
Dan akhirnya, jam kuliah Rasya pun berakhir. sambil menyusuri koridor kelas yang tak begitu banyak anak anak di kampus tiba\-tiba seseorang menggenggam pergelangan tangan Rasya dan membawa ke ruang kelas kosong. lebih tepatnya tak akan ada orang yang melalui kelas itu karena jam mata kuliah sudah berakhir 2 jam yang lalu.
"iiihhhhh... lepas.... " ucap Rasya sambil menghempas tangan pria itu dengan kuat.
__ADS_1
" what are you doing to me George ? what is this... let me go now!!" umpat Rasya kesal.
"rasya... don't worry am not do anything.. u know i love u, i will not hurting you" ucap George yang mendekat pada rasya dan memegang bahu Rasya untuk meyakinkan Rasya agar tidak takut padanya.
"why u always ignoring me sya? u know i love u so much, why u never accept my feelings to you(kenapa kamu selalu tidak memperdulikanku sya? kamu tau aku sangat mencintaimu, kenapa kamu tidak pernah menerima perasaanku)." tanya George dengan sedikit sendu menatap Rasya yang sedikit ketakutan.
"please George , let me go now." Rasya pun setengah berlari keluar namun sebelum sampai depan pintu George membekapnya dengan obat bius yang sudah dipersiapkannya dan membuat Rasya tak sadarkan diri. tampak kampus itu begitu sepi, lalu George membawa tubuh Rasya ke dalam mobilnya. namun, tanpa George ketahui sepasang mata melihatnya dengan tajam dan bergegas membuntuti mobil George dengan perasaan cemas dan khawatir.
__ADS_1
sesampainya di lokasi terlihat George membawa tubuh Rasya ke villa milik George dimana tak seorangpun tinggal di villa itu karena George dan keluarganya jarang menempatinya. sedangkan mobil alvin kini tepat di depan villa milik George . dengan Hati-Hati alvin mencoba menyelinap masuk ke rumah itu tanpa rasa takut sedikitpun.
di satu sisi kini George dengan hati - hati meletakkan tubuh Rasya yang tak sadarkan diri di tempat tidur. diapun mengikat kaki dan tangan rasya di setiap ujung tempat tidur membuat Rasya terbaring terlentang. tak dipungkiri hal itu membuat George semakin gila... melihat setiap lekuk tubuh Rasya yang ingin sekali dicicipinya itu. dengan perlahan George mendekati ranjang Rasya dan perlahan dia menyibakkan helaian rambut Rasya yang sedikit menutupi wajah cantikknya itu. dan mata George berbinar ketika dilihatnya gundukan besar milik Rasya... di bukanya perlahan kancing baju Rasya.... satu persatu terbuka dan dia merasakan gairah yang luar biasa ketika dia melihat gundukan dengan bra hitam yang sangat indah di pandang mata. namun, Rasya terlihat mulai sadar. diapun mengerjapkan mata dan mencoba untuk terjaga dan mengumpulkan semua energy yang membuat Rasya merasa sekujur tubuhnya sangat lemah. akan tetapi matanya terbuka lebar dan terkejut dengan apa yang terjadi, ke 2 tangan dan ke 2 kakinya terikat... Rasya pun menjerit ketika melihat setengah kancing baju yang dikenakan terlepas membuat gundukan kembarnya terlihat lebih jelas menantang dan sexy.
***apa kira2 yang akan terjadi selanjutnya? tunggu dulu ya author lagi buthek gak bisa mikir kata-kata yang pas**.
maaf kalo ada bahasa - bahasa yang tidak dimengerti karna latar yang dikisahkan mereka berada di singapura. terutama untuk George ... dia bule ganteng, tajir, berkuasa dan lebih tepatnya dia ngefans Rasya😁😁😁*...
__ADS_1
tunggu up selanjutnya ya para readers. thank you