "Hoo ... katakan syaratmu."
"Sebelum aku mengatakannya, kamu harus berjanji akan memenuhinya!" Wajah Yan Xu menunjukkan bahwa dia sedang serius.
Lan Xihe meletakkan tangannya di dada sambil berkata, "Baik, aku bersumpah dengan jantung daoku akan memenuhinya sebisanya."
Sumpah dengan jantung dao adalah sumpah tertinggi yang dilakukan oleh seorang kultivator. Apabila mereka melanggar sumpah tersebut, berbagai karma akan berkumpul di atas tubuh pelanggar dan biasanya mereka akan disambar petir kesengsaraan yang sangat ganas.
Setelah menerima sumpah Lan Xihe, Yan Xu melanjutkan.
"Tolong terima satu orang lagi sebagai muridmu. Gadis itu baru saja mengaktifkan jalur kultivasinya dan dia sudah memasuki ranah penempaan tubuh tahap ketiga."
Lan Xihe meletakkan jari telunjuknya di dagu seolah-olah sedang berpikir lalu dia mengangguk menyatakan persetujuannya.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Lan Xihe, Yan Xu segera melakukan ritual penerimaan hubungan antara guru dan murid.
Dengan ini dia sudah resmi menjadi seorang murid dan parasit yang akan farming poin pengalaman dari waktu ke waktu terhadap gurunya sendiri.
__ADS_1
Setelah upacara penerimaan murid, Lan Xihe membawa Yan Xu dengan energi qinya lalu terbang menuju lokasi Miao'er.