
Kemudian dari kejauhan, ki Maung sangat bangga melihat kedua putranya sanggup membuat Suwaji terdesak.
Sebab ki Maung sudah mengira, bahwa Suwaji pasti akan terkalahkan dimedan perang ini.
Dan ki Maung juga tidak menyangka, doanya secepat itu dikabulkan oleh Sang Dewa, dan anehnya lagi, kesatria yang diminta ki Maung untuk menghancurkan Suwaji, ternyata tidak lain adalah kedua putranya sendiri.
Lalu pertarungan tersebut antara Suwaji melawan kedua senopati, Sandiaga dan Barda, sangat mendebarkan sekali bagi ki Maung yang melihatnya dari jauh.
Suwaji yang mengeluarkan kekuatan penuhnya sebagai manusia macan kumbang, benar-benar menggetarkan tempat tersebut.
Kini sekujur tubuh Suwaji dialiri percikan aliran listrik, Suwaji benar-benar murka kepada kedua senopati tersebut.
Dengan serangan supernya, Suwaji berhasil membuat kedua senopati itu tak berdaya.
Suwaji menghajar mereka berdua habis habisan.
Bahkan kedua senopati itu tak bisa memberikan perlawanan pada Suwaji, karena Suwaji begitu cepat selalu menyerang mereka berdua.
Jadi kedua senopati itu, Sandiaga dan Barda, tidak punya sama sekali kesempatan untuk melawannya.
Kedua senopati itu juga tak luput dari serangan ajian damar kambang Suwaji, tubuh mereka berdua, yaitu kedua senopati tersebut, benar-benar mengalami luka bakar yang tidak biasa.
Tapi untungnya, kedua senopati itu masih bisa bertahan dari serangan ajian damar kambang Suwaji, karena dengan perubahan kewujud manusia harimau loreng, kedua senopati itu mempunyai kekuatan tubuh kebal.
Jadi kedua senopati itu masih bisa menahan serangan ajian damar kambang milik Suwaji, meski tubuh keduanya mengalami luka bakar yang tidak biasa.
Pertarungan itu semakin menjadi-jadi, Suwaji yang sangat terlihat beringas dalam pertarungan tersebut.
Pukulan tapak lawu dan auman senggoro macan milik kedua senopati tersebut, benar-benar tidak mempan pada Suwaji yang telah mengeluarkan tenaga supernya.
Suwaji mendapatkan kekebalan yang luar biasa pada tubuhnya, karena tenaga super tersebut.
Tapi kedua senopati itu, Sandiaga dan Barda, mereka berdua tidak kunjung menyerah pada Suwaji.
Mereka berdua terus melawan dengan sekuat tenaga, untuk bisa mengalahkan Suwaji.
Tapi apa daya, kini kekuatan Suwaji benar-benar berada jauh diatas mereka berdua.
__ADS_1
"Kanda Sandiaga, kalau kita tetap seperti ini, kita berdua akan mati terbunuh oleh Suwaji si manusia macan kumbang itu", kata senopati Barda pada kakaknya tersebut.
Kemudian mereka berdua memutuskan untuk menyatukan kekuatan atau menggabungkannya.
Lalu proses menyatukan kekuatan tersebut segera dilakukan oleh kedua senopati itu, Sandiaga dan Barda.
Tapi hal itu ternyata sulit sekali mereka lakukan, karena Suwaji terus menghalanginya.
Sebab Suwaji menyadari, jika kedua senopati itu berhasil menyatukan kekuatannya, maka otomatis, mereka berdua akan memiliki kekuatan yang luar biasa hebatnya.
"Bagaimana ini kanda Sandiaga, kita selalu dihalangi oleh si berengsek Suwaji, jika situasinya selalu begini, kita berdua tidak akan bisa menyatukan kekuatan kita kanda", kebingungan senopati Barda.
"Kita tenang dulu, jangan panik dinda Barda, pasti kita secepatnya temukan jalan keluar untuk masalah ini", senopati Sandiaga menjawabnya.
Lalu tanpa mereka sadari, tiba-tiba Suwaji dengan cepat menyerang mereka lagi.
Tapi untung saja, mereka berdua dapat menghindar dari serangan itu, karena jika sampai salah satu diantara mereka terkena serangan tersebut, bisa bisa salah satu dari mereka berdua bakal terluka parah, karena serangan Suwaji saat itu benar-benar dahsyat.
Sebab Suwaji mengombinasikan ajian damar kambang nya dengan tenaga supernya.
Kemudian tanpa diduga, Suwaji terkena serangan ajian macan trengginas dengan kekuatan penuh, hingga Suwaji terpental begitu jauhnya, akibat Suwaji lengah oleh keadaan.
"Kenapa ayah kembali kesini, bagaimana dengan kondisi ayah yang sedang terluka", senopati Sandiaga yang mengkhawatirkan ayahnya, yaitu ki Maung.
"Dengan beristirahat sebentar, ayah dapat memulihkan kembali kondisi ayah yang sedang terluka, dan sekarang ini, ayah sudah merasa kuat kembali untuk bisa membantu kalian berdua, bertarung melawan Suwaji si manusia macan kumbang", ki Maung yang penuh semangat.
Kemudian ki Maung segera menyuruh kedua putranya itu, untuk segera menyatukan kekuatan tersebut.
Sedangkan ki Maung, akan mengulur waktu dengan bertarung melawan Suwaji, agar Suwaji tidak lagi menghalangi kedua putranya itu, untuk bisa menyatukan kekuatannya.
Dengan kekuatan penuhnya, ki Maung bertarung melawan Suwaji yang kekuatannya jauh diatasnya.
Suwaji yang mengetahui bahwa ki Maung masih bisa bertarung lagi, dia akan segera menghabisinya, karena bagi Suwaji, ki Maung adalah tikus pengganggu yang harus segera dimusnahkan.
Pertarungan ki Maung dengan Suwaji tak terelakkan juga, sebab dengan kekuatan Suwaji yang saat ini, ki Maung bukan tandingannya lagi.
Dihajar habis-habisan ki Maung oleh Suwaji, tapi ki Maung masih bisa bertahan dan melawannya.
__ADS_1
Singkat cerita, Suwaji akan membunuh ki Maung menggunakan ajian damar kambang nya, karena ki Maung sudah kehabisan tenaga, dan dia sudah tidak berdaya lagi akibat dihajar habis-habisan oleh Suwaji.
Dengan kekuatan ajian damar kambangnya, Suwaji menyemburkan minyak kepada ki Maung, agar ki Maung meleleh dan terbakar oleh minyak tersebut.
Akhirnya cairan minyak itu terkena juga ketubuh ki Maung, tapi rupanya ki Maung baik baik saja.
Kenapa bisa begitu, ternyata yang terkena cairan minyak itu bukanlah ki Maung, sebenarnya ki Maung sudah tidak ada ditempat tersebut.
Alangkah terkejutnya Suwaji melihat hal yang tidak wajar tersebut, dan Suwaji masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini.
Suwaji si manusia macan kumbang, sangat terkejut melihat sesosok manusia harimau emas, yang berdiri tegak dihadapannya.
Padahal setahu Suwaji, yang berada didepannya adalah ki Maung si manusia harimau putih, tapi kenapa, tiba-tiba bisa berubah menjadi manusia harimau emas.
Padahal dalam tataran perubahan wujud manusia harimau, perubahan wujud Suwaji lah yang paling tinggi tingkatannya saat ini, karena Suwaji mampu berubah wujud menjadi manusia macan kumbang.
Tapi nyatanya kenapa ada manusia harimau emas, itulah yang membuat Suwaji kebingungan saat ini.
"Sial, siapa sebenarnya dia, apakah dia Maung yang telah berubah wujud, ajian damar kambang ku, sampai tidak mempan padanya", Suwaji yang berkata dalam hatinya, sambil setengah ketakutan.
Kemudian Suwaji tak banyak pikir panjang, dia segera menyerang manusia harimau emas itu dengan brutalnya.
Tapi manusia harimau emas itu tak bergeming sama sekali oleh serangan Suwaji.
Satu jengkal tanganpun, manusia harimau emas itu, tidak berpindah posisi sama sekali, padahal dia diserang habis-habisan oleh Suwaji.
Dan manusia harimau emas itu tidak membalas serangan Suwaji sama sekali, dia hanya berdiam diri saja, meski dirinya telah diserang terus menerus oleh Suwaji.
"Seranganmu bagaikan seekor semut yang menggigit, apa hanya ini saja kekuatanmu Suwaji", kata manusia harimau emas tersebut pada lawannya, yaitu Suwaji si manusia macan kumbang.
Sontak, Suwaji seketika itu langsung menghentikan serangannya yang bertubi-tubi tersebut.
Saat itu Suwaji langsung down kena mental.
Lalu Suwaji bertanya, siapa sebenarnya manusia harimau emas itu, dan manusia harimau emas tersebut menjawab bahwa dia adalah malaikat kematiannya.
Mendengar jawaban tersebut, Suwaji semakin murka, dia mengeluarkan tenaga supernya dengan kekuatan penuh, dan menggabungkannya dengan ajian damar kambang.
__ADS_1
Lalu dengan kekuatan tersebut Suwaji berhasil menciptakan bola energi hitam yang sangat besar sekali.
Itulah serangan pamungkas Suwaji saat ini.