PRAHARA TANAH JAWA

PRAHARA TANAH JAWA
128. Restu dari sang guru


__ADS_3

Kemudian gancet ireng yang terluka oleh cakaran Harun yang berubah wujud menjadi manusia harimau, ternyata dia bisa menyembuhkan lukanya dengan sekejap.


Tiba-tiba luka goresan pada tubuh gancet ireng, menutup dengan sendirinya.


Harun yang melihat kejadian itu, nampak heran, tapi dia berusaha menyerang gancet ireng kembali dengan cakarnya itu.


Gancet ireng kembali mengalami luka cakaran dari Harun, tapi apa yang terjadi, lagi lagi luka itu kembali pulih hanya dengan waktu singkat.


Meski begitu, hal tersebut tidak membuat Harun gentar sama sekali.


Justru semangat juang Harun jadi bertambah, karena Harun merasa menemukan musuh yang seimbang saat ini.


Pertarungan mereka semakin memanas, gancet ireng tidak tinggal diam begitu saja, dia berusaha membalas serangan Harun dengan kekuatannya.


Pukulan demi pukulan dilayangkan oleh gancet ireng pada Harun, dengan keempat lengan dan kecepatan pukulannya, Harun pun dibuat sedikit kewalahan, karena pukulan gancet ireng begitu kencang dan kuat.


Meski Harun sudah merubah wujudnya menjadi manusia harimau, tapi untuk melawan gancet ireng, dia masih saja kesulitan.


Padahal Harun sudah meningkatkan kekuatan cakarnya untuk bisa melukai gancet ireng, tapi ternyata itu sia sia, sebab gancet ireng bisa pulih dari lukanya dengan cepat.


Lalu saat itu akhirnya Harun terkena pukulan maut gancet ireng, hingga dia terpental dan terguling guling dimedan perang.


Kemudian dengan cepatnya gancet ireng mengejar dan berusaha menyerang Harun kembali.


Tapi untung saja Harun masih bisa menghindari setiap serangannya, walaupun hal itu sangat sulit sekali sebenarnya.


Hingga pada akhirnya, Harun tidak lagi menghindari serangan tersebut, dia berusaha membalas serangan gancet ireng dengan kekuatan yang dia punya saat ini.


Adu kekuatan pun terjadi antara Harun dan gancet ireng.


Mereka berdua, Harun dan lawannya yaitu gancet ireng, masih sama kuat kali ini.


Mereka adu kekuatan hingga kaki mereka amblas kebumi, karena saking kuatnya tenaga mereka berdua.


Tapi apa yang terjadi setelah beberapa saat kemudian, tiba-tiba gancet ireng memukul Harun dengan sangat kencang, menggunakan salah satu dari keempat lengannya.


Disini gancet ireng lebih unggul dari lawannya, karena dia memiliki empat lengan.


Kemudian Harun mengandalkan kelincahannya, dan dia berhasil melukai leher gancet ireng dengan gigitannya.

__ADS_1


Darah keluar bercucuran dari leher gancet ireng, dia memegangi lehernya sambil menahan rasa sakit yang dia rasa.


Moment itu segera dimanfaatkan Harun untuk bisa menyerang gancet ireng dengan bertubi-tubi.


Sebab saat diperhatikan oleh Harun, ternyata luka gigitan yang berada dileher gancet ireng, tidak bisa pulih dengan singkat.


Maka dari itu, Harun segera menghujamkan serangan serangan mematikan pada gancet ireng.


Akhirnya dengan begitu, Harun berhasil merobohkan gancet ireng.


"Aku harus tetap waspada padanya, karena aku merasa, dia belum mengeluarkan kekuatan penuhnya", Harun berkata dalam hatinya, meski dia berhasil merobohkan lawannya, tapi Harun masih was was terhadap lawannya tersebut yaitu gancet ireng.


Dengan situasi yang seperti itu, Harun benar-benar menghajar habis habisan gancet ireng.


Gancet ireng tak berdaya, karena lehernya telah terluka oleh gigitan Harun yang berubah menjadi manusia harimau.


Harun berusaha akan menggigit kembali lehernya, tapi gancet ireng berusaha menghalanginya, sebab Harun merasa yakin, bahwa kelemahan gancet ireng ada pada lehernya.


Harun menyerangnya sambil mencari celah agar bisa menggigit kembali leher gancet ireng.


Sedangkan gancet ireng masih kesulitan untuk bisa membalasnya, karena lehernya masih terluka oleh gigitan Harun.


Harun yang melihatnya sangat terkejut sekali, sampai dia sejenak menghentikan serangannya.


Lalu Harun tidak banyak berfikir lagi, dia segera akan menyerang gancet ireng kembali.


Tapi dia tiba-tiba mengurungkan niatnya, karena Harun sangat tak menyangka melihat tingkah laku gancet ireng lagi.


Kali ini, gancet ireng melakukan hal konyol, dia baru saja mengambil bola matanya tersebut, dan kini dia berusaha mencabut kepalanya dari badannya.


"Hyaaaaa... ", gancet ireng berteriak, dia sedang mencabut kepalanya.


Tidak butuh waktu lama, kepala gancet ireng, tiba-tiba sudah tercabut dari badannya.


Gancet ireng mencabutnya menggunakan keempat tangannya.


Saat kepala gancet ireng tercabut dari badannya, semua yang melihat kejadian tersebut, sangat terkejut dan terheran heran.


Tapi meski kepalanya sudah terlepas dari badannya, gancet ireng masih tetap hidup, dan dia masih bisa bertarung dengan Harun, walaupun tanpa kepala.

__ADS_1


Justri kali ini, gancet ireng semakin beringas, dia selalu mematahkan serangan demi serangan dari lawannya, yaitu Harun.


Harun pun juga merasa, bahwa kekuatan gancet ireng, kini semakin meningkat.


Serangan demi serangan dari gancet ireng, tidak bisa dibendung oleh Harun.


Pertahanan Harun selalu jebol oleh serangan demi serangan yang gancet ireng luncurkan padanya.


Kini Harun merasakan sakitnya setiap pukulan demi pukulan yang terkena padanya.


Sampai sampai, Harun berkali-kali jatuh dan terpental, akibat serangan gancet ireng.


Saat Harun segera bangun dan akan membalas serangan gancet ireng, tiba-tiba Harun terkena serangan tepat dikakinya.


Kaki Harun rasanya serasa terbakar, sebab Harun terkena serangan sinar laser dari mata ketiga gancet ireng, yang saat ini mata tersebut muncul didada gancet ireng.


Jadi dengan kemunculan mata ketiga itu, gancet ireng semakin kuat, sebab ternyata mata ketiga gancet ireng yang muncul didadanya, bisa mengeluarkan kekuatan sinar laser.


Meski gancet ireng tanpa kepala, tapi dia tetap saja bisa melihat, karena mata ketiganya kini muncul didadanya.


Untung saja, Harun sudah berubah menjadi manusia harimau, mungkin saja, jika Harun masih menjadi wujud manusia biasa, bisa bisa serangan sinar laser tersebut, tembus dikakinya.


Tapi nyatanya, sinar laser itu hanya membakar bagian kulit dari kaki Harun saja, sebab Harun saat ini sudah telah menjadi manusia harimau.


Otomatis kekuatan Harun meningkat begitu pesat, dari yang awalnya wujud manusia biasa, tapi kini berubah wujud sebagai manusia harimau, yang benar-benar sangat kuat.


Meskipun kaki Harun terbakar salah satunya, Harun masih bisa bertarung dengan gancet ireng, walau jalannya agak sedikit pincang, karena luka bakar tersebut dikakinya.


Waktu itu, gancet ireng mencoba menembakkan lagi sinar laser dengan mata ketiganya, tapi Harun bisa menghindarinya begitu cepat.


Untung saja dalam wujud manusia harimaunya, Harun benar-benar memiliki kelincahan dan kegesitan yang luar biasa hebatnya, jika tidak, mungkin sinar laser yang ditembakkan lagi oleh gancet ireng, bisa bisa terkena kepalanya Harun.


Kini Harun harus hati hati melawan gancet ireng yang bisa menembakkan sinar laser dari mata ketiganya, yang berada didadanya.


Sebab jika sampai lengah, akibatnya bisa fatal untuk Harun.


"Muridku Harun, kini sudah waktunya kau harus menggunakan ajian macan trengginas, sebab jika kau hanya bertahan dalam keadaan seperti itu, kau tidak akan bisa mengalahkan lawanmu", ki Maung telah berbicara dengan Harun lewat kontak batin.


Akhirnya setelah ki Maung menyuruh Harun untuk mengeluarkan ajian pamungkasnya, yaitu ajian macan trengginas, kini Harun sudah tidak ragu lagi, jika akan menggunakan ajian itu, sebab untuk menggunakan ajian tersebut, Harun harus menunggu restu dulu dari gurunya, yaitu ki Maung.

__ADS_1


__ADS_2