
"sudah... sudah... richardo, tahan emotional kamu. putramu sudah menjelaskan semuanya dan kita bisa melihat apa yang dia lakukan karena pengaruh obat yang sudah di minumnya beruntung putramu mencoba untuk menahannya. sekarang kita perlu memikirkan dampak yang akan terjadi selanjutnya" ucap papa Rasya bijaksana yang menahan tangan richardo yang hendak menampar Alvin lagi.
sedang mama Rasya dan mama Alvin terduduk bingung dan sedih apa yang sebaiknya mereka lakukan. melihat kesedihan yang terpancar dari mata mama Rasya dengan perlahan Alvin mendekati mama Rasya dan bersimpuh didepan mama Rasya yang duduk diam menatap sedih. dengan perasaan bersalahpun Alvin menggenggam tangan mama Rasya.
"tan... Alvin tau... Alvin melakukan kesalahan pada Rasya.sungguh Alvin benar benar tidak bermaksud untuk melakukan itu pada Rasya. kalaupun tante kecewa pada Alvin. Alvin siap menerima hukuman tante atau kalau perlu Alvin akan bertanggung jawab dan menikahi Rasya. " ucapan Alvin lantang tanpa ada keraguan sedikitpun. semua mata tertuju pada Alvin dengan tatapan yang sulit diartikan oleh kedua orang tua Rasya dan kedua orang tuanya.
" apa kamu yakin Alvin dengan keputusan mu itu? "tanya papa Alvin yang memecah keheningan
" Alvin yakin pa... "
" tapi Om tidak setuju! tegas papa Rasya
"kenapa Om?kenapa Om tidak menerima keputusan Alvin? "
" karena kalian tidak saling mencintai, apabila pernikahan ini hanya di dasari karena kesalah pahaman dan rasa bersalahmu maka om tidak akan merestuinya. Rasya adalah putri kami satu satunya nak Alvin. Om mau yang terbaik untuk putri Om"
"tapi Om... ijinkan Alvin membuktikannya bahwa Rasya akan bahagia bersama Alvin. beri Alvin waktu untuk membuat kami saling mencintai satu sama lain tanpa ada paksaan atau rasa bersalah"
terdiam cukup lama papa Rasya mendengar penuturan Alvin setelah beberapa detik hembusan berat terdengar samar dari papa Rasya..
"baiklah.. tapi ada 1 syarat yang harus kamu lakukan. "
__ADS_1
" apa itu Om? "tanya Alvin antusias
" Om mau kamu merahasiakan ini sampai Rasya benar benar Mencintamu. kamu harus bisa membuat Rasya Mencintamu.. begitupun dirimu. om ingin suatu saat nanti kalian menikah karena atas dasar cinta. om yakin kejadian ini akan membuat Rasya trauma... dan mungkin dia akan sangat membenci mu, untuk itu buktikan dengan caramu agar Rasya menerimamu dan memaafkanmu. "ucap papa Rasya panjang kali lebar.
" baik om,Alvin menerima syarat yang om ajukan" ucap Alvin lantang. dan semua keluarga setuju dengan semua yang sudah di rencanakan. bahkan papa Rasya dan papa Alvin ikut menyelidiki siapa orang yang sudah menjebak putra putri mereka. sedang dengan wajah gelisah mama Rasya pun bertanya akan keadaan Rasya kepada Alvin.
"Rasya sekarang dirawat di rumah sakit om tante. karena tadi Alvin buru buru melacak orang yang menjebak kami. Alvin meninggalkannya di hotel room lalu waktu Alvin kembali Rasya dalam keadaan tidak sadarkan diri di kamar mandi. "
" apa? " ucap mama Rasya dan kedua orang tua Alvin.
" antar kami kerumah sakit sekarang nak Alvin... tante takut Rasya kenapa kenapa "
" iya tante om... Mari kita sama sama pergi ke rumah sakit dimana Rasya dirawat sekarang" ucap Alvin yang kemudian disusul papa mama Rasya dan kedua orang tuanya menuju k rumah sakit. sesampainya disana Rasya sudah sadarkan diri dan beberapa perawat terlihat kesusahan membujuk Rasya untuk makan dan tibalah keluarga Rasya dan Alvin yang langsung memasuki ruang VVIP dimana Rasya di rawat.
" mama.... " ucap Rasya terbata dengan air yang menggenang di pelupuk matanya yang siap tumpah kapan saja. kemudian manik matanya berubah dan seketika melebar dengan tatapan kebencian.
" ma... kenapa ada Alvin disini ma... suruh pergi laki laki jahat itu maa... Rasya nggak mau lihat dia... ucap Rasya sedikit berteriak keras melempar semua peralatan makan bahkan menangis sejadinya membuat Alvin sedikit panic dan mencoba untuk mendekati tapi hal itu di tahan oleh papa Alvin.
"untuk sementara jangan dekati Rasya dulu Vin, keadaanya sedang tidak baik baik saja.sepertinya keadaan psycholog Rasya sedang tidak labil. dia butuh waktu dan kita akan secara perlahan menjelaskan padanya. sebaiknya kamu urus siapa dalang semua ini. "ucap papa Alvin bijaksana yang langsung di angguki oleh Alvin dan bergegas keluar dari ruangan Rasya dan menelfon seseorang dengan tergesa.
sedangkan Rasya kembali di suntikkan obat penenang.dan mama Rasya terus menangis melihat keadaan putri nya.
__ADS_1
" maaf kesalahan Alvin... putra kami tania"ucap mama Alvin sendu dengan menunduk di hadapan Mama Rasya.
mama Rasyapun menggenggam tangan mama Alvin dengan sendu.
"sudahlah mbk sabrina... semua yang terjadi memang seperti ini.aku hanya sedih melihat Rasya seperti ini. kita harus berdoa dan menjelaskan kepada Rasya apa yang terjadi sehingga keadaanya tidak semakin memburuk. semoga Alvin bisa mencari dalang dibalik semua ini. "ucap Mama Rasya yang berusaha menahan air matanya.
mama Alvinpun tersenyum dan memberi pelukan untuk menguatkan hati mama Rasya.
di satu sisi Alvin mendatangi rumah sahabatnya yang sudah menghubunginya ketika dia di rumah sakit.
dengan buru buru Alvin menerobos masuk rumah sahabatnya dan langsung menuju tempat rahasia yang khusus dibuat oleh sahabatnya untuk meretas bahkan membuat lab mini untuk uji cobanya.
"how bro.... do u find something abnormal on that videos?"( gimana bro,apakah kamu menemukan sesuatu yang tidak normal di dalam video itu?). tanya Alvin antusias.
"yes.. i found something on CCTV cam 4 near carpark.i saw 2 guy hold u which u look so weak and somebody come to that guy who's holding u.and see there... that guy,do u know him? "(ya, aku menemukan sesuatu di kamera CCTV 4 dekat parkiran mobil. aku melihat 2 laki laki memegangimu dimana kamu terlihat sangat lemah Dan seseorang datang pada 2 orang yang memegangimu dan lihat disana... laki laki itu, apakah kamu mengenalnya?" tanya sahabat Alvin yang menunjukkan rekaman CCTV dimana dia memperjelas wajah yang ada di camera tersebut.
mata Alvin pun melebar...mencoba melihat dengan jeli dan dia yakin dialah dalang dari semua yang terjadi
"he is George... he is Rasya ex boyfriend "(dia adalah George... dia adalah mantan kekasih Rasya) ucap Alvin sambil mengeraskan rahangnya.
" okay... thanks for your help bro,i will make him knows who i am "(okay, terimakasih untuk pertolonganmu bro, aku akan membuat dia tahu siapa aku sebenarnya) ucap Alvin kemudian namun sahabatnya memegang pundak dan mengatakan
__ADS_1
" you need to carefully with this guy.. i already check his profile,his father are gangster. dont use ur muscle but use ur brain to face them. "(kamu perlu untuk hati hati dengan laki laki ini, aku sudah mengecek profilenya, ayahnya seorang mafia, jangan menggunakan ototmu tapi gunakan otakmu untuk menghadapi mereka) nasehat sahabatnya yang hanya di balas dengan senyuman smirk Alvin yang mrmbuat sahabatnya menelan saliva kasar. dia tau betul bagaimana dan Apa yang akan di lakukan Alvin ketika ada orang yang mengusiknya.
Hai... hai... para reader please donk dukung author biar bisa up date cerita dan kasih masukan biar ide ide muncul di otak author yang sedikit tertutup ini. author sudah up date yang bab 14 tapi 3x ditolak..mudah mudahan yang terkhir berhasil. maaf ya bnyak inggrisnya soalnya mereka lagi di Singapore kan jadi biar berasa gitu kalo lagi di sana jadi author sisipin inggris inggris nya sedikit sedikit.sekalian belajar ya para readers... tunggu bab selanjutnya okay... semoga bab ini berhasil juga. thanks you...