Pernikahan Di Atas Kertas

Pernikahan Di Atas Kertas
Antara Suami dan Maling?


__ADS_3

*Pernikahan Di Atas Kertas*


Sepanjang malam Kenzo memikirkan perbuatannya yang seharusnya tidak boleh terjadi. Kenzo menatap dirinya sendiri di cermin meja rias.


Kau benar-benar murahan Kenzo...gumam Kenzo sambil mengacak-ngacak rambutnya.


Kenzo tak henti-hentinya merasa berdosa terhadap istrinya sendiri. Meski perbuatan yang dilakukan oleh Kenzo halal, namun entah mengapa ada yang mengganjal di hatinya. Kenzo begitu menyesali atas perbuatannya, tapi nasi sudah menjadi bubur. Kenzo dan Nasyila tak mampu mengembalikan waktu ke awal semula.


Pukul 03:25 Kenzo baru mulai terlelap dibalik selimut tebal, beralas kasur empuk kebesarannya.


.


Sedangkan Nasyila, ia tertidur pulas malam itu. Entah mengapa Nasyila seperti di bius hingga tidak terbangun dari mimpi indahnya.


Mungkin juga malam itu adalah malam yang baik untuk memulai kehidupan baru Kenzo Reinaldi.


*


Pagi Hari...


"Huamm hemm" Nasyila baru terbangun dari tidurnya.


Di pandangnya jam yang ada di atas meja, ternyata sudah menunjukkan pukul 08:10...


Astaga!! lagi-lagi aku kesiangan, Kenzo pasti marah besar... gumam Nasyila sambil menepuk keningnya.


Nasyila beranjak ingin ke kamar mandi, namun ia merasakan nyeri di area sensitifnya.


"Awh... kenapa nyeri sekali perih juga" Nasyila bertanya pada dirinya sendiri, sambil berjalan menuju kamar mandi dengan hati-hati menahan rasa sakit.


.


Di kamar mandi, Nasyila berendam di bath up dengan air hangat agar tubuhnya kembali rileks. Sekitar setengah jam, Nasyila selesai bersemedi di kamar mandi. Nasyila kembali ke kamar, memakai pakaian nya. Tak lupa Nasyila memakai skin care favorite nya, agar wajah mulusnya tetap terawat... Hand&body lotion selalu menutrisi kulit Nasyila agar tetap lembab, halus dan terawat.


.


Setelah selesai berdandan Nasyila pergi menuju dapur, karena ingin membuat sarapan untuk suaminya. Seperti biasa menu kesukaan Kenzo di pagi hari, nasi goreng... nasi goreng... dan nasi goreng! di temani dengan segelas susu hangat.


Setiap pagi Nasyila sudah siap berperang dengan wajan dan celemek nya untuk membuat satu porsi nasi goreng spesial khusus untuk suaminya, Kenzo Reinaldi.

__ADS_1


.


Selesai memasak Nasyila ke kamar utama untuk membangunkan suaminya.


Tok... tok...


"Tuan, sarapannya sudah siap. Maaf saya kesiangan lagi" ucap Nasyila.


Kenzo tak menjawab, ia masih tertidur pulas.


Nasyila dengan beraninya mengusik ketenangan suaminya, ia membangunkan Kenzo dengan mencipratkan air ke wajah mulus Kenzo.


Rasain... makanya jangan molor mulu! gumam Nasyila.


"Ahhhh hujan" teriak Kenzo membuat Nasyila terkejut.


Kenzo tersadar dari tidurnya, di depannya sudah ada bidadari cantik sejak tadi. Siapa lagi kalau bukan Nasyila Anastasya, yang sudah Kenzo rebut kesuciannya secara diam-diam.


.


"Apa-apan ini!" bentak Kenzo pada Nasyila.


"Ada apa? kenapa membangunkanku seperti Ini?" tanya Kenzo.


"Tadi saya panggil tuan berkali-kali tapi tidak ada jawaban, maka dari itu saya terpaksa membangunkan tuan muda seperti ini untuk sarapan" jelas Nasyila polos.


Kenapa aku harus marah padanya? bahkan aku sudah merenggut sesuatu yang paling berharga darinya! bathin Kenzo.


"Ah sudahlah tidak apa-apa" jawab Kenzo beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi.


Kenapa dia tidak mengamuk?? tumben sekali! pikir Nasyila.


Nasyila tak mau ambil pusing tentang sikap Kenzo yang berubah-ubah, ia memilih untuk merapikan tempat tidur Kenzo. Walau bagaimanapun ia adalah istri dari Kenzo Reinaldi, sudah menjadi kewajiban Nasyila untuk mengurus Kenzo dan segala keperluan suaminya.


.


"Apa yang kau lakukan?" tanya Kenzo yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Aaaaaaaa" teriak Nasyila, terkejut, melihat Kenzo yang tiba-tiba keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk, dan bertelanjang dada.

__ADS_1


"Kenapa sih?" tanya Kenzo bingung.


"Dasar mesum!" ucap Nasyila yang terus menutupi wajah mulusnya dengan kedua tangannya.


"Siapa suruh di kamar gue!" seru Kenzo.


"Maaf aku hanya ingin membereskan tempat tidur tuan muda" ucap Nasyila.


"Jangan sok jual mahal gitu, mau lihat ya lihat aja... gak dosa juga kok!" ucap Kenzo menggoda.


"Sungguh itu dosa besar!!" bantah Nasyila.


"Hey... kamu istriku. Bahkan kau berhak atas diriku" ucap Kenzo spontan.


"Hah! hahaha...iya aku memang istri tuan muda, dan aku hanyalah seorang istri yang dibeli untuk menebus hutang! begitu bukan?" jelas Nasyila dengan kesal.


"Kenapa bilang seperti itu?" sahut Kenzo.


"Ya karena itu memang faktanya, pernikahan kita di atas kertas, semuanya berjalan karena terpaksa" ucap Nasyila tegas.


"Heem" Kenzo memilih diam.


"Sudahlah tuan, sarapannya sudah tersedia di meja makan! saya permisi" ucap Nasyila berlalu pergi meninggalkan kamar Kenzo Reinaldi.


"Okey" jawab Kenzo singkat.


Mendengar setiap kalimat yang dilontarkan oleh istrinya, membuat Kenzo merasa sangat bersalah karena telah merusak masa depan Nasyila. Ia memang tidak mencintai Nasyila, tapi ia sudah berani menodai istrinya sendiri.


*lelaki macam apa aku ini, menikmati istri secara diam-diam, bahkan aku tak lebih dari seorang maling*!!! bathin Kenzo.


Awalnya Kenzo berniat ingin meminta maaf dan berterus terang pada istrinya tentang kejadian tadi malam, namun rasa gengsi nya jauh lebih besar daripada rasa tanggungjawab atas perbuatannya. Akhirnya Kenzo memilih untuk diam, dan biarlah semuanya berjalan dengan mengalir....pikir Kenzo.


.


Di meja makan Kenzo menyantap sarapannya dengan lahap, dengan sepiring nasi goreng dan segelas susu hangat mampu membuat Kenzo melupakan masalah besarnya.


Langkah awal untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan adalah dengan menghargai suatu proses! Nikmati saja alurnya...


Kenzo dan Nasyila akan menghadapi semua masalahnya dengan berproses, baik dan buruk ke depannya hanya Allah lah yang tau! bathin Kenzo berfikir jernih.

__ADS_1


__ADS_2