
Mereka berdua pun berjalan pergi meninggalkan minimarket itu, keduanya terlihat mulai bercanda satu sama lainnya. Hal hal tidak terduga seperti ini lah yang terkadang dapat membuat sebuah hubungan menjadi lebih baik.
"Bisa diam tidak sih kau, kenapa tanganmu usil sekali," ucap Evans.
"Hahaha biasa saja, begitu saja mengamuk, Evans kau sudah lama kan menikahi Lisa. Terus kenapa sampai sekarang tu wanita tidak kunjung hamil," tanya Hans.
"Pertama kami memang menunda nya, kami menikah tanpa pacaran jadi kami ingin pacaran dulu sampai puas baru setelah itu mempunyai anak. Tetapi setelah masa pacaran puas sampai sekarang belum diberikan kepercayaan, ya kalau bisa memilih sudah pasti aku ingin mempunyai anak seperti dirimu, tetapi mau bagaimana lagi semuanya sudah digariskan, kami berdua juga sedang berusaha."
"Oh begitu, tenang saja lah. Jangan khawatir masalah anak, aku yakin Lisa pasti akan segera hamil, aku waktu menikah dengan Tiara sama sekali tidak kepikiran soal anak, kami terus bermain setiap hari dan jadi lah anak," kata Hans.
"Bagaimana caranya kau bisa membujuk Tiara mau dengan mu, bukan nya apa apa Tiara seperti bukan adik ku saat dekat dengan dirimu," ucap Evans.
__ADS_1
"Hahaha dia mencintai ku, itu sebabnya dia mau. Siapa yang menolak ketampanan ku. Aku juga kaya raya, tidak ada satu wanita yang tidak luluh saat dekat dengan ku," kata Hans dengan sangat percaya diri.
"Sombong sekali kau ya. Hmmm karena kau sudah bersama dengannya aku berharap dia bahagia bersama denganmu, terlepas dari masalah yang pernah ada di antara kita berdua, aku yakin kau bertanggung jawab pada Tiara," ucap Evans.
"Aku berjanji padamu, aku akan membuat dia bahagia. Aku tidak akan menyakiti hatinya, ya memang dulu saat aku ingin menikah dengannya niatku bukan untuk membahagiakannya, niatku hanya untuk menyiksanya agar aku dapat membalaskan dendam padamu, tetapi setelah waktu terus berlalu aku tidak bisa melakukan hal itu, yang ada aku bahagia itu cinta kepadanya," kata Hans.
"It's oke itu hanya masa lalu, aku juga sudah mulai melupakannya. Yang terpenting masa sekarang dan masa yang akan datang, di masa yang akan datang tidak tahu apa yang akan terjadi pada kita, persiapkan diri dengan baik ujian pernikahan akan selalu datang tanpa kita duga," ucap Hans.
Setelah berjalan akhirnya mereka berdua sampai ke rumah, keduanya langsung menuju dapur untuk meletakkan makanan yang mereka beli tadi, Lisa dan Tiara yang tahu suami mereka sudah pulang langsung menghampiri mereka berdua.
"Kenapa kalian lama sekali? Terus kenapa kalian sampai berkeringat seperti ini?"
__ADS_1
"Motor abang mogok sayang, Entah mengapa dia mengajakku naik motor," kata Hans.
"Motor baru mu sayang? Kenapa bisa mogok?"
"Bukan mogok tapi bocor ban, kalau bocor sudah pasti terkena paku atau benda tajam," ucap Evans.
"Ya sudah kalian cuci muka saja dulu, kami akan mempersiapkan makanan ini," kata Lisa.
"Iya sayang, kalau kamu mau mandi tidak papa, aku tunggu kamu di sini," ucap Tiara.
"Tidak tidak, cuci muka saja cukup," kata Hans.
__ADS_1