SANG DEWI PENAKLUK

SANG DEWI PENAKLUK
Markas Tersembunyi


__ADS_3

setelah ke tiga puluh gadis tersebut menelan pil yang sudah dia berikan Aqila menyuruh mereka untuk menutup mata.


saat itu tidak ada yang berani bertanya pada aqila alasan mengapa gadis itu melakukan semua ini mereka hanya diam dan mematuhi setiap hal yang Aqila perintahkan.


Aqila memusatkan pikirannya masuk ke dalam ruang dimensi dengan membawa ke tiga puluh gadis itu.


dia akan melatih sendri mereka semua di sanah, itulah sebabnya Aqila membuat mereka menelan pil pengecoh agar mereka tidak bisa membocorkan keberadaan ruang dimensi miliknya.


setelah sampai di sana kedatangan Aqila di sambut baik oleh hei Ling dan hei long


"bagaimana kabar kalian berdua"


"kami baik nona, saya sangat merindukan anda dan lihatlah nona semenjak tinggal di sinih kekuatan kami bertambah dua kali lipat lebih cepat dari pada saat berlatih di dunia nyata"


jawab hei long dengan antusias yang masih berbentuk seekor naga


"benar nona bahkan saya juga sudah bisa berubah wujud menjadi manusia sungguhan, apa anda ingin melihatnya"


"tentu"


serigala hitam itu berbicara dengan sangat riang dia menceritakan setiap perubahan yang dia alami pada Aqila begitu dia menunjukkan wujud manusianya.


seorang pemuda tampan dengan rambut hitam ke perak-kan juga bola mata berwarna violet menatap jernih kearah aqila.


pemuda itu masih terlihat sangat muda Aqila menebak usianya dua tahun dibawah dirinya.


setelah itu aqila meminta hei Ling untuk kembali ke bentuk serigalanya karena mereka akan di beri tugas.


setelah menunggu hampir sepuluh menit gadis gadis yang di bawa Aqila sudah tersadar sepenuhnya


mereka menatap Aqila yang berdiri di hadapan mereka dengan dua mahluk mengerikan di belakangnya.


nyali ke tiga puluh orang gadis itu menjadi ciut tubuh mereka bergetar ketakutan mereka hanyalah gadis lemah yang mencoba menjadi kuat


"mulai hari ini kalian akan berlatih di sinih saya sendiri yang akan mengajari kalian semua dan mereka berdua yang akan mengawasi kalian maka jangan coba untuk kabur atau mengambil sesuatu yang bukan milik kalian"


"baik nona kami mengerti"


setelahnya Aqila membagi mereka menjadi dua kelompok, kelompok pertama akan di ajarkan ilmu beladiri dan bagaimana caranya menjadi seorang mata mata yang handal sedangkan kelompok lainnya akan di ajarkan ilmu medis dan beladiri.


sebelum memulai latihan mereka lebih dulu di beri sebuah buku materi dimana mereka harus menghafalnya


Aqila juga memberikan mereka ramuan kecerdasan agar mereka bisa mempelajari semua materi dengan lebih cepat dari kebanyakan orang pada umumnya.

__ADS_1


setelah semua pekerjaan selesai Aqila keluar dari dalam dimensi untuk melihat perkembangan gedung jiyuan


gadis itu cukup puas dengan kinerja para pekerja sekarang gedung jiyuan berubah nama menjadi gedung Baihe


dekorasi yang semula berwarna merah muda berubah menjadi warna putih,


setiap ruangan di desain dengan elegan Aqila juga akan meminta para gadis untuk mengenakan pakaian yang lebih sopan dari sebelumnya


para gadis juga akan di ajarkan tarian dan musik yang berbeda dari yang biasa mereka bawakan.


setiap rencana di susun rapih oleh Aqila sendiri dia benar benar membuat gedung Baihe menjadi tempat hiburan sekaligus tempat mencari informasi.


makanan yang akan di hidangkan juga berbeda, aqila akan mencari koki yang bisa memasak menggunakan resepnya sendiri dan tidak akan menyebarluaskan resep tersebut.


setelah hampir enam jam berkutik dengan segala kegiatan yang sudah di susun,


kini gedung Baihe benar benar sudah siap untuk di gunakan.


rencananya Aqila akan meresmikan gedung Baihe satu Minggu lagi sambil menunggu para gadis sudah benar benar siap menjalankan tugas yang aqila berikan.


selama satu Minggu itu mereka semua akan tetap tinggal di ruang dimensi sambil terus mengasah kemampuan.


setelah rencana awal berjalan dengan baik kini Aqila akan menjalankan rencana ke duanya.


"nona kita mau kemana'


tanya Lila dengan penasaran setelah mereka meninggalkan gedung Baihe


"mencari tempat"


"untuk apa nona bukankah semuanya sudah selesai"


kini Lin Shan yang bertanya dia juga cukup penasaran dengan langkah apa lagi yang akan Aqila lakukan.


"tidak ini baru Awalnya saja"


Aqila menjawab dengan jujur karena memang betul itu hanyalah awal dari semua rencana yang telah Aqila susun untuk kedepannya.


mereka terus menunggangi kuda menuju suatu tempat.


"nona ini dimana"


tanya Lila bingung karena Aqila membawa mereka ke sebuah hutan lebat dekat pasar ibu kota sedangkan Lin Shan merasa familiar dengan hutan tersebut.

__ADS_1


"bukankah ini hutan yang ada di belakang kediaman lavender"


ucap Lin Shan pelan yang Sudah mengingat kembali tempat hutan itu berada, dulu dia juga melewati jalur ini saat pertama kali Aqila membawanya pulang.


setelah mereka bertiga berada di jantung hutan aqila menghentikan langkahnya dan melihat kembali sekeliling hutan itu.


hutan tersebut sangat luas dan jarang sekali di lewati karena akses jalannya tertutup oleh kediaman menteri Han.


"hei long, hei Ling keluarlah"


dua binatang buas keluar entah dari mana begitu Aqila mengatakan kata kata tersebut, Lila dan Lin Shan di buat terkejut karena itu adalah pertama kalinya mereka melihat sosok naga hitam yang begitu besar dan juga sosok serigala hitam bertubuh besar kedua mahluk itu terlihat sangat mengerikan.


saking terkejutnya Lila sampai terhuyung kebelakang dia menatap Aqila untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.


Aqila diam melihat lila menatapnya seperti itu, dia sedang malas menjelaskan siapa mereka berdua dan bagaimana dia bisa mendapatkannya sebagai pengikut.


Lin Shan yang saat itu juga ikut terkejut hanya diam memperhatikan dia tidak ingin terlalu memaksa aqila memberitahukan semua rahasianya karena itu adalah privasi Aqila.


"siapa diantara kalian yang bisa membangun sebuah tempat untuk menampung orang banyak"


Aqila meminta bantuan pada kedua binatang tersebut karena saat ini dirinya belum memiliki kekuatan yang bisa membangun sebuah tempat hanya dengan menggunakan sihir.


Aqila juga tau betul bahwa hei Ling dan hei long bukanlah hewan buas biasa, gadis itu menebak bahwa mereka berdua bukan berasal dari dunia bawah.


"saya bisa melakukannya nona"


hei long yang menjawab pertanyaan Aqila karena naga hitam itu bukanlah naga sembarangan dia memiliki kekuatan sihir yang bisa melakukan apa pun sesuai keinginannya.


"baiklah, tolong buat dua bangunan besar dengan satu lantai yang memiliki beberapa ruangan yang bisa di gunakan untuk tidur dan memasak juga untuk tempat berkumpul"


"apa anda ingin membuat sebuah markas nona"


"ya, aku akan membuat hutan ini menjadi markas kita"


Aqila sudah memutuskan untuk membangun markasnya di sanah karena tempat itu cocok untuk dijadikan markas Tersembunyi Aqila juga akan meminta salah satu dari mereka berdua untuk membuat dinding pembatas yang tidak bisa di tembus oleh sembarang orang tanpa izin dari gadis itu sendiri.


"anda benar nona hutan ini cocok untuk di jadikan markas selain itu juga tempat ini sangat dekat dengan kediaman anda"


hei Ling menjawab perkataan Aqila karena dia juga sudah pernah melewati hutan tersebut saat aqila membawanya pulang untuk pertama kalinya ketika dia kehilangan ibunya.


meskipun saat itu hei Ling masihlah seekor anak serigala tapi ingatannya sangatlah tajam dia berbeda dari serigala pada umumnya.


hey ketemu lagi sama author terimakasih sudah berkunjung Semoga kalian masih sabar menunggu up terbarunya 🥰😊

__ADS_1


selamat membaca 🙏😊


__ADS_2