SANG DEWI PENAKLUK

SANG DEWI PENAKLUK
Raja Shen xiaojian


__ADS_3

"kalau begitu siapa ayah-nya dan bukankah nona meilin telah meninggal tiga belas tahun yang lalu"


ucap Mentri lain, dia sangat penasaran dengan asal usul gadis di depan.


"ayah-nya adalah seorang raja di dunia bawah"


dengan tegas Shen huan memberitahukan identitas ayah gadis itu.


"dunia bawah, bukankah itu tempat para manusia biasa tinggal"


sahut yang lain mereka mulai beradu pendapat, sedangkan Aqila sendiri masih tampak tenang di posisinya.


"benar, kalo begitu dia tidak pantas menjadi raja, kami tidak ingin di pimpin oleh manusia biasa yang lemah"


kata-kata provokasi itu berhasil mempengaruhi orang-orang yang Hadir dalam rapat tersebut.


"jika orang yang mampu mengalahkan iblis kalian sebut lemah lantas apa kabar dengan kita, sampah masyarakat atau apah?"


ucap Shen duyi telak, semua orang terdiam tidak bisa lagi berkata-kata.


"aku tidak meminta pendapat kalian"


semua menatap ke arah sumber suara dengan tajam sedangkan si pelaku tampak acuh dengan ekspektasi datar-nya.


"anda tidak bisa bersikap seenaknya di hadapan kami nona"


sahut Mentri bawahan raja Bingwen pria itu berfikir jika Aqila menjadi raja maka kejahatan yang telah dia lakukan selama ini akan terungkap.


selain menjadi Mentri dia juga melakukan bisnis ilegal seperti menjual informasi, perdagangan manusia dan menaikkan pajak.


"ini istana ku, aku yang memenangkan peperangan tanpa bantuan manusia lemah seperti kalian, atas dasar apa kalian mengatakan hal itu pada ku"


suara dingin Aqila saat mengatakan hal tersebut membuat kemarahan dalam diri beberapa orang semakin mencuat.


"ternyata anda jauh berbeda dengan nona meilin yang baik hati, anda sombong dan angkuh"


jawab Mentri itu lagi, dia masih berusaha memprovokasi yang lain agar ikut membenci Aqila.


"aku tidak perduli apa yang kau katakan"

__ADS_1


sahutnya dengan santai, mereka setuju atau tidak Aqila benar-benar tak perduli dia Akan tetap melakukan apa yang menurutnya baik.


"lebih baik anda turun dari sanah nona sebelum kami memberi anda pelajaran"


sahut mereka semua yang sudah mulai terpengaruh oleh ucapan Mentri bawahan raja Bingwen.


"cobalah jika kalian mampu, tapi sebelum itu terjadi akan aku ratakan istana ini bersama kalian semua saat ini juga"


perkataan gadis itu kembali membuat mereka semua bungkam pasalnya Aqila terlihat tidak main-main saat mengucapkannya.


dingin tajam dan menusuk itu yang mereka rasakan ketika tak sengaja bertatap dengan mata tajam gadis itu.


"tatapannya sangat mematikan aku hampir saja tidak bisa bernafas"


guma salah satu dari mereka dalam hati, pria tersebut buru-buru mengalihkan pandangannya tidak ingin lagi menatap ke arah Aqila.


aula menjadi hening untuk waktu yang cukup lama udara terasa sesak hingga membuat mereka kesulitan bernafas saat gadis itu mengeluarkan aura intimidasi.


mereka yang tidak mampu lagi menahan tekanan jatuh dengan posisi berlutut tanpa bisa berkata-kata.


"setuju atau tidak kalian harus tetap mematuhi perintah ku jika masih ingin tetap tinggal di kerajaan ini"


Aqila kembali membuka suara nada bicaranya masih terdengar dingin bahkan jauh lebih dingin dari sebelumnya, apalagi tatap mata yang begitu tajam membuat keberanian mereka menciut.


"aku tidak akan menjadi raja melainkan sodara Shen xiaojian yang akan menduduki tahta menggantikan posisi paman Shen huan, apa paman keberatan"


tanya aqila, perkataan gadis itu sontak membuat semua orang terkejut bukan main Shen xiaojian masih terbilang sangat muda untuk menduduki tahta kerajaan pikir mereka semua, padahal saat ini usia pemuda itu sudah hampir mencapai dua puluh satu tahun.


"tidak keponakan ku"


jawab Shen huan dia tidak keberatan sama sekali jika tahta kerajaan bukan di berikan padanya sebab itu adalah hak Aqila karena dia lah yang memenangkan peperangan.


"tapi aku keberatan adik, tanggung jawab sebesar ini aku tidak mampu mengemban-nya"


setelah sadar dari keterkejutannya Shen xiaojian langsung mengatakan penolakan dia berpikir belum mampu mengemban tugas seberat itu,


apalagi dirinya masih ingin menikmati kebebasan dunia luar yang belum dia jelajahi selama ini.


"aku yakin kau mampu melakukannya, karena aku tidak bisa lagi mempercayakan kerajaan ini pada paman Shen huan dia terlalu naif hingga menyebabkan kehancuran untuk dirinya sendiri dan orang terdekat"

__ADS_1


Tanpa mempertimbangkan perasaan orang lain dia mengatakannya dengan begitu lugas seolah menyindir ke tidak becusan pria itu dalam mengurus kerajaan.


meskipun kata-kata yang di keluarkan Aqila sangatlah menohok tapi Shen huan tidak merah sama sekali sebab pria itu berfikir apa yang di katakan Aqila tidaklah sepenuhnya salah.


pria itu malah merasa bersalah sebab karena kebodohan-nya seluruh keluarga harus menanggung penderitaan hidup dalam persembunyian selama bertahun-tahun.


andai saat itu dia bisa mengambil keputusan dengan tegas maka semua yang di alaminya selama ini tidak akan pernah terjadi.


"tapi adik aku....."


ucap Shen xiaojian, raut datar pemuda itu terlihat menyimpan banyak kecemasan.


"aku yakin kau bisa kak Shen xiaojian dan aku tidak menerima penolakan"


jawab Aqila tegas tanpa mau di bantah oleh siapapun.


"baiklah jika ini keinginan mu"


dengan berat hati Shen xiaojian akhirnya menyetujui keinginan gadis itu, meski sulit dia akan tetap melakukannya demi sang adik sepupu kesayangan.


Shen xiaojian tidak ingin mengecewakan Aqila yang selama ini telah membantu dirinya dan keluarga.


gadis itu sudah cukup baik dengan tidak membenci mereka karena tidak ikut adil dalam pendewasaannya.


akhirnya hari itu Shen xiaojian di Lantik menjadi seorang raja dengan berbagai sumpah yang harus dia penuhi semasa menjadi raja.


berita tentang pemimpin kerajaan yang baru telah menyebar hingga ke penjuru dunia, tiga hari setelahnya akan di adakan pesta sebagai bentuk perayaan kemenangan atas kembali-nya kerjaan ke tangan keluarga Shen.


semua pemimpin kerajaan di undang atas perintah gadis itu, para penduduk juga telah di kembalikan ke tempat masing-masing.


kerajaan Emerald kembali ramai berbagai kerusakan telah di perbaiki, keluarga korban yang telah kehilangan anggota keluarga mereka juga telah di berikan kompensasi.


kebijakan baru di buat hari itu juga semua Mentri di buat kelimpungan dengan berbagai aturan baru yang Aqila tetapkan.


meski gadis itu tidak menjadi raja tapi Shen xiaojian menjadikannya penasehat agung setiap keputusan akan melibatkan dirinya.


perubahan besar mulai di lakukan secara bertahap Aqila ingin menjadikan kerajaan emerald di segani dunia luar.


waktu terus berlalu tiba saat-nya dimana pesta akan segera dilakukan esok hari, semua keperluan telah di siapkan secara matang.

__ADS_1


bahkan Aqila turun tangan sendiri dalam mengawasi semua persiapan dia tidak ingin terjadi masalah di hari besar sang kakak sepupu.


Ini adalah hadiah untuk keluarga Shen Karena telah menerima dan memperlakukan-nya dengan baik selama ini.


__ADS_2