
Kriiiiiiiing... Kriiiiiiiing jam alarm Rasya terdengar nyaring memekakkan telinga. dengan malas Rasya membuka matanya untuk mematikan alarm tersebut. diapun terjaga dan mulai beranjak dari tempat tidurnya untuk mandi dan berangkat ke kampusnya. Rasya berjalan menuju kampusnya yang sangat dekat dengan tempat tinggalnya. dan sampai disana seperti biasa dia pergi ke kantin kampusnya untuk sekedar breakfast. beberapa notify dari handphonenya berdering beberapa kali dan Rasya pun membalasnya. Rasya share location kepada ke dua sahabatnya yang dari tadi sudah mengiriminya pesan namun tak kunjung di balas oleh Rasya.
Dari jauh terdengar suara lantang dari suara lyeana dan fainy.
"Rasyaaaaaaaaaaaaa" teriak mereka kompak dari radius 5km...(busyettttt jauh amat chiiiiiing)
"iiihhhh.. apaan coba kalian ini! bisa nggak sih jangan bikin malu gue di tempat umum. " gerutu Rasya yang begitu risih mendengar suara cempreng sahabatnya itu. sambil nyengir kuda Lyeana dan Fainy pun mengangguk dan mengerti akan ketidak nyamanan Rasya.
" sorry deh Sya... habisnya elooo susah kali di hubungi. gue itu ada berita ter up date" ucap lyeana antusias. Lyeana, Fainy, dan Rasya bersahabat sejak mereka memasuki kuliah semester pertama. mereka sangat kompak dalam hal apapun. Rasya sangat bersyukur akan hal itu karena dia di kelilingi sahabat-sahabat yang menyayanginya.
__ADS_1
"emanknya berita apaan sampe seheboh itu?" ucap Rasya sambil tetap mengunyah sandwich yang ada di mulutnya.
"loe tau kan Sya yang kemarin gue ceritain ke elo tentang dosen baru itu...... ternyata hari ini dia bakal masuk dan mengajar di kelas kita. "
" terus apa hubungannya sama kita? " ucap fainy polos yang kemudian di anggukin sama Rasya yang setuju dengan ucapan fainy sambil terus memakan sandwichnya.
" aduuuuh kalian ini....emang loe semua nggak tau ya, dosen kita ini dari indonesia, dia sangat muda... cuma beda 3 tahun sama kita. dan dia beneran genius karena di usianya sekarang dia udah jadi dosen. kebayang nggak tuh... dan denger... denger... cakepnya kayak artis bollywood SSR hehehe" ucap lyeana bersemangat.
"ihhh sungguh menyebalkan" ucap Lyeana cemberut.
__ADS_1
"udah yukk kita masuk ke kelas.... liat tu kayaknya kita telat masuk guys... buruan.... " teriak Rasya yang berlari mendahului teman temannya agar tidak terlambat. Rasya dan temannya berlari menuju kelas mereka dengan terburu-buru dan ketika tepat di depan pintu masuk ruang kelas mereka, ternyata ada seseorang yang berdiri tepat di depan pintu masuk ruang kelas mereka, dan dengan cepat Rasya menghentikan langkahnya. namun naas, tidak untuk teman-temannya yang tepat di belakang Rasya yang langsung menabrak tubuh Rasya yang berhenti tiba-tiba.
bruuuugh.. brughhhhhh dan Rasya tidak dapat menjaga keseimbangannya dan tubuh Rasya terhuyung kedepan. dalam hitungan detik seseorang menangkap tubuh Rasya yang hampir saja menabraknya. merekapun saling tatap, tangan Rasya tepat berada di dada bidang laki-laki tamvaan yang tepat berada di depannya itu. seolah olah tersihir dengan ketampanan pria itu Rasya hanya memandang matanya tanpa berkedip.
"Alvin... " gumam Rasya lirih hampir tak terdengar oleh siapapun tapi tidak untuk Alvin....karena Alvin mendengarnya. hatinya berbunga karena Rasya masih mengingatnya. namun karena tidak ingin membuat seisi kelas canggung yang melihat mereka seperti itu kemudian Alvin menyadarkan Rasya yang diam membisu menatapnya.
" apa kamu pikir kamu anak kecil berumur 5 tahun yang sedang bermain di luar kelas? " tanya laki-laki itu datar pada Rasya yang kemudian dia tersadar dan membenarkan posisinya dan menjaga jarak pada pria itu.
" uhmmm maaf, saya tidak.... "
__ADS_1
" kalian bertiga tau... kalian bertiga telat 3 menit di kelas saya mengajar. ini peringatan pertama dan terakhir saya karena saya tidak mau ada lagi yang terlambat mengikuti mata pelajaran saya. mengerti nona muda? " ucap laki-laki itu sambil menundukkan wajahnya tepat di depan Rasya..." sit down please.... now!!!! "ucapnya kemudian sedikit keras dengan senyuman yang terasa menakutkan untuk Rasya. tanpa ba bi bu lagi Rasya lalu masuk dan mengikuti pelajaran yang sedang berlangsung namun matanya terus menatap Alvin yang mengajar di depan dengan sangat santai dan mudah di pahami.membuat semua para cewek-cewek jombloooh benar- benar menginginkan alvin. itupu tidak untuk satu hari saja karena hampir setiap hari Alvin mendapat hadiah kecil dari penggemarnya yang benar- membuat wanita-wanita itu gencar menarik perhatian sang dosen.
dan apakah kira-kira sang dosen bakal tergiur? hehehe tunggu kisah selanjutnya guys...