Pernikahan Di Atas Kertas

Pernikahan Di Atas Kertas
Kertas Perjanjian


__ADS_3

*Pernikahan Di Atas Kertas*


Punggung lelaki dewasa itupun hilang dari pandangan mata. Nasyila hanya bisa pasrah akan nasibnya di kemudian hari, sungguh bagi keluarga Keynes Reinaldi tak mengenal penolakan. Tanpa Aditya Syahab sadari, hutang menggunungnya sudah membuat anak dan keluarganya menderita. Sedangkan Ayah Aditya pergi entah kemana bagaikan di telan bumi.


Flashback


Sebenarnya Aditya Syahab adalah pengusaha yang lumayan terkenal, karena kesombongannya terhadap Keynes Reinaldi itu menyebabkan Keynes dendam dan merasa muak dengan sahabatnya itu.


Keynes bekerja keras, hingga suatu ketika ia berhasil merebut perusahaan Aditya berkat bantuan dari orang dalam perusahaan Aditya Syahab tersebut.


Karena jatuh miskin, Aditya Syahab pun tak ada pilihan lain selain meminta bantuan kepada sahabat nya itu, Keynes.


Entah mengapa di hati Keynes terselip dendam yang tak pernah memudar. Ia bahkan memang membantu Aditya dengan utang yang diberikannya kepada sahabatnya, tentunya dengan bunga yang berlipat ganda. Itulah yang menyebabkan hutangnya semakin menggunung.


Sedangkan Keynes menawarkan kepada Kenzo untuk menikahi putri cantiknya Aditya sebagai imbalan karena hutang ayahnya belum terlunasi. Dengan menikahi gadis cantik itu, Keynes akan menganggap bahwa hutang ayahnya lunas. Tapi tidak untuk kemenangan, ia hanya ingin membuat perhitungan kepada anak gadisnya Aditya, yaitu membalas dendam. Tentu saja pernikahan antara Kenzo dan Nasyila nantinya akan di dasari oleh perjanjian di atas kertas.


Flash Off


Lagi dan lagi Kenzo kembali bertamu di kediaman keluarga Aditya Syahab, untuk apa lagi kalau bukan menjemput Nasyila Anastasya.


"Kemasi barang-barangmu, kita akan menikah lusa!" ucap Kenzo tersenyum sinis.


"Maaf tuan, saya tidak bisa menikah dengan anda!!" ucap Nasyila memohon.


"Tidak ada penolakan di keluarga Keynes Reinaldi!" seru Kenzo melemparkan kertas putih berisi perjanjian di dalamnya.

__ADS_1


Nasyila pun mengambil kertas yang tergeletak di lantai itu, yang mana isinya adalah...


***Menikah Karena Hutang


-Hutang Aditya Syahab lunas, karena putri nya bersedia menikah dengan Kenzo Reinaldi.


-Dalam pernikahan nantinya tidak ada menuntut hak yang lebih.


-Keluargamu akan hidup kembali dengan pola sehat.


-Layani suami dengan baik, sepenuhnya sebagai seorang istri.


-Tidak ada anak di antara Kenzo Reinaldi dan Nasyila Anastasya.


-Jangan berbuat macam-macam jika tidak ingin menjadi janda.


-Keluarga Keynes Reinaldi hanya menganggap Nasyila Anastasya sebagai wanita penebus hutang, bukan menantu**!.


Kenzo Reinaldi**.


Dengan semua perjanjian tersebut, hutang ayah Aditya Syahab akan lunas dengan sekejap mata tanpa bersusah payah bekerja.


Nasyila pun terisak membaca Surat perjanjian tersebut, bahkan menelan saliva pun terasa sulit dan payah. Bagaimanakah nasib nya nanti?? pikir Nasyila.


"Baiklah aku setuju dengan semua ini!" ucap Nasyila tanpa berfikir panjang.

__ADS_1


Menurut Nasyila, yang terpenting hutang ayahnya harus segera berakhir, karena awal penderitaan ini semua karena hutang!


"Haha dasar perempuan, bilang tidak padahal mau!" ucap Kenzo meledek.


"Setengah jam lagi kita akan pergi dari rumah jelek ini" ucap Kenzo tanpa berfikir.


"Okey" ucap Nasyila dengan kesal dan malas.


Ibu Nadine Anastasya hanya bisa menangis dan menangis meratapi nasib anaknya nantinya.


Sedangkan Nasyila Anastasya sedang berberes mengemasi barangnya, karena sebentar lagi ia akan tinggal di rumah Kenzo Reinaldi.


"Ibu, maafkan Nasyila... " berusaha menahan air matanya.


"Seharusnya kamu tidak melakukan ini semua nak" ucap ibu Nadine terisak.


"Ini demi kebaikan dan ketenangan keluarga kita bu, aku sudah muak hidup di hantui oleh hutang ayah" ucap Nasyila memeluk ibu Nadine erat.


"Ibu tidak sanggup berpisah dengan anak ibu" ucap Nadine memohon.


"Aku hanya pergi untuk melunasi hutang bu, Nasyila akan kembali untuk ibu dan adik-adik" jelas Nasyila meyakinkan.


Setelah berbincang panjang lebar, Nasyila pun ikut dengan Kenzo untuk menempati rumah barunya nanti, sebagai hadiah dari papa Keynes atas pernikahan putra tunggalnya nanti. Keynes juga membelikan mobil baru untuk Kenzo dan Nasyila.


__ADS_1


__ADS_2