
"Aku tidak mau putus dengan mu," ucap Rian.
"Kau menipu ku, aku pikir kau pria dewasa yang baik pada ku, tapi ternyata kau busuk," kata Tiara.
"Aku tidak mencintai istri ku."
"Kau mengatakan ini karena kau ingin kembali pada ku tapi aku tidak mau, aku akan menikah dengan pria lain," ucap Tiara dan langsung masuk ke dalam taksi, ia takut Rian bertindak yang tidak-tidak.
Diana benar-benar terkejut ketika melihat Junior milik Herman yang begitu besar, hampir dua kali lebih besar dari milik suami nya Rian.
"Apa milik Evans seperti ini juga," batin Diana.
"Kenapa sayang," tanya Herman yang sudah siap untuk melakukan nya.
"Pelan-pelan aku sedang hamil," jawab Diana.
"Oh jadi ini alasan kau memberikan ku pengaman," tanya Herman.
Diana Tersentak kaget saat milik Herman mulai melesat masuk ke dalam. Terasa sangat penuh dan sesak.
Diana dan Rian memang pasangan suami istri yang benar-benar gila, mereka berdua tidak menghargai apa itu janji suci pernikahan. Kepuasan adalah hal yang utama bagi mereka.
__ADS_1
Sore hari nya Tiara dan Herman pulang dari rumah Lisa, Evans sudah beberapa kali menanyakan tentang keyakinan Tiara untuk menikah dan dengan mantap Tiara siap menjalani pernikahan itu.
"Datang lah ke rumah nanti malam," ucap Herman.
"Untuk apa," tanya Evans.
"Calon suami adik mu akan datang, tapi jika datang jangan membuat kekacauan atau keributan. Aku tidak ingin pernikahan ini akan gagal karena sikap egois mu."
"Cih jangan memancing ku, siapa yang egois saat ini," ucap Evans.
Sebelum suasana semakin runyam, dengan buru-buru Tiara membawa ayah nya pergi dari rumah itu.
"Datang ya kak, aku sangat berharap kedatangan mu," ucap Tiara sebelum pergi meninggalkan rumah itu.
Setelah adik dan ayah pulang giliran Evans yang harus pergi ke kantor milik Lisa, semenjak mereka berdua sangat bucin urusan Kantor di ambil alih oleh Evans.
"Jangan malam-malam pulang nya, kita harus pergi ke rumah ayah mu," ucap Lisa.
"Aku tidak mau datang," kata Evans.
"Kenapa sayang," tanya Lisa.
__ADS_1
"Aku tidak penting di sana," jawab Evans.
"Kamu harus datang aku tidak mau tau," ucap Lisa.
"Iya iya aku datang, sudah aku berangkat dulu." kata Evans dan langsung pergi meninggalkan Lisa.
"Mana perhentian nya pada mu, seharusnya dia mengecup dahi ku," ucap Lisa.
Tiara sedang menyiapkan semua untuk menyambut calon suami nya. Bukan hanya Evans diri nya saya tidak tau siapa dan bagaimana bentuk calon suaminya.
"Ayah, sebenarnya siapa calon suami ku," tanya Tiara.
"Dia pria tampan, kaya raya dan sangat berkuasa Intinya dia sangat cocok dengan mu," jawab Herman.
"Oh iya kalau bisa masak makanan Jepang, dia Sanga suka dengan makanan Jepang. Buat calon suami mu nyaman dan tertarik dengan mu."
"Iya yah, aku membeli bahan-bahan nya dulu," ucap Tiara.
"Tiara percayalah lah, semua ini untuk yang terbaik untuk mu, aku yakin kau akan bahagia dengan nya."
"Iya yah, aku tau itu. Aku tau jika semua yang ayah lakukan yang terbaik untuk ku," kata Tiara.
__ADS_1
Di tempat lain, pria dingin bermata biru muda sedang membaca profil milik Tiara. Sudut bibitnya perlahan naik saat menatap tajam foto milik Tiara.