
"Xia'er, apa kamu pernah pergi ke hutan ilusi?"
"Tidak pernah, apa ada hal yang menarik di sana?"
Yan Xu menggelengkan kepalanya lalu berkata, "Hanya ada mimpi buruk."
Xia'er sedikit mengerutkan keningnya saat mendengar itu.
Hutan Ilusi tidak memiliki satupun barang berharga di dalamnya, tetapi beberapa hal mistis menjadikannya sebagai tempat yang tidak layak untuk dikunjungi. Bahkan, kebanyakan orang akan mengambil jalan memutar agar tidak masuk ke dalamnya.
Pada kedalaman hutan terdapat sebuah kabut yang dikeluarkan dari tubuh roh penjaga hutan. Sekali manusia masuk, mereka akan dihantui oleh mimpi buruk dan energi qi-nya akan diserap oleh penjaga hutan hingga kering. Bukan hanya itu, konten mimpi buruk yang disediakan juga memiliki variasi yang tidak menentu, membuat mangsanya berpikir mereka sedang berada di dunia nyata.
Hutan Ilusi tidak pernah terdengar lagi setelah beberapa kultivator di masa lalu membuat penghalang agar tidak ada orang yang bisa masuk sembarangan. Jadi, tidak mungkin kali ini mereka akan berpapasan dengan orang lain, kecuali itu merupakan sesama kultivator yang cari mati atau sebuah ilusi yang diciptakan oleh penjaga hutan.
Tak lama kemudian, mereka tiba di atas Hutan Ilusi yang dipenuhi kabut tebal.
Merasakan kehadiran lain selain mereka, Ziu Long memberikan peringatan kepada mereka berdua.
"Aku merasakan hawa kehadiran lain selain kita," peringat Ziu Long dengan tegas.
Yan Xu dan Xia'er memperkuat kesadaran ilahi mereka. Tidak ada satupun hawa kehadiran yang dapat mereka rasakan.
Melihat wajah tidak percaya pada kedua orang itu, Ziu Long menjelaskan, "Hawa kehadiran ini bukan dari manusia ataupun Iblis. Ini adalah hawa kehadiran roh yang sangat tipis, seolah dia sudah sekarat. Kami para naga sangat sensitif terhadap jiwa dan roh, jadi setipis apapun hawa kehadirannya, itu tidak akan pernah lepas dari kesadaran ilahi kami."
"Roh yang sekarat?"
Yan Xu dan Xia'er mencoba kembali untuk memindai hutan berdasarkan deskripsi Ziu Long, tetapi mereka masih belum bisa menemukan keberadaan tipis itu.
Naga adalah ras yang suci, sudah sewajarnya mereka memiliki kedekatan terhadap suatu elemen kehidupan. Tidak peduli sebanyak apapun mereka mencoba, kedua orang itu tidak akan bisa sampai pada tingkat sensitif milik Ziu Long yang merupakan ras naga.
Menyerah untuk mencari, Yan Xu bertanya, "Dimana kamu merasakan kehadiran tipis itu?"
__ADS_1
Mempertimbangkan sumber kehadiran tipis yang kadang menghilang itu, Ziu Long memfokuskan seluruh inderanya untuk melakukan pencarian.
"Ketemu!— Dia berada di ujung timur laut dari hutan ini."
"Kalau begitu, mari terbang ke sana," perintah Yan Xu.
Mengikuti perintah Yan Xu, Ziu Long segera terbang ke arah yang sudah ditentukan.
Saat mereka masih di tengah jalan, tubuh Yan Xu menegang. Perubahan wajahnya yang tiba-tiba cemberut, membuat Xia'er khawatir.
"Ada apa?" tanya Xia'er yang khawatir dengan perubahan mendadak Yan Xu.
Yan Xu memandang tajam ke kedalaman hutan yang dipenuhi dengan kabut dan berkata, "Aku merasakan keberadaan mereka ... apa yang mereka lakukan di sini? Tidakkah mereka bisa membedakan mana misi yang bisa ditangani dan mana yang tidak bisa sesuai dengan tingkat kultivasinya ...."
"Mereka siapa? S-siapa yang kamu bicarakan?" tanya Xia'er yang semakin gugup.
Dia tidak tahu kalau fraksi Pengikut Setia Tuan Pertama Puncak Angin akan bergerak untuk membantu mereka. Lan Xihe juga tidak memberikan informasi apapun selain jalur yang akan mereka tempuh dan beberapa relasi yang mungkin berguna di setiap tempat. Selain itu, dia tidak mendapatkan pemberitahuan apapun kalau Lan Xihe memiliki rencana tambahan.
'Ada yang salah dengan dia. Biasanya, Xu'er hanya memasang wajah datar dan tidak pedulian terhadap sekitar. Aku tidak tahu harus berkata apa untuk mencairkan suasana, lebih baik cari tahu terlebih dahulu sebelum bertindak," pikir Xia'er.
"Apa yang mereka lakukan di sini? Apakah Sekte Abadi Luo memberikan murid puncak kita misi secara sembarangan? Tidak, untuk sekte sebesar ini melakukan kesalahan ...." Xia'er mengerutkan keningnya.
"Un, aku juga memiliki hubungan baik dengan Tetua Fan yang merupakan kepala bagian administrasi. Dia tidak mungkin akan membiarkan murid yang masih berada di bawah ranah kondensasi jiwa mengambil tugas di tempat berbahaya seperti hutan ilusi. Kecuali, aku takut ada seseorang yang mencoba untuk menyabotase misi yang seharusnya mereka terima ....— selain itu ...."
Yan Xu mendadak lompat dari punggung Ziu Long menuju ke bawah. Dia ingin secepatnya memeriksa kembali tempat dimana aura para bibit unggul yang puncak mereka besarkan tersisa. Setidaknya, dia harus tahu apakah mereka selamat atau sebaliknya.
Xia'er mengikuti Yan Xu dari belakang dengan perasaan cemas. Baru kali ini dia melihat Yan Xu memasang ekspresi yang cukup gelap. Sebagai seseorang yang dekat dengannya, sudah menjadi kewajiban Xia'er untuk menenangkan Yan Xu apabila dia telah tenggelam dalam kegelapan tersebut.
Sesampainya di kedalaman hutan, Yan Xu memeriksa setiap tekstur tanah dan beberapa aliran energi qi yang tersisa di udara kosong. Dia meraba kejadian yang telah terjadi melalui kondisi sekitar. Hutan Ilusi memang memiliki banyak hal mistis, tetapi mustahil baginya untuk memulihkan diri dari pertarungan yang baru saja terjadi apabila ada kerusakan.
"Sungguh makhluk yang kurang ajar ..." gumam Yan Xu yang sampai ke telinga Xia'er.
__ADS_1
Kepalan tangan Yan Xu semakin erat hingga tangannya berdarah. Sebelum Xia'er dapat memanggil pria itu, dia sudah pergi terlebih dahulu ke arah yang dikatakan oleh Ziu Long.
Tidak perlu banyak waktu, Yan Xu mengeluarkan avatarnya dan memanifestasikan pedang Dayu.
Dengan sekali tebasan, seluruh kabut di hutan ilusi menghilang begitu saja. Tebasan yang baru saja Yan Xu lakukan tertuju pada inti susunan formasi yang menciptakan kabut tebal di dalam hutan. Oleh karena itu, kabut yang selama ini menutupi kedalaman hutan tidak akan kembali lagi untuk selamanya, hingga susunan formasi yang baru diaktifkan.
"KELUAR!!!" teriak Yan Xu dengan penuh amarah.
Tidak jauh dari tempat nya berdiri, seekor monster dengan tubuh kayu berbentuk wanita keluar. Dia terlihat ketakutan dengan tubuh yang tak berhenti gemetar. Menurut pengetahuan dunia Xuanyuan, dia adalah penjaga hutan ilusi.
"Hieek!!!— T-Tuan Abadi, a-apa yang membuatmu mengunjungi hutan yang tidak penting ini?" air mata penjaga hutan keluar tak berujung, menandakan bahwa dia sangat ketakutan.
"Jawab pertanyaan ku dengan jujur, kalau kamu masih sayang nyawa. Kamu mengerti?"
"T-tentu! Tolong tanyakan apapun, penjaga rendahan ini akan menjawab semuanya dengan jujur!"
"Apa ada orang yang datang kemari?"
"Y-ya! Ada lima belas orang yang datang dan jatuh ke jebakan ilusi dari susunan formasi yang Tuan hancur— Ghhk!"
Belum sempat menyelesaikan ucapannya, Yan Xu sudah berdiri di depan penjaga hutan dan menendangnya hingga terbang menabrak beberapa pohon.
"Apa kamu yakin ada lima belas orang?"
"Ugh— ... Itu ... Ya, ada lima belas orang, T-Tuan ....— ackh!"
Yan Xu dengan cepat menggunakan teknik pengejaran jiwa dan sekali lagi menusuk bagian paha penjaga hutan, menggunakan pedang yang terbuat dari energi qi. Jeritan kesakitan dapat terdengar dari mulut kecil penjaga hutan.
"Apa yang kamu lakukan kepada mereka?"
"Uffhh ...— Aku ... Tidak melakukan apa ... pun ....— gah!!!"
__ADS_1
Yan Xu mencabut pedangnya, kemudian menusuknya kembali di bagian satunya. Tusukan itu membuat penjaga hutan tidak dapat berdiri dan rasa sakit yang ia alami, setidaknya sepuluh kali lipat dari luka tusuk biasa karena Yan Xu sengaja tidak langsung memotong kaki penjaga hutan.
Jeritan kembali terdengar. Volume suara itu lebih keras dan sangat memekik tinggi yang mengartikan rasa sakit yang ia rasa benar-benar mengerikan.