
setelah sampai di depan markas Aqila turun dari kuda hitamnya begitupun dengan Lila dan Lin Shan, mereka langsung melangkah masuk ke dalam sanah.
kedatangan ketiganya membuat pasukan bayangan terkejut sebab tidak ada pemberitahuan yang datang bahwa mereka akan berkunjung.
"salam nona besar Aqila"
ucap salah satu prajurit bayangan yang tak sengaja berpapasan dengan rombongan gadis itu.
"hm"
jawab Aqila seperti biasa, dia tidak pernah berubah entah keajaiban seperti apa yang mampu meruntuhkan dinding beku hati-nya.
"salam tuan Lin Shan dan salam nona Lila"
setelah memberi salam pada tuan-nya prajurit tersebut beralih memberi salam pada dua orang di samping gadis itu.
"salam untuk kalian juga"
Lila dan Lin Shan menjawab salam prajurit itu secara bersamaan.
"sejauh mana kalian berlatih"
Aqila kembali membuka suara dan langsung menanyakan apa yang ingin dia ketahui sebab dua hari sebelumnya dia tidak datang untuk melatih mereka.
"kami sudah hampir memasuki tahap sempurna dalam menggunakan senjata yang anda berikan nona besar"
prajurit itu menerangkan perkembangan teman-temannya selama mereka berlatih bersama.
senjata yang di berikan Aqila berupa jarum sutra beracun yang sangat tipis, orang yang terkena benda tersebut tidak akan merasakan bahwa dirinya sudah di racuni.
"bagus, dimana yang lain"
mendengar itu semua Aqila tersenyum tipis sangat singkat tidak ada yang menyadari hal itu selain Lin Shan.
orang akan selalu menganggapnya balok es berjalan karena ekspresi datar yang selalu ia tampilkan, tapi orang yang sangat jeli mampu merasakan perbedaannya.
"di halaman samping nona mereka sedang berlatih"
Aqila melangkah pergi di ikuti yang lain menuju tempat pasukan bayangan berada.
mereka yang melihat kedatangan Aqila, Lila dan Lin Shan juga teman mereka langsung menghentikan latihan, kemudian mereka semua berjalan mendekati rombongan tersebut.
"salam nona besar Aqila"
ucap semua prajurit bayangan sambil membungkuk hormat pada gadis itu.
"bangkitlah"
jawab Aqila penuh ketegasan aura yang keluar dari diri gadis itu mampu membuat mereka merasa sedikit tertekan.
"salam tuan Lin Shan dan salam nona Lila"
sama seperti sebelumnya mereka juga memberi salam pada Lin Shan dan Lila, sedangkan Aqila terlihat tidak keberatan sama sekali.
"salam untuk kalian"
Lila dan Lin Shan menjawab datar salam tersebut.
"bagaimana kabar kalian"
tanya aqila, dia ingin tau kabar mereka hal itu selalu dilakukannnya jika dia sedang mengunjungi mereka semua.
"kami semua baik nona"
prajurit bayangan merasa senang sebab memiliki tuan yang begitu perhatian meski sikap dingin yang selalu di tunjukan tapi semua kebutuhan mereka di tanggung sendiri oleh gadis itu.
dia tidak pernah membiarkan siapapun mengalami ke tidak adilan saat menjadi bawahannya.
"Lila minta para koki menyiapkan jamuan aku ingin menghabiskan waktu disini sebentar"
__ADS_1
aqila mengeluarkan perintah yang kembali membuat pasukan bayangan merasa senang dengan kehadiran gadis itu.
"baik nona"
Lila melangkah pergi untuk menjalankan tugas yang Aqila berikan.
setelah melakukan tugasnya Lila kembali menemui Aqila dan yang lain di tempat semula.
"semuanya akan siap satu jam lagi nona"
ucap Lila setelah dirinya tiba di samping Gadis itu yang sedang duduk di bawah pohon apple sambil melihat pasukan bayangan berlatih.
"tidak masalah"
jawab Aqila tanpa memandang balik lawan bicaranya.
satu jam setelahnya Aqila menyuruh pasukan bayangan berhenti berlatih dan ikut dengannya menikmati jamuan yang sudah di siapkan para koki.
sesampainya mereka di dalam gedung pertemuan Aqila kembali mengeluarkan suara untuk memberitahukan tentang kepergiannya bersama Lin Shan ke dunia atas.
" dengar tujuan ku mengumpulkan kalian semua disini karena ingin memberitahukan sesuatu yang penting"
ucap Aqila, semua orang langsung diam menyimak pembicaraan gadis itu.
"apa ini menyangkut keamanan kerajaan nona besar"
tanya salah satu pasukan bayangan di angguk yang lain.
"kau benar"
jawab Aqila, membuat semua orang penasaran kecuali Lin Shan karena dia sudah tau apa yang akan di beritahukan Aqila pada mereka semua.
"apa kerajaan kita di serang"
ucap prajurit bayangan lagi, dia berpikir ada penyerangan dari pihak musuh yang mengancam keselamatan semua orang.
mendengar jawaban seperti itu semua pasukan bayangan termasuk Lila terheran-heran, mereka di buat bingung dengan maksud gadis itu.
"lalu apa yang terjadi"
tanya Lila, dia sudah sangat penasaran dan ingin tau masalah seperti apa yang terjadi.
"aku dan Lin Shan akan pergi ke suatu tempat yang sangat jauh untuk waktu yang cukup lama, aku ingin kalian semua selalu waspada dan menjaga kerajaan ini agar tidak ada musuh yang berani mendekat, kalian mengerti"
terang Aqila panjang lebar, mendengar hal itu Lila terdiam otak kecilnya mencoba mencerna setiap perkataan tadi.
"mengerti nona"
ucap pasukan bayangan, kini mereka semua sudah mengerti apa maksud gadis itu.
"selama kepergian ku Lila yang akan memimpin, kalian berada dalam naungannya"
terang Aqila lagi membuat Lila syok dia menatap dalam mata gadis itu, mencari jawaban setiap pertanyaan yang sedang berputar di kepala-nya saat ini.
"baik nona"
jawab pasukan bayangan tanpa bertanya lagi alasannya apa.
"jangan biarkan pihak luar tau tentang keberadaan kalian termasuk pihak kerajaan sendiri juga tidak boleh tau"
Aqila mengingatkan mereka untuk tidak menampakkan diri di hadapan publik tanpa seizin darinya kecuali jika hal tersebut tidak bisa lagi di tutupi atau kepalang basah.
"sesuai keinginan anda nona"
mereka masih menjawab dengan serempak, kobaran semangat terpampang jelas di diri masing-masing.
"lakukan yang terbaik selama aku tidak ada, jika kalian membutuhkan bantuan kalian bisa datang ke gedung baihe mereka di sanah adalah orang kepercayaan ku"
ucap Aqila memberi mereka semangat dalam mengemban tugas pertama yang dia berikan.
__ADS_1
"baik nona besar"
keteguhan serta kobaran semangat yang dapat Aqila rasakan dari masing-masing orang membuat dirinya puas.
"sekarang kalian boleh menikmati jamuan ini anggap saja sebagai salam perpisahan dari ku"
ucap gadis itu setelah dia selesai mengatakan apa yang ingin di beritahukan-nya.
"kapan Anda kembali nona besar"
tanya pasukan bayangan wanita, dia ingin tau kapan gadis itu kembali.
"tidak tau aku belum bisa memastikannya"
jawab Aqila jujur sambil menikmati secangkir teh hangat yang disajikan oleh koki beberapa saat lalu.
"nona kenapa anda tidak memberitahukan semua terlebih dulu pada saya"
tanya Lila, gadis itu merasa kecewa sebab ini kali pertama Aqila menyembunyikan hal sebesar ini dari-nya.
"memangnya kenapa"
tanya balik aqila yang terdengar tidak perduli sama sekali dengan perasaan gadis itu.
"tanggung jawab sebesar ini saya tidak mampu menanggungnya"
kecewa dan sedih yang saat ini Lila rasakan dia hampir menangis di hadapan semua orang namun masih bisa ia kendalikan hingga hal itu tidak terjadi.
"jangan merendahkan diri mu sendiri"
ucap Aqila dingin, dia tidak suka ada orang yang menganggap remeh dirinya sendiri sebelum melakukannya.
"kenapa anda tidak mengajak saya nona apa saya melakukan kesalahan"
tanya gadis itu lagi dengan mata memerah sebab terlalu kuat menahan air mata agar tidak jatuh membasahi wajahnya.
"tidak ada"
jawab Aqila, dia sangat tenang saat mengatakannya.
"lalu kenapa"
ada banyak praduga yang terus berputar di kepala gadis itu hingga dia tidak tahan lagi untuk tidak bertanya alasannya apa.
"akan aku jelaskan nanti ketika kita berada di istana"
pintu Aqila saat menyadari situasi yang ada, karena semua pasang mata menatap ke arah mereka berdua.
"tapi saya ingin jawabnya sekarang nona"
jawab Lila, yang belum menyadari situasinya saat ini.
"Lila berhenti bersikap kurang ajar pada nona"
lin Shan yang sejak tadi diam menyaksikan perdebatan mereka langsung menengahi, karena hal itu tidak baik di lihat oleh pasukan bayangan.
akan seperti apa tanggapan mereka jika orang kepercayaannya tuannya saja bersikap seperti itu.
"maaf nona"
ucap Lila merasa bersalah gadis itu menundukkan kepala sebab air mata-nya sudah tidak bisa lagi ia tahan.
hey ketemu lagi sama author maaf yh kalo masih ada kata yang salah author masih belajar untuk memperbaikinya 🙏
terimakasih sudah berkunjung ke karya author sehat selalu untuk kalian semua 😊
semoga kalian tidak bosan dengan cerita yang author sajikan kali ini 😁
selamat membaca dan see you next time di episode berikutnya 👋😊🥰
__ADS_1