Pernikahan Di Atas Kertas

Pernikahan Di Atas Kertas
Keceplosan


__ADS_3

*Pernikahan Di Atas Kertas*


Selesai sarapan, Nasyila kembali beraktivitas mencuci piring yang kotor. Mengepel dan merapikan tempat tidur yang sebelumnya belum Nasyila bereskan.


Setelah itu Nasyila membersihkan dirinya dengan berendam di bath up. Hampir setengah jam, Nasyila kembali ke kamar segera berpakaian dan dandan seperti biasanya. Nasyila memakai skin care favorite nya sejak SMA, tal lupa Nasyila memoles lip tint berwarna pink agar bibir cantiknya terlihat lebih fresh dan menggemaskan.




Nasyila keluar dari kamar dengan percaya diri. Meski dia bukan seorang ratu, tapi Nasyila tetap menjaga penampilannya di depan suaminya.


.


Pukul 14:10 Kenzo dan Nasyila mengantarkan mama Alena pulang ke rumah papa Keynes Reinaldi.


Sepanjang jalan Kenzo bagaikan supir pribadi kedua perempuan cantik itu, karena mama Alena duduk di bangku belakang bersama menantu kesayangannya. Kedua perempuan cantik itu dengan hebohnya bersenda gurau, mereka begitu pro. Sesekali Kenzo melirik istri dan mamanya melalui kaca spion. Kenzo sangat bahagia melihat mama Alena tertawa lepas dengan Nasyila.


Sebelum memasuki kawasan Keynes Reinaldi, mereka singgah di restaurant X untuk menikmati segelas jus segar...karena tenggorokan mereka terasa sangat kering.


Hampir 15 menit mereka berada di restaurant itu sambil berbincang-bincang menikmati segarnya jus Alvucado. Kenzo dan Nasyila saling curi-curi pandang, tanpa mereka sadari mama Alena dengan gemas memperhatikan kedua kekasih halal di depannya. Mama sangat bahagia atas sikap Kenzo yang mulai perhatian terhadap Nasyila.


.


Setelah merasa dahaga nya teratasi, Kenzo kembali menjadi supir pribadi untuk mama Alena dan Nasyila. Kenzo membukakan pintu mobil untuk mama Alena, lalu dengan tulus Kenzo membukakan pintu mobil untuk Nasyila. Nasyila hanya tersenyum manis mendapatkan perhatian kecil itu dari suaminya. Memang Nasyila tidak pernah berharap lebih agar suaminya bisa mencintai dirinya, namun...seiring berjalannya waktu benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Nasyila begitu juga dengan Kenzo Reinaldi.


.


Sesampainya di rumah papa Keynes, mereka di sambut hangat oleh pak Ady, security di rumah Keynes Reinaldi.


"Selamat sore nyonya...den" ucap pak Ady sembari mempersilahkan majikannya masuk.

__ADS_1


"Sore kembali" ucap Alena dengan memasang senyum manisnya.


"Den..Non...selamat sore" ucap pak Ady menyapa Kenzo dan Nasyila.


"Heem" sahut Kenzo dingin.


"Sore pak" sahut Nasyila.


"Silahkan masuk" ucap pak Ady ramah.


"Terimakasih pak" jawab Nasyila sembari mengikuti langkah Kenzo masuk ke dalam rumah.


.


Nasyila langsung menghampiri bi Ina yang sedang membersihkan ruang tamu.


"Sore bi" ucap Nasyila ramah.


"Ah bibi bisa aja" ucap Nasyila senang.


"Ih bener atuh non" jawab bi Ina.


"Oh ya udah bi, Nasyila ke kamar dulu ya" ucap Nasyila.


"Iya non, silahkan" jawab bi Ina mempersilahkan majikannya.


Nasyila segera masuk ke kamar menghampiri suaminya. Di kamar Kenzo sedang bernyanyi dengan santai, Kenzo kini tidak memakai baju dan ia bertelanjang dada.



Baru saja Nasyila masuk ke kamar, Nasyila sangat terkejut melihat suaminya yang bertelanjang dada. Kenzo pun yang tengah bernyanyi di kamar tak kalah terkejut melihat istrinya yang tiba-tiba masuk ke kamar tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

__ADS_1


"Aaaaaaaaaaaaa" teriak Kenzo dan Nasyila bersamaan.


Nasyila dengan spontan menutup wajah cantiknya dengan kedua tangan.


"Kalau masuk ketuk dulu kek" ucap Kenzo kesal.


"Maaf Ken...kan aku gak tau kamu lagi begitu" ucap Nasyila malu.


"Begitu apa?" tanya Kenzo.


"Ya itu kamu telanjang begitu, dasar cowok mesum!" gerutu Nasyila.


"Telanjang itu kayak gini" ucap Kenzo sambil membuka celanan jeans nya perlahan.


"STOP!!!! jangan Ken" seru Kenzo.


"Kenapa sih, kayak gak pernah nikmatin aja" ucap Kenzo tanpa sadar.


"Hah, emangnya aku pernah nikmatin itu kamu" ucap Nasyila menyelidik menatap ke area sensitif suaminya.


"Iya" jawab Kenzo singkat.


"Kapan Ken...di mana?" ucap Nasyila semakin penasaran.


"Ah lupakan saja!" ucap Kenzo menyadari bahwa dirinya keceplosan.


Gila lo Ken...!! gerutu Kenzo memarahi diri sendiri.


Nasyila hanya diam memikirkan ucapan Kenzo, bahwa Nasyila pernah menikmati milik suaminya. Ia terus memikirkan sebenarnya kapan mereka melakukannya.


Apa waktu mama Alena menginap kemarin ya? aku kan satu kamar sama Ken! pikir Nasyila semakin penasaran atas ucapan Kenzo.

__ADS_1


Ya Tuhan...jangan biarkan aku hamil dulu, nanti aku jadi janda!!! bathin Nasyila dengan wajah sedihnya.


__ADS_2