
*Pernikahan Di Atas Kertas*
Semilir angin berhembus, memberikan sensasi dingin luar biasa untuk Nasyila Anastasya. Di pandangnya langit malam lekat-lekat, ia hanya bisa menikmati setiap indahnya kelap kelip bintang menghiasi bulan. Betapa indahnya kehidupan langit malam ini, tidak seburuk nasib Nasyila yang harus menikah dengan Kenzo, lelaki manja yang tak punya hati...bathin Nasyila.
Nasyila memutuskan untuk beristirahat, mengistirahatkan otak yang lelah karena berfikir keras bagaimana caranya agar bisa keluar dari cengkraman Kenzo Reinaldi.
Sedangkan Kenzo tidak pernah berfikir bagaimana tersiksanya Nasyila berada di tengah-tengah keluarganya. Ia bukanlah lelaki idaman yang bisa di banggakan, seperti malam ini Kenzo pergi entah kemana. Kata mama Alena Kenzo sudah terbiasa pulang larut malam dan keluar masuk klub malam adalah aktivitas rutinnya. Sebagai seorang ibu, mama Alena sudah terlalu sering menasehati anak kesayangannya itu...namun semuanya berakhir sia-sia karena perkataan mama Alena akan masuk telinga kanan dan keluar di telinga kiri Kenzo. Tidak ada satupun nasehat mama Alena yang Kenzo turuti, berbeda dengan setiap apa yang diucapkan oleh papa Keynes, Kenzo dengan senang hati menuruti papa nya.
Hari semakin malam, seharusnya malam ini adalah malam yang sangat istimewa untuk pengantin baru, tetapi tidak untuk pernikahan Kenzo dan Nasyila. Bahkan Nasyila seperti orang asing di mata suaminya. Kenzo begitu keras hati dan keras kepala, sedikitpun ia tak bisa menghargai seorang Nasyila Anastasya.
.
Pukul 23:40 Kenzo baru pulang dari keluyuran malamnya, wajahnya terlihat merah, bajunya lusuh, rambutnya acak-acakan. Kenzo berjalan sempoyongan, dan mulutnya bau minuman beralkohol. Tentu saja kondisi seperti ini ia dapatkan setelah pulang dari klub malam. Pak Ady dengan telaten memapah den Kenzo menuju kamar majikannya. Pak Ady yang tak lain adalah pak Security yang menjaga keamanan di rumah tuan besar Keynes Reinaldi.
__ADS_1
"Non" ucap pak Ady mengetuk pintu kamar.
"Iya sebentar" sahut Nasyila.
"Ini non sepertinya den Kenzo mabuk berat" ucap pak Ady memperlihatkan keadaan majikannya kepada Nasyila.
"Terimakasih ya pak" Nasyila mengambil alih untuk memapah suaminya.
"Selamat malam kembali pak" jawab Nasyila.
.
"Bisa tidak sih jangan menyusahkan orang lain?" pikir Nasyila dalam hati.
__ADS_1
Nasyila memapah suaminya dengan malas, meskipun kerempeng ternyata dia seberat besi baja...gumam Nasyila kesal.
Namun tidak ada pilihan lain, siapa lagi yang akan membantu Kenzo...
Mama Alena dan papa Keynes sudah nyenyak beristirahat. Sedangkan Nasyila tengah bersusah payah mengurus suami nakalnya.
.
Kenzo sudah tertidur pulas di kasur empuk nya, mungkin karena kelelahan dan terlalu banyak mengkonsumsi minuman keras membuat Kenzo tak sadarkan diri, dan tidur dengan nyenyak.
Pukul 00: 20 Nasyila mulai merebahkan tubuhnya di lantai beralaskan permadani berukuran lumayan besar. Ia mengambil selimut kesukaannya, selimut berwarna pink bermotif Hello Kitty. Tak lupa ia mengambil bantal dan ia segera beristirahat dengan tenang.
Nasyila sudah terbiasa hidup sederhana, di manapun dan kapanpun ia bisa tertidur nyenyak. Tidak seperti orang-orang kaya yang harus tidur di kasur yang empuk, tidur beralaskan tikar pun sudah cukup bagi Nasyila. Karena kesederhanaan Nasyila banyak lelaki di luar sana yang ingin sekali berhubungan dengan Nasyila, tetapi karena kesibukan Nasyila ia memutuskan untuk tidak berhubungan dengan lelaki manapun, tapi akhirnya ia harus di miliki oleh pria yang sama sekali bukan tipe Nasyila.
__ADS_1