
"Siapa wanita itu ya, kenapa dia tiba-tiba datang mendekati istriku. Apa mungkin dia wanita yang pernah dekat, dan ingin kembali mendekati ku," batin Hans.
Dari kejauhan Tiara memperhatikan gerak-gerik suaminya, dari gerak-gerik itu Tiara dapat menduga jika sang suami juga bingung dengan wanita yang tiba-tiba mendekatinya tadi. Mungkin saja kalau wanita itu bertemu dengan Hans secara langsung Hans siapa tahu siapa wanita itu tadi.
"Mas kamu sudah selesai? Aku sudah sangat lapar kita makan dulu yuk," ucap Tiara.
Hans menganggukkan kepalanya, ia beranjak dari tempatnya dan berjalan mendekati Tiara. "Mau di kamar atau di sini?"
Tiara menaikkan satu alisnya, sepertinya maksud makan yang ia pikirkan dengan apa yang suaminya pikirkan sangat berbeda.
"Bukan itu mas, aku sangat lapar aku ingin makan ayam goreng yang banyak sekali. Kita ke KFC atau McDonald yuk."
"Oh mau makan ayam, tidak ingin sosis? Sosis ini tahan lama tidak akan habis," tanya Hans.
__ADS_1
"Tidak mau aku mau makan ayam goreng, terus minumnya yang dingin dan manis." Tiara menggelengkan kepalanya.
"Ya sudah ayo, aku juga sudah lapar."
Mereka berdua pun bergandengan tangan berjalan pergi meninggalkan ruangan itu, kebetulan ada gerai McDonald yang tak jauh dari perusahaan milik Hans. Mereka berdua memutuskan ke tempat itu saja, selain dekat Hans juga lebih suka makan ayam McDonald daripada KFC.
"Pesan yang kamu mau, aku mau ke toilet sebentar." Hans berjalan meninggalkan Tiara sendiri, tanpa pikir panjang Tiara memesan apa saja yang ia mau. Lagi pula suaminya lah yang akan membayar semua ini.
"Kamu sedang apa di sini? Kenapa kamu jauh sekali sampai di sini," tanya Evans.
Tiara langsung melihat ke arah Evans, Jujur saja ia begitu terkejut melihat kedatangan Evans yang secara tiba-tiba dan tidak terduga.
"Aku sedang makan, tadi aku jalan-jalan sendiri dan kebetulan lapar, karena aku ingin ayam jadi aku makan di sini," ucap Tiara tanpa gugup sedikitpun, kalau ia gugup Evans akan langsung curiga padanya.
__ADS_1
"Daripada kamu sendiri lebih baik dibungkus aja dan ikut Abang, Abang suka baru saja selesai memesan makanan," ucap Evans.
"Tidak tidak perlu bang, aku tidak enak dengan kakak ipar," kata Tiara.
"Untuk apa kamu tidak enak pada ku Tiara, sudah ayo kita pulang bersama saja, nanti kita makan lagi dalam mobil," ucap Lisa.
"Bukannya aku tidak mau pulang, tapi setelah ini aku masih ada janji dengan seseorang, nanti setelah makan aku akan bertemu dengan orang itu," ujar Tiara, dirinya berusaha agar bisa bertahan di tempat ini.
"Oh masih ada janji dengan orang lain, ya sudah kalau begitu kamu hati-hati ya, Abang pulang dulu kamu sudah terlalu lama di luar," ucap Evans.
"Iya bang, kalian berdua hati hati lah." Tiara tersenyum sambil melambaikan tangannya.
Tak lama mereka berdua pergi, Hans berjalan mendekati istrinya. Ia tahu baru saja Evans dan Lisa habis dari tempat ini, beruntung tadi ia tidak langsung menghampiri Tiara, kalau sampai mereka berdua tahu Tiara sedang dengan nya sudah pasti mereka berdua akan langsung membawa Tiara pergi meninggalkan nya.
__ADS_1