Pantaskah Aku Untukmu

Pantaskah Aku Untukmu
18. SALAH TINGKAH


__ADS_3

mobil lambo sport warna hitam metallic berhenti tepat di samping Rasya berdiri. Rasya masih tidak menyadari bahwa yang di dalam adalah Alvin yang tengah mengumpat dan membuka sedikit jendela kaca dan menatap Rasya dengan tajam membuat bulu kuduk Rasya meremang. buru buru rasya masuk kedalam dan mengenakan safety belts tanpa bersuara begitupun Alvin yang menatap lurus kedepan dan perlahan melajukan mobilnya ke jalan raya. hanya keheningan tanpa suara hanya pikiran mereka yang entahlah apa yang mereka pikirkan masing masing sampai mereka berhenti di sebuah apartment Alvin


"kok kita kesini? " tanya Rasya sedikit panic


" tenang aja.. aku nggak ngapa ngapain kok. aku pikir di rumah lebih nyaman untuk membicarakan sesuatu di bandingkan kita berada di luar karena pastinya kita menjadi sedikit formal. "ucap Alvin menjelaskan pada Rasya.


" tapi.... "


" udah.. nggak usah tapi tapian.. percayalah.. mama dan papa mu sudah memintaku untuk menjagamu atas kesalahan yang aku perbuat jadi aku nggak akan buat mereka kecewa." sanggah Alvin yang kemudian keluar dari mobil di ikuti Rasya di belakangnya. sesampainya di apartment Alvin yang berada di paling atas dengan sedikit takut Rasya masuk dalam apartment Alvin namun mata Rasya langsung berbinar menikmati pemandangan luar biasa di mana ruang tamu di apartment Alvin terlihat pemandangan luar biasa negara singapura yang begitu banyak lampu lampu kecil yang menghiasi negara singapura dimana dia bisa melihat MBS, marlion park, dan beberapa gedung gedung menjulang tinggi yang sangat terlihat cantik di mata Rasya.


"Oh my God..... woooow" teriak Rasya tanpa basa basi melihat keindahan di depan matanya tanpa memperhatikan sang pemilik yang menatapnya heran. wajah ceria Rasya membuat hati Alvin berdegub tak beraturan apalagi ketika melihat senyum Rasya yang terlihat bahagia membuat Alvin merasa ingin sekali memeluk Rasya.


"biasa aja kelezzz... " ejek Alvin sambil melirik Rasya. yang di sindirpun auto cemberut manyun 5 cm. membuat Alvin tersenyum samar. merekapun duduk di ruang tamu.... hening untuk beberapa menit... 5 mnt.... 10 menit... dan sebelum menjadi 15 mnt alvin menghembuskan nafas berat karna tiba-tiba dia mendengar suara alunan music yang berasal dari perut Rasya.


Rasya pun memalingkan wajahnya dan pura pura melihat pemandangan luar yang sebenarnya menutupi wajah malunya karena perutnya tidak bisa di ajak kompromi.


"duuuhhhh kenapa sih bikin malu aja... tadi bibir sekarang perut" batin Rasya yang langsung memegangi pelipis kirinya.


melihat tingkah Rasya.. Alvin tersenyum smirknya.dia mempunyai ide untuk mengerjai Rasya.


"ehmmmm... kamu lapar Sya. kalo kamu lapar kamu bisa masak di dapur, anggap saja rumah sendiri. semua bahan ada di freeze,kita bisa bicara setelah makan" ucap Alvin tanpa rasa bersalah.


"hah.. what? masak? " tanya Rasya gugup dan menatap Alvin

__ADS_1


" kenapa? kamu nggak bisa masak? kalo nggak bisa biar aku pesan makan online aja. " ucap Alvin sambil menatap manik Rasya yang membulat.


" ahhh hahaha.... siapa bilang aku nggak bisa masak... uhmm aku bisa kok. " ucap Rasya terbata.


mampusss.. mampusss... kenapa sih gue jaim gini di depan cowok gila ini... oh god.. help me please... mbah Google.... help... help..batin Rasya miris.


" alright... follow me"


Rasya pun mengikuti Alvin dari belakang menuju dapur dan menunjukkan semua bahan bahan lengkap disana.


"uhmm jadi semua bahan bahan disini sudah lengkap... kamu tinggal masak makanan yang kamu suka... saya ke kamar dulu ada beberapa mata kuliah yang perlu aku siapkan untuk materi besok. kalo udah siap panggil saya. saya ada di kamar itu. tunjuk Alvin ke arah kamarnya.


"ahhh ya.. okay"


"omg.... apa yang mau gue masak mbah Google 😭😭😭😭😭😭 help me ucap Rasya lirih sambil scroll hadphonenya untuk melihat makanan mana yang mudah di buat dan pilihannya jatuh pada spaghetti dengan sauce barbeque. Rasyapun mengambil bahan makanan di freeze dan memotong beberapa sosis daging dan mulai merebus air untuk memasak spaghetti. diapun mengikuti cara yang di ajarkan mbah Google. dengan hati hati dia mengikuti intruksi mbah Google dengan seksama.... namun bukan Rasya namanya kalo dia bisa memasak sesuai dengan yang ada di mbah Google ajarkan karena dia lupa meniriskan mie spaghetti di tempat lain mbuat mie spaghetti auto mengembang. kwkwkw


dan sekarang waktunya membuat saus spaghetti. dia mulai menyalakan kompor dan sedikit minyak ke dalam wajan.. akan tetapi Rasya lupa belum memotong bawang bombay dan beberapa bahan untuk membuat saus nya dan dapur Alvin terlihat begitu banyak asap. hal itu membuat Rasya panic dan mematikan kompor dan terbatuk batuk dan mata memerah. selang beberapa menit Rasya mengambil saus barbeque di lemari bagian atas tempat menyimpan bumbu bumbu dapur, tepung dan garam namun karena tidak melihat dengan jelas Rasya mengambil saus dengan satu tangannya karena tidak sampai lalu...


byuuuurr..... sekantomg tepung terigu yang tidak di ikat Alvin tepat mengenai rambut Rasya dan wajahnya.


".......... " Rasya tak bergerak sedikitpun.. dia benar benar kesal dan ingin menangis.


sedangkan di dalam kamar Alvin terbahak bahak melihat setiap kekonyolan Rasya yang membuat dapurnya seperti kapal pecah.

__ADS_1


sekian menit Rasya mencoba menenangkan dirinya... dirinya benar benar lapar saat ini tapi... dia memang tak bisa memasak.


"mamaaaa..... "isak Rasya lirih.


karena tak tega melihat Rasya, Alvin pun keluar dari kamarnya dan ingin membantu Rasya membuatnya. sampai di dapur Alvin pura pura shock


" omg... Rasya apa yang terjadi... dan kamu kenapa menggunakan bedak setebal itu sampai rambutmu kena"


"Rasya tak bergeming dan menunjukkan puppy eyesnya dan mendekat Alvin sperti robot karena jika dia banyak bergerak semua tepung akan bertaburan kemana mana.


"saya nggak bisa masak " ucap Rasya terbata dan menunduk takut.


alvin mencoba menahan tawanya agar dia tak tertawa di depan Rasya.. namun hal itu sia sia....


" bwahahahahah.. Hahaha hahah" tawa Alvin pecah


Rasyapun cemberut menatap Alvin kesal. dan dengan sekejab Alvin mengunci mulutnya agar tidak bersuara lagi.


"uhmm sorry... tanpa memperhatikan Rasya... Alvin pun dengan cekatan membersihkan sebagian tempat yang sudah berserakan dengan tepung setelah di bersihkan Alvin menyuruh Rasya tetap di tempat dan memperhatikan cara dia memasak. Rasyapun mengangguk dengan antusias.dia juga tidak lupa menyuruh Rasya untuk menggunakan celemek setiap akan memasak. dengan cekatan Alvin menyiapkan semua bahan untuk di masak di atas meja agar ketika memasak tidak lupa dengan beberapa bahan yang akan di masak. tidak sampai 15 menit masakan Alvin pun jadi.... spaghetti dengan ikan tuna dan sedikit taburan parsley. membuat Rasya benar benar ingin memakannya saat itu juga.. namun ketika akan mengambilnya tangan Rasya di cekal dan menatap Rasya


"bersihkan semua tepung yang ada di tubuhmu... kamu mandi sana... saya akan carikan baju yang bisa kamu pakai untuk sementara, setelah itu kita akan makan. "


mau tidak mau Rasya menuruti ucapan Alvin meskipun rasa lapar yang mendera harus ditahannya.

__ADS_1


hai.. hai.. para readers... gimana di tahap ini... makin seru nggak yaaa...?


__ADS_2