Pantaskah Aku Untukmu

Pantaskah Aku Untukmu
Flash Back On(Menginap)


__ADS_3

🍀🍀🍀


Sambil menghidupkan kompor, Puspa membuang nafas kasar. Takut Ilham memikirkan yang tidak-tidak tentangnya dengan Arga.


"Lagipula ada-ada saja kelakuan dia. Apa yang akan Ilham fikirkan tentangku" Puspa memukul jidatnya


Sementara itu, Arga hanya tertawa puas atas kejadian semalam.


FlashBack On


'Tok tok tok' Puspa yang baru saja pulang kerja dan duduk santai memutar mata, bosan. Ia lantas membuka pintu dan terkejut saat Arga sedang berdiri memunggunginya.


"Astaga, tidak pakai salam, malam-malam pula" Puspa berdiri lemas dan bersandar di pintu


"Terserah padaku" Arga membalikkan badan


"Minggir, kau menghalangiku" Arga sedikit mendorong tubuh Puspa yang agak lemas hingga hampir terhuyung ke lantai.


"Apa kau tidak makan? lemas badanmu bahkan melebihi bihun yang sudah dimasak" ledek Arga.


Puspa malas berdebat. Ia berjalan dengan langkah malas.


"Ada apa, Tuan? Aku lelah" Puspa memutar mata


"Apa hak mu?" Arga duduk di kursi dan mengeluarkan Hp nya


"Tentu ini hak ku. Ini rumahku" Puspa berkacak pinggang.


"Terserah. Aku akan menginap malam ini" Arga berucap dengan santainya.

__ADS_1


"Ha!? Menginap? kau waras?" Puspa langsung cengar


"Hm"


"Tuan, di kota ini banyak hotel dan apartemen dan bangunan lainnya yang menyediakan penginapan. Pergilah" Puspa meraih tas nya dan melangkah menuju kamarnya.


Arga menarik tas Puspa hingga Puspa ikut tertarik dan tidak sengaja menginjak kaki Arga.


"Kau buta? menginjak kaki orang sembarangan" Puspa memejamkan matanya dan meremas rambutnya.


"Ayolah jangan membuatku jengkel. Aku sedang lelah" tiba-tiba Arga bangkit dari duduknya dan menggendong Puspa.


Puspa membelalakkan matanya, berharap ini hanyalah mimpi semata.


"Tuan" panggil Puspa untuk memastikan


Arga tidak menggubrisnya. Arga membuka pintu kamar sebisanya dan melempar Puspa ke ranjangnya.


'Bugh' Puspa merasakan bokongnya sedikit sakit.


"Hei, jangan begitu. Kau seperti akan memperkosaku. Sakit pula pantatku"


Arga meninggalkan kamar Puspa, ia melangkah ke kamar adik Puspa, Joni.


Puspa yang penasaran langsung mengabaikan lelahnya dan mengikuti Arga. Hingga Arga memegang gagang pintu tapi di cegah oleh Puspa.


"Mau apa?" Puspa nampak tidak suka


"Aku akan tidur disini" Arga mencoba menyingkirkan tangan Puspa, tapi Puspa dengan sekuat sisa tenaga yang ia miliki tetap menahannya

__ADS_1


"Aku tidak mengizinkanmu menginap disini, Tuan. Pulanglah, Tuan" pinta Puspa dengan suara yang dilembut-lembutkan


"Mau di izinkan atau tidak, aku akan menginap disini malam ini. Aku harus membicarakan sesuatu denganmu, Puspa"


"Oke, oke. Kau bisa tidur di kamarku, tapi jangan memasuki kamar lain selain kamarku" Puspa menghirup nafas dalam-dalam


"Hm oke" Arga melepas gagang pintu dan Puspa bisa bernafas lega


"Jadi kita akan sekamar?" goda Arga


"Jangan gila, Tuan Muda. Aku tentu tidak mau sekamar" Puspa melengos.


****


Puspa telah selesai membersihkan diri, kini mereka tengah duduk di ruang tamu sambil sibuk dengan Hp masing-masing


"Hmmm bagaimana jika aku bergabung di grup online shop ya? setidaknya aku akan dapat tambahan penghasilan" Bathin Puspa saat melihat pedagang olshop tengah live


Arga yang mendengar itu melirik sedikit ke Hp Puspa,


"Labanya kecil" ucap Arga dengan santai


"Jangan ikut campur. Sok tau pula" Puspa memanyunkan bibirnya


"Berani ya sekarang"


Puspa menelan ludah,


"Tidak, Tuan. Aku salah" Puspa sedikit menunduk, tapi di balik itu ia tengah mengumpat Arga

__ADS_1


__ADS_2