PRAHARA TANAH JAWA

PRAHARA TANAH JAWA
53. Luluhnya hati seorang Pangeran


__ADS_3

Saat Putri Senjabirawa dalam keadaan kesulitan tidak ada seorangpun yang dapat membantunya karena ia sedang berada didalam hutan. Tiba-tiba beberapa lama kemudian munculah lima orang yang tak dikenal dengan muka yang bengis dan sangar, ternyata kelima orang tersebut adalah yang memasang perangkap itu. Mereka berniat mencari hewan buruan untuk mereka makan, dan mereka ternyata adalah para suku Nam yang menempati hutan tersebut yang terkenal angker dan begitu gelap karena pepohonan di hutan tersebut sangat besar besar sehingga sinar matahari pun sangat sulit masuk kesana.


Kelima orang tersebut lalu membawa Putri Senjabirawa ke tempat mereka, awalnya Putri Senjabirawa sangat ketakutan pada kelima orang tersebut. Ternyata walau wajah mereka kelihatan sangar, tapi mereka adalah orang baik meski hidup mereka didalam hitan.


Ditempat kelima orang tersebut ternyata Putri Senjabirawa diperlakukan dengan baik, bahkan mereka mengobati kaki Putri Senjabirawa yang sedang terluka dan patah.


Suku Nam hidup didalam hutan sejak lama, mereka sebenarnya adalah penduduk lokal giritunggal, tapi mereka dikucilkan oleh para penduduk yang lainnya karena suku Nam terkenal mempunyai keanehan yaitu para warganya bisa berubah wujud menjadi manusia harimau disaat mereka terpancing emosinya.


Maka dari itu agar tidak menimbulkan kekeruhan di giritunggal, maka para suku Nam memutuskan untuk hidup didalam hutan. Mereka hidup dan berkembang didalam hutan bersama anak cucunya, mereka selalu berburu hewan liar untuk dijadikan makanan untuk mereka semua, dan mereka juga bertani untuk membutuhi asupan makanan untuk dirinya.


Kemudian Putri Senjabirawa nampak bingung ternyata selama ini didalam hutan giritunggal yang terkenal angker, ternyata ada sekumpulan warga yang menghuninya, dan warga tersebut sangat baik padanya, sehingga membuat Putri Senjabirawa sangat tersentuh hatinya dan ia juga bersedih ternyata selama ini ia tidak pernah tahu bahwa ternyata ada warga giritunggal yang terkucilkan sehingga mereka sampai memilih hidup didalam hutan.


"Siapakah nama tuan putri sebenarnya dan kenapa bisa berada didalam hutan sini sendirian?", kata kepala suku Nam yang bernama Ki Maung.

__ADS_1


"Saya Putri Senjabirawa, putri dari mending Raja Jakabirawa".


Sebelum Putri Senjabirawa meneruskan perkataannya tiba-tiba kepala suku dan para warganya bersujud didepan Putri Senjabirawa dan mereka semua sangat bangga dan senang bisa bertemu langsung dengan seorang putri Raja giritunggal.


Putri Senjabirawa sangat terharu dibuatnya, ia tidak menyangka bisa bertemu dengan warganya yang tinggal didalam hutan yang sangat angker. Kemudian setelah kejadian tersebut, Putri Senjabirawa menceritakan tentang tujuan kenapa ia melewati hutan tersebut, dan ia juga banyak menceritakan tentang keadaan giritunggal saat ini.


Setelah Ki Maung mengetahui semua cerita dari Putri Senjabirawa, lalu dia memberikan saran agar Putri Senjabirawa tidak meneruskan perjalanannya, karena dengan keadaan yang seperti ini, Putri Senjabirawa sangat susah untuk mengejar rombongan keluarga Wijaya. Maka dari itu setelah luka patah tulang Putri Senjabirawa sembuh, Ki Maung akan mengantarkan pulang ke kerajaan giritunggal.


Lalu di istana giritunggal terjadi kebingungan karena sudah dua hari Putri Senjabirawa tidak ada disana. Ibu Ratu Setyawati istri dari mending Raja Jakabirawa dan sekaligus ibu dari Pangeran Sutabirawa dan Putri Senjabirawa, Beliau sangat sedih karena melihat putri kesayangannya menghilang dari istana giritunggal. Kemudian Pangeran Sutabirawa mengerahkan para prajurit kerajaan untuk mencari adiknya tersebut ke setiap pelosok giritunggal.


Kemudian Putri Senjabirawa yang masih berada didalam hutan ditempat suku Nam, ia mendapat perlakuan yang sangat baik dari warga suku tersebut. Dan kepala suku Nam yang bernama Ki Maung bercerita pada Putri Senjabirawa tentang kedua anaknya yang telah menghilang sejak beberapa tahun silam.


Ki Maung selama ini sangat mengkhawatirkannya, sebab suku Nam mempunyai kelebihan setiap mereka terpancing emosinya saat mereka tersakiti, mereka akan berubah wujud menjadi manusia harimau. Maka dari itu Ki Maung sangat mengkhawatirkan kedua anaknya itu. Sebab pasti seseorang yang mengetahui akan keanehannya itu, mungkin saja mereka akan menyakitinya, apa lagi waktu itu kedua anaknya masih kecil-kecil saat mereka menghilang.

__ADS_1


Putri Senjabirawa yang mengetahui cerita tersebut sangat prihatin oleh kejadian yang menimpa Ki Maung yang telah kehilangan kedua putranya tersebut.


Beberapa hari kemudian setelah luka patah kaki Putri Senjabirawa sudah membaik, kemudian Ki Maung beserta kedua pengawalnya mengantarkannya pulang ke giritunggal.


Setelah mereka sampai ke istana giritunggal, ibu Ratu Setyawati sangat bahagia sekali karena kedatangan putrinya tersebut yaitu Putri Senjabirawa. Dan semua pihak keluarga istana giritunggal sangat tidak menyangka bahwa Putri Senjabirawa berani melakukan tindakan tersebut yaitu mengejar rombongan keluarga Wijaya, padahal hal tersebut sangat beresiko sekali dalam perjalanan tersebut.


Kemudian Ki Maung menceritakan semua kejadian tujuan yang dilakukan oleh Putri Senjabirawa, lalu setelah pihak keluarga mengetahui hal tersebut, karena rasa sayangnya Pangeran Sutabirawa pada adiknya tersebut yaitu Putri Senjabirawa, akhirnya meski dengan berat hati Pangeran Sutabirawa mengutus prajuritnya untuk mengantarkan surat permohonan maaf pada keluarga Wijaya atas tindakannya yang sangat tidak pantas dan arogan. Dan juga isi surat tersebut menyatakan bahwa Pangeran Sutabirawa merestui perjodohan Putri Senjabirawa bersama Pangeran Gunawijaya, dan memohon agar Pangeran Gunawijaya secepatnya bersedia untuk menikahi adiknya tersebut.


Lalu Putri Senjabirawa yang telah menceritakan tentang suku Nam, ia memohon pada kakaknya yaitu Pangeran Sutabirawa agar memberikan tempat yang layak pada mereka yaitu suku Nam. Putri Senjabirawa sangat sedih melihat suku Nam yang tinggal didalam hutan, maka dari itu ia meminta sebuah daerah atau tempat untuk dijadikan hunian baru bagi suku Nam.


Permintaan Putri Senjabirawa dikabulkan oleh kakaknya yaitu Pangeran Sutabirawa, tapi Pangeran Sutabirawa hanya bisa memberikan tempat tinggal bagi suku Nam disebuah daerah yang berada dipinggiran wilayah giritunggal, sebab Pangeran Sutabirawa mengantisipasi agar warga giritunggal tidak mempersoalkan tindakannya tersebut, sebab itu adalah ungkapan rasa trimakasih dan balas Budi kepada suku Nam yang telah menyelamatkan adiknya yaitu Putri Senjabirawa.


Kemudian Ki Maung sangat berterima Kasih kepada Pangeran Sutabirawa atas tindakan baiknya tersebut, dan Ki Maung memilih tetap tinggal didalam hutan karena warganya sudah terbiasa hidup didalam hutan selama ini. Mendengar keputusan Ki Maung yang seperti itu, Pangeran Sutabirawa tidak bisa berbuat apa-apa lagi, selain menghormati keputusannya tersebut. Tapi Pangeran Sutabirawa berpesan agar suku Nam bisa melatih dirinya supaya mereka bisa mengontrol emosinya dan bisa mengendalikan perubahan wujudnya sesuka hati untuk menjadi manusia harimau tanpa dikendalikan emosinya.

__ADS_1


Ki Maung yang mendengar permintaan Pangeran Sutabirawa yang seperti itu, dia secepatnya akan melaksanakan perintahnya tersebut, sebab itu adalah saran baik yang telah diberikan oleh seorang Pangeran giritunggal.


__ADS_2