Pernikahan Di Atas Kertas

Pernikahan Di Atas Kertas
Bertemu Hans kembali


__ADS_3

Beberapa hari pun berlalu, hari ini Tiara akan bertemu dengan Hans untuk membahas pernikahan mereka berdua, mereka berdua akan segera menikah dalam waktu dekat. Walaupun Tiara tidak ingin menikah dengan Hans ia tidak bisa menolak pernikahan ini, menjadi istri seorang Hans sudah menjadi takdirnya.


Setelah selesai mandi dan bersiap-siap ya langsung turun ke lantai bawah, dirinya sudah memesan taksi online yang sudah datang menunggunya di depan rumah.


Saat turun dari atas tangga, Tiara melihat Evans berjalan masuk ke dalam rumah, kalau tidak karena penting tidak mungkin Evans datang ke rumah ini, pasti ada yang mengharuskan Evans sampai datang ke rumah ini.


"Hai kebetulan kamu turun ke bawah," ucap Evans.


"Iya ada apa kak? Tumben datang ke rumah ini?" Tiara berjalan mendekati Evans.


"Aku ingin bertemu dengan calon suamimu, aku benar-benar kepikiran sejak beberapa hari lalu," ucap Evans.


Apa yang akan ucapkan sangat mengejutkan Tiara, Tiara tidak mungkin memperkenalkan Hans pada Evans karena Hans sendiri tidak mau pernikahan ke mereka diketahui oleh siapapun. Itu berarti Hans tidak ingin kenal dengan siapapun anggota keluarga Tiara.


"Kamu kenapa jadi bingung seperti itu," tanya Evans sambil mengerutkan dahinya.


"Anu kak, aku tidak bisa memperkenalkan kakak dengan dia, dia sedang di luar negeri," jawab Tiara sambil menenangkan dirinya, jangan sampai sang kakak tau kalau dirinya hanya beralasan.

__ADS_1


"Lalu kapan kamu menikah?"


"Belum diputuskan," ucap Tiara berbohong.


"Kak taksi ku sudah menunggu, tidak enak membuat nya terlalu menunggu. Aku pergi dulu, bye bye" Tiara berlari pergi meninggalkan Evans, beruntung ia mempunyai alasan yang tepat.


"Aneh," ucap Evans.


Tiara langsung masuk ke dalam taksi yang sudah menunggunya, ia meminta supir segera pergi meninggalkan rumah.


Tiara akan bertemu dengan Hans di sebuah perusahaan besar, perusahaan itu milik Hans. Hans salah satu orang yang cukup berpengaruh di kota ini, ia salah satu pesaing perusahaan milik Lisa dan Evans.


Sesampainya di tempat itu, Tiara di jemput langsung oleh asisten pribadi Evans, ia berjalan masuk ke dalam perusahaan itu sambil menatap kagum. Seumur umur ia tidak pernah ke tempat sekeren ini.


"Tuan Hans di dalam nona, silahkan masuk ke dalam."


Secara perlahan Tiara membuka pintu ruangan itu, matanya langsung terbelalak melihat Hans sedang berciuman dengan wanita lain.

__ADS_1


"Ahkkk," teriak Tiara.


"Kamu.." Hans segera melepaskan wanita itu.


"Keluar," ucap Hans sambil mengusap bibirnya.


"Tuan.." Tiara menatap Hans dengan wajah ketakutan, ia yakin pasti Hans akan marah, ya walaupun seharusnya ia yang marah.


"Kamu berani mengacaukan hal yang paling aku suka." Hans menjentikkan jarinya agar Tiara berjalan mendekati nya.


Tiara pun berjalan mendekati Hans. "Maaf tuan." Tangan Tiara terlihat gemetar.


Hans menarik Tiara ke atas pangkuan nya. "Apa hari ini aku bisa menikmati hidangan yang istimewa," ucap Hans dengan tatapan mesum nya.


Tiara semakin ketakutan, kalau mereka akan melakukan nya lebih baik mereka menikah terlebih dahulu. Ia paling tidak bisa melakukan hal itu tanpa adanya ikatan pernikahan, di cium pria baru Evans yang melakukan nya.


"Tuan saya tidak bisa melakukan hal itu di luar pernikahan, bukan nya kita akan menikah? Lebih baik kita menikah saja dulu," ucap Tiara.

__ADS_1


__ADS_2