Pantaskah Aku Untukmu

Pantaskah Aku Untukmu
Di Sekolah.


__ADS_3

"Sayang.. Sudah bangun ya.. Ayo sarapan " Mama Arga memanggil Arga yang menuruni anak tangga.


"Hmm" Arga langsung duduk di kursinya. Mamanya mengambilkan nasi namun langsung di tolak


"Arga bisa sendiri" Arga merebut centong nasi


"Sekali kali saja.. Nanti kalau kamu sudah menikah, Istri kamu yang akan melakukan ini untukmu" Mama Arga tersenyum


Sedangkan Papa Arga hanya fokus pada makanannya.


"Hm." Arga malas berdebat. Ia meletakkan nasi di piringnya kemudian mengambil tumis buncis.


Saat menyendok buncis ia teringat Puspa yang pertama kali bekerja disini memasak tumis buncis yang pedas dan hampir membuat Arga pingsan.


Tapi entah mengapa Arga kini ingin mencicipi masakan itu lagi. Ia tersenyum tipis.


"Kamu hari ini ada agenda apa?" Tanya Mama Arga


"Mau ke sekolah milik Papa" Arga menyuapkan nasi ke dalam mulutnya.


"Hm? Ada kepentingan apa kamu?"


Arga tidak menjawab.


"Hmmmm. Fokus makan" Papa Arga menimpali.


Mama Arga cemberut

__ADS_1


Arga mengangguk tanda setuju pada ucapan Papa nya.


Arga telah selesai makan duluan, ia buru-buru.


"Tumben tidak pamit." Gumam Mama nya. Papa Arga hanya menghendikkan bahu tanda tidak tau.


🍀🍀🍀


Sesampainya di tempat tujuan, Arga duduk di mobil sambil mengawasi pintu gerbang.


Mulai sepi.. Arga melirik jam tangannya. Sudah jam 07:10


"Apa dia sudah ada di kelasnya?" Arga turun dari mobil dan menuju ke ruang Kasek sebagai topengnya padahal ia ingin lihat apakah Puspa ada di kelas.


Saat Arga melintasi satu persatu kelas itu, para gadis bergerombol di jendela dan menatap Arga dengan mata yang berbinar.


"Waahh tampan sekali"


"Keren banget sih. Gue mau dong"


"Gue juga mau.. Ganteng bangeett" Para gadis itu sampai mengipasi wajah mereka saking hebohnya.


Saat melintasi kelas Puspa, Arga curi-curi pandang dan mendapati Elisa yang duduk sendiri dan kelasnya sudah memulai mata pelajaran


Arga mengernyitkan dahinya.


"Kok bangku itu kosong? Puspa juga tidak ada." Gumamnya.

__ADS_1


Elisa yang tidak sengaja menoleh ke luar kelas mendapati Arga yang sedang memandang ke dalam kelas ini. Elisa langsung salah tingkah. Wajahnya memerah. Mata Elisa menatap Arga dan Elisa salah mengartikan tatapan Arga.


Ia menoleh kedalam fokus pada bangku yang kosong dan Elisa menganggap bahwa Arga sedang memandangnya.


Arga yang menyadari ada Elisa yang sadar akan keberadaannya, ia langsung melangkah menuju ruang Kasek.


***


Arga mengetuk pintunya namun tidak ada sahutan. Arga membuka pintunya yang ternyata tidak di kunci.


"Hm? kemana dia?" Arga masuk ke dalam. Duduk di kursi Kasek sambil menyalakan komputer di meja Kerja Kasek.


Arga membuka beberapa folder yang Isinya data sekolah ini.


Arga membuka foldee.... Isinya data-data. Ia menscrol ke bawah terus ke bawah hingga terdapat folder baru.


'Akses' judul folder itu. Arga mengklik dan di dalamnya terdapat beberapa folder lagi.


Arga menautkan alisnya. Ia membuka yang paling atas. Dan masih ada lagi folder di dalamnya. Arga semakin penasaran.


"Apa sih di dalam folder masih ada yang new" Bathin Arga.


Saat telah di klik eehh masih ada folder baru lagi. Arga mulai curiga. Ia mengklik lagi dan .. Arga terdiam terpaku saat melihat apa isinya.


Arga sempat menahan nafas karena terkejut.


"Apa Papa tidak salah mempekerjakan orang sepertinya?" Arga seperti geli saat melihat isi dari folder berlapis lapis itu.

__ADS_1


Tapi ada rasa penasaran... Tapi Arga sebelumnya telah berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak melakukan hal ini lagi. Tapi.. Ia penasaran.


*Apa hayo isinya..


__ADS_2