
Kanada, ya itulah destinasi Rayn dan Lusia setelah membuat berita besar. Disaat mereka masih dalam perjalanan penerbangan, dunia seni sudah dibuat gempar oleh sosok Lotus yang tidak pernah mereka sangka ternyata seorang pria muda, tampan dan juga romantis. Berita tentang munculnya sosok sebenarnya dibalik nama Lotus telah tersebar dengan cepat dan menjadi sorotan.
Media televisi, media cetak, dan media sosial sedang membicarakan Pelukis Lotus. Baik itu di perkantoran, di cafe di sekolah, di jalan, bahkan tidak memandang usia, semua penikmat karya seni Lotus penasaran dan mengikuti perkembangan berita itu. Laman pencarian dan hastag Lotus pun langsung menjadi trending topik.
Tidak hanya sekedar kehidupan pribadi Lotus saja yang sedang menjadi perhatian, tetapi sosok wanita cantik nan anggun yang diperkenalkan Lotus sebagai istrinya juga mencuri perhatian para netizen. Bahkan akun sosial pribadi Lusia pun dibanjiri follower dalam sekejap.
Setelah perjalan panjang, pesawat Lusia dan Rayn pun akhirnya mendarat di Kanada. Beberapa orang dengan pakaian bak bodyguard sudah menunggu kedatangan mereka. Dengan pengawalan ketat, Rayn dan Lusia masuk ke dalam mobil meninggalkan bandara.
Lusia mengnonaktifkan mode pesawat di ponsel nya. Lusia mengerutkan kening saat mendapati begitu banyak notif pesan dan panggilan dari Reisa. Ia sangat mengerti mengapa Reisa mengejar dirinya seperti itu. Tapi ada sau hal yang tidak Lusia pahami saat ia jufa mendapat begitu banyak notice dari akun media sosialnya.
"Apa ini...?" tanya Lusia heran.
Mendengar gumaman Lusia, Rayn pun sontak ikut melihat apa yang membuat istrinya nampak terkejut seperti itu. "Apa terjadi sesuatu?" tanyanya.
Lusia menunjukkan kepada Rayn, begitu banyak permintaan follow di akun nya. Lusia pun segera menghubungi Reisa karena pesan terakhir Resia yang meminta Lusia untuk segera menghubunginya setelah membaca pesan darinya.
"Hyaaa....!!!"
Lusia menjauhkan ponselnya saat mendengar teriakan Reisa dalam panggilan yang sudah terhubung. "Wahh.... setelah membuat berita besar seperti itu, kalian langsung kabur ke Kanada. Berita sebesar ini, aku merasa seperti sedang dikhianati" lanjutnya.
Reisa masih sulit untuk percaya jika Lusia menyembunyikan berita besar itu darinya. Ia sama sekali tidak menyangka jika Rayn, suami sahabatnya itu adalah seorang pelukis ternama dengan nama Lotus.
Karena berita besar itu, para awak media langsung memburu Galery David untuk bisa menggali lebih dalam informasi tentang Lotus. Bahkan dengan cepat mereka menemukan akun media sosial Lusia dari akun resmi Galery Psithurism Art, dimana kedua akun itu saling mengikuti.
Para awak media menemukan foto dalam satu unggahan Psithurism Art yang menampilkan perayaan ulang tahun ke-2 Galery dimana ada Lusia disana. Mereka menduga jika Lotus dan Lusia sudah lama memiliki hubungan baik dan saling mengenal dengan pemilik Galery.
Selama ini Lotus benar-benar konsisten dalam menjaga kerahasiaannya dengan tetap No-Profile. Tidak ada akun media sosial apapun yang dimiliki Lotus, tidak ada informasi apapun selain pengakuan yang baru saja disampaikan pada acara pemeran dan lelang beberapa jam lalu. Karena alasan itulah kenapa kini mereka mengejar Galery Psithurism Art dan akun Lusia.
__ADS_1
"Reisa, apa kau sungguh berpikir jika aku menghianati kalian? Jika begitu, maka suamiku juga menghianatiku" jawab Lusia dalam panggilan telepon namun sorot matanya menatap tajam ke arah Rayn.
Lusia menjelaskan kepada Reisa jika dirinya juga baru mengetahuinya hari ini. Rayn juga menyembunyikan identitas Lotus darinya. Bahkan meskipun sudah kesekian kali Lusia menyinggung dan membicarakan pelukis Lotus dengan Rayn, Rayn tetap menunjukkan seolah dia juga tidak pernah tahu sosok dibalik Lotus.
Meskipun begitu, setelah mengetahui alasan Rayn, Lusia tidak marah akan sikap Rayn yang juga menyembunyikan hal itu darinya. Bagi Lusia, Rayn tetaplah Rayn. Terlepas dari kepopularitasan Lotus, Rayn tetaplah suaminya. Lotus adalah bagian dari pekerjaan Rayn yang sudah seharusnya selalu dia dukung sebagai seorang istri.
"Setidaknya kau memberitahuku setelah kau mengetahuinya" sahut Reisa.
"Bagaimana aku memeliki kesempatan itu jika dia langsung menculiku" canda Lusia.
Reisa memberitahu Lusia jika begitu banyak muncul artikel tentang Rayn. Lusia mungkin belum melihatnya tapi kini semua media internet dan media sosial membicarakan Louts, bahkan serita itu saat ini sudah sampai tersebar di Kanada, negara tempat Yayasan yang meneria donasi penjualan hasil lelang dari Lotus.
'Terungkap Sosok Misterius Lotus'
'Lotus Gelar Pameran & Lelang'
'Ungkap Identitas Lotus, Pria Muda dan Tampan'
'Lotus Donasikan Hasil Lelang ke Yayasan di Kanada'
'Yayasan Pelukis Dervilia menerima Donasi dari Lotus'
'Memiliki Istri Cantik, Lotus Ungkap Kisah Cintanya'
Yang membuat berita ini menjadi besar selain karena popularitas Lotus yang dikenal sebagi pelukis misterius, karya-karya nya selalu mendapat perhatian dunia seni. Bahkan beberapa deretan publik figure dan pejabat tinggi negara berani membayar dengan harga fantastik demi bisa memiliki koleksi lukisan Lotus.
Meskipun saat ini semua membicarakan Lotus, tetapi tidak lama lagi Yayasan Dervilia di Kanada juga akan menjadi sorotan. Yayasan Dervilia pasti juga akan menjadi sasaran awak media. Jika mereka ingin membuat berita, bukankan mereka akan mengorek dan menggali semua informasi dengan narasumber yang sudah nyata ada, yaitu Yayasan Dervilia.
__ADS_1
Mengetahui jika Yayasan itu dibangun oleh mendiang Pelukis Dervilia, media dan netizen menduga alasan Lotus mendonasikan kepada Yayasan itu karena dia adalah salah satu penggemar Derivila.
Lotus mendonasikan semua hasil lelang pada sebuah Yayasan, bukankan mereka akan sangat penasaran tentang Yayasan tersebut. Meskipun begitu, Lusia tidak khawatir karena Mickey pasti akan menyelesaikan semuanya dengan baik.
.
.
Di waktu yang sama, di dalam salah satu motel yang ada di Kanada. Seorang pria duduk dengan menatap ke arah layar komputer didepannya. Kamar motel dengan ukuran yang tidak terlalu besar dan gelap karena tirai jendela yang tertutup membuat kamar itu tampak suram. Lampu kamar yang sengaja dimatikan, hanya cahaya dari televisi yang menyala mambuat semakin minim cahaya.
Beberapa botol minuman kosong bergeletakan di meja dan di lantai. Sampah sisa cup makanan siap saji pun tampak berantakan. Ada dua ponsel dengan satu ponsel yang terus menyala karena adanya panggilan masuk namun sengaja diabaikan.
'Yayasan Pelukis Dervilia menerima Donasi dari Lotus'
'Memiliki Istri Cantik, Lotus Ungkap Kisah Cintanya'
Kedua laman artikel ini yang saat ini tampil dalam layar komputer pria itu. Tampaknya pria itu juga sedang mengikuti berita terbaru tentang Lotus. Dalam artikel itu, ia close up pada foto-foto yang menampilkan gambar Lotus dan istrinya.
Getar ponsel diatas meja karena adanya panggilan masuk nampaknya mulai mengusik pria itu. Masih memandang foto-foto Rayn dan Lusia, pria itu meraih ponselnya dan menjawab panggilan.
"Apa kau sudah gila? Sudah aku katakan untuk tidak berulah jika kau masih butuh bantuanku" ucap seorang pria dalam panggilan dengan nada marah.
"Baram, kau pikir aku bodoh! Apa kau juga sudah tahu jika mereka akan melakukan tuntutan atas pembunuhan itu? Apa menurutmu aku akan membiarkan diriku membusuk di penjara begitu saja? Jikapun aku harus membusuk atau mati, sebelum itu terjadi aku akan menyeret anak itu ke neraka." ucap pria itu seraya menatap foto Rayn.
.
.
__ADS_1
.
*** To Be Continued ***