
Pedang energi milik Yan Xu pecah di udara menjadi puluhan ribu pedang energi dengan ukuran sesuai yang ada di tangannya. Sekali lagi Yan Xu mengarahkan pedangnya ke arah avatar putih Lan Xihe, puluhan ribu pedang mulai menerjang avatar putih itu seperti hujan.
Tak tinggal diam, Lan Xihe mengetuk ujung kakinya di udara. Menciptakan enam buah perisai energi di seluruh arah demi menutupi avatar putihnya.
Begitu pedang energi menyentuh perisai energi, ledakan besar terjadi hanya karena satu bilah. Ledakan besar itu terus mengguncang dengan hebat pada perisai energi Lan Xihe, membuat salah satu perisai energi retak.
Melihat retakan itu, Yan Xu segera memborbardir sisa pedang energi yang belum meledak agar lebih fokus ke satu titik. Perlahan, retakan itu semakin besar dan akhirnya menciptakan suara kaca pecah.
Yan Xu menggunakan teknik pengejaran jiwa dalam berpindah lebih dekat dengan avatar putih. Dia menabur beberapa serbuk merah muda di udara yang mengelilingi avatar putih.
Lan Xihe yang merasakan sensasi panas karena serbuk yang ditaburkan oleh murid nakal itu adalah serbuk sari napas naga merah. Orang yang menghirup atau berada di dekatnya, akan merasakan sensasi panas.
Namun, bukan hanya sensasi panas yang dia rasakan. Dalam beberapa detik kemudian, lutut yang menopang berat tubuh Lan Xihe menjadi lemah. Hanya butuh beberapa detik, Lan Xihe sudah tahu bahan tambahan apa yang bercampur dengan serbuk sari napas naga merah.
"Itu adalah ramuan tidur keabadian?" tanya Lan Xihe terkejut.
Yan Xu yang melihat ekspresi terkejut di wajah gurunya terkekeh sambil menjawab, "Bukan, itu terlalu lemah untuk menembus avatar maupun ketebalan kulit seorang kultivator."
Mendengar jawaban Yan Xu, dahi Lan Xihe mengernyit. Dia mengeluarkan sebuah pil biru dari lengan jubahnya. Pil biru itu segera menyerap semua racun yang berada di sekitar, termasuk yang ada di dalam tubuh Lan Xihe.
'Guru benar-benar memiliki banyak trik di lengan bajunya! Bahkan, dia juga hanya menyelaraskan kekuatannya sesuai basis kultivasi alam mistik tahap ketiga walaupun avatarnya memiliki tinggi lima puluh kaki. Tetap saja, output yang dia keluarkan hanya setara alam mistik tahap ketiga!'
Terdapat rasa kesal dan tidak berdaya pada hati Yan Xu. Bahkan, Guru tidak mengeluarkan banyak teknik karena pembatasan energi qi yang bisa dipakai oleh kultivator tahap ketiga alam mistik. Dia bahkan mempertahankan avatar yang sudah disesuaikan dengan output yang bisa dia keluarkan.
Lan Xihe tersenyum lebar sambil berkata, "Cuma segini, Peselingkuh Handal?"
Urat di kening Yan Xu muncul satu per satu. Hal yang paling dibencinya adalah ketika orang lain mengatakan hal salah tentang dia. Itu benar-benar menarik beberapa emosi asli Yan Xu keluar.
__ADS_1
Namun, dia segera pulih dari rasa kesal. Dia sadar bahwa tidak ada gunanya bergerak dengan emosi yang dipengaruhi lawan. Lebih baik melebarkan jarak dan mencari sudut titik kritis lagi.
Yan Xu menggunakan teknik pengejaran jiwa, berlari dari kejaran tebasan pedang dari avatar putih. Dalam selang waktu beberapa detik, dia juga akan menembakkan pedang energi ke arah avatar dan hanya berfokus pada tiga titik saja.
"Mencoba untuk menghancurkan avatar dengan menyerang pada titik yang sama? Tidak buruk, tapi kamu cuma membuang energi."
Lan Xihe menyalurkan energi qi pada bagian avatar yang sedikit rusak untuk memperbaikinya dan berkata, "Jika seorang kultivator ahli yang memiliki kendali penuh atas avatar mereka, dia akan dapat memodifikasi avatarnya seperti yang telah aku lakukan."
Sekarang, Yan Xu mendapatkan pemahaman baru lagi tentang avatar. Dia berhenti di tengah jalan, menciptakan enam susunan formasi pedang energi yang lain di sekitarnya. Keenam susunan formasi memiliki berbagai jenis warna aura dan menyerap energi qi murni alam dengan kecepatan penuh.
Formasi itu sepertinya sedang menyerap energi qi murni dari alam dengan tujuan sebagai sarana pemasok tambahan dalam melakukan suatu mantra ritual, sehingga hasilnya melebihi batas yang bisa dilakukan pada ranah seorang kultivator itu berada.
"Kamu buruk dalam kalkulasi susunan formasi, kenapa harus selalu menggunakan itu?" tanya Lan Xihe penasaran.
"Murid hanya memiliki kebiasaan untuk melakukan sesuatu secara berulang walau buruk dalam hal tersebut, sekiranya demi bisa berkembang sedikit demi sedikit di kemudian hari," jawab Yan Xu sambil mengangkat bahu.
Setelahnya, dia segera melantunkan sebuah mantra, "Dari ketiadaan ... api samadhi membakar ketidakmurnian ... " enam formasi bersinar terang dan menyalurkan energi qi yang di serap ke sekeliling tubuh Yan Xu. Tanda lotus berwarna hijau daun dengan sepuluh daun di bawah teratainya muncul pada kening Yan Xu.
Kobaran api hijau muda mengelilingi seluruh jubah abadi Yan Xu dengan kobaran yang lebih besar dibandingkan milik Wang Jia Li saat di Benua Selatan. Api itu segera padam dan tiba-tiba, api hijau muda sudah berpindah membakar bagian punggung belakang avatar putih.
Lan Xihe segera menarik avatarnya dan bergerak menjauh dari api Yan Xu.
Dia segera mengumandangkan mantra, "Dari samudera tak berujung ... menghilangkan dahaga akan ketidakberdayaan dengan kesejukan tiada tara ...."
Gelombang air laut jernih mengelilingi jubah putih Lan Xihe. Dari udara kosong, muncul naga air yang mengelilinginya. Naga air meraung dengan keras ke arah Yan Xu.
Yan Xu tidak merasakan gentar sama sekali. Dia menciptakan enam bilah tombak api di sekelilingnya. Kemudian, bergegas maju ke arah Lan Xihe.
__ADS_1
"Ingin bermain jarak dekat? Coba lewati dulu naga airku!"
Melihat muridnya mengambil langkah berani, Lan Xihe mengarahkan naga air tepat menuju Yan Xu. Naga air meraung dan maju dengan ganas menerjang ke arah murid nakal itu.
"Sesuai keinginanmu, Guru!"
Yan Xu segera memanipulasi ukuran tombak energinya menjadi lebih kecil. Dia mengirimkan masing-masing tombak ke titik vital naga air. Ketika semua tombak sudah berada di titik vital naga air, Yan Xu mengibaskan tangannya, membuat tombak semua energi meledak dengan kobaran api hijau muda yang sangat panas hingga menguapkan naga air.
Naga air hanyalah sebuah susunan formasi dan titik vital yang diledakkan oleh tombak energi Yan Xu, merupakan bagian terlemahnya. Kini, Yan Xu tidak memiliki banyak energi qi yang tersisa sesuai tahap kelima inti emas. Begitu juga seharusnya dengan Lan Xihe, dia sudah mengeluarkan avatar dalam waktu yang cukup lama hingga saat ini.
Dengan pedang energi di tangannya, Yan Xu melesat ke samping dan menendang tanah ke arah gurunya sebagai pengalihan. Bersamaan dengan itu, Yan Xu mengalihkan sisa api hijau muda ke bilah pedang energinya.
Dia sudah mengambil posisi pembukaan dan bergumam, "Gerakan ketiga ...."
Lan Xihe yang melihat itu segera menginjak tanah dan melakukan hal yang sama, membuat debu bertebaran di udara sekeliling mereka. Dia mengambil sebuah pedang dengan sarung putih dari udara kosong, melakukan posisi pembukaan tanpa mengeluarkan bilah pedang itu dari dalam sarung.
Mulut kecil Lan Xihe bergumam, "Gerakan ketiga ...."
Kedua pasangan guru dan murid itu sama-sama memusatkan seluruh energi qi yang tersisa sesuai ranah yang seharusnya terlihat di permukaan. Namun, tentu saja buah jatuh tak jauh dari pohonnya.
Mereka secara diam-diam melakukan hal licik dengan memasukkan energi qi lebih untuk memperkuat serangan gerakan mematikannya!
"Tebasan api samadhi!"
"Tebasan air samudera tak berujung!"
Duar!
__ADS_1
Pertemuan dahsyat antara gelombang kuat yang terbuat dari tebasan mereka menciptakan ledakan besar hingga menyebabkan keretakan dimensi muncul secara tiba-tiba di udara kosong, menciptakan sebuah celah antar dimensi kecil berukuran satu setengah meter. Namun, celah dimensi itu segera tertutup dalam waktu beberapa detik.
Tebasan teknik berpedang kedua orang itu telah mencapai tahap dimana mereka bisa menebas sebuah dimensi!