
kembali ke hutan kematian..
setelah memakan waktu yang cukup banyak para peserta akhirnya berhasil selamat dari Serangan para ular beracun itu.
di tengah jalan semua para peserta tak sengaja berpapasan dan pada akhirnya mereka sepakat untuk mencari batu spiritual bersama-sama.
Karena hari akan menjelang malam kemungkinan besar bahaya besar akan semakin berdatangan.
kini mereka berjumlah empat puluh orang, sepuluh orang dari mereka tewas akibat bisa racun ular tersebut.
Bisa di katakan para peserta yang ikut memiliki kemampuan yang mumpuni dan rintangan yang harus mereka Hadapi juga cukup sulit.
di tempat lain Aqila menemukan jejak pertarungan, mendapat petunjuk gadis itu langsung mengikutinya berharap dia bisa menemukan xiaoli dan Shen duyi di antara peserta lain.
Setelah berjalan cukup jauh samar-samar Aqila bisa mendengar banyak langkah kaki menuju arah barat, dia langsung bergegas mendekati mereka.
Dan ternyata dugaannya benar tidak hanya xiaoli dan Shen duyi tetapi hampir semua peserta dia lihat.
....
malam akhirnya tiba, udara dingin dengan kabut tebal mulai menyelimuti seluruh hutan, lolongan binatang buas serta burung hantu dan gagak berkicau cukup keras menambah kesan menyeramkan hutan kematian tersebut.
Sepanjang jalan mereka menemukan banyak tumpukan tulang belulang baik itu manusia atau binatang buas.
malam semakin gelap karena tertutup kabut mereka sudah hampir seharian mencari batu spiritual tetapi belum juga menemukannya.
"lihat di sanah ada goa kita bisa beristirahat sementara waktu di dalamnya"
ucap salah satu peserta yang tidak sengaja menemukan sebuah goa berjarak setengah kilo meter dari posisi mereka berdiri.
"kau benar mari kita pergi, badan ku sudah sangat lelah"
Jawab peserta lain karena dirinya merasa sudah tidak memiliki energi.
"Baiklah"
mereka semua sepakat untuk bermalam di dalam goa dan akan melanjutkan pencarian besok merek tidak perduli dengan batas waktu yang di tentukan, sedangkan Aqila diam-diam mengikuti mereka untuk menjaga kedua saudaranya agar tetap aman.
__ADS_1
Begitu sampai mereka langsung masuk ke dalam goa hal pertama yang menyambut kedatangan mereka adalah sekumpulan kelelawar terbang keluar karena merasa terganggu dengan kehadiran mereka semua.
Semakin memasuki kedalaman goa mereka dapat melihat sinar hijau yang begitu terang dari ujung goa tersebut.
karena penasaran yang cukup tinggi mereka Langsung bergegas mendekati sumber cahaya tersebut.
Alangkah terkejutnya ketika mereka sampai dapat di lihat sebuah batu giok berukuran sedang memancarkan cahaya hijau dengan energi yang cukup besar.
"itu batu spiritual"
"benar itu dia"
"akhirnya ketemu juga"
"batu itu harus menjadi milik ku"
"tidak itu milik ku"
tanpa ba-bi-bu mereka saling menyerang satu sama lain hanya xiaoli dan Shen duyi yang tidak terlibat dalam pertarungan.
Mereka saling menatap satu sama lain untuk mengambil kesempatan di tengah kekacauan tersebut.
Mereka terus mencoba berulang kali namun tetap gagal yang ada mereka terpental menabrak dinding goa dan memuntahkan cairan darah.
Aqila yang melihat itu tidak ingin membatu sebab itu adalah tugas mereka dia hanya perlu memastikan bahwa nyawa mereka tidak dalam hanya jika hal itu terjadi maka baru dia akan bertindak.
keduanya akan sangat kecewa jika mereka mengetahui bahwa kemenangan mereka terjadi karena bantuan dari Aqila.
"sepertinya kita berdua tidak akan bisa mengambil batu Spiritual itu"
"bagaimana jika kita meminta bantuan pada yang lain"
"mereka pasti tidak akan mau berbagi lihat lah, mereka masih saja bertarung tanpa berpikir terlebih dulu"
"serahkan pada ku"
xiaoli menarik nafas dalam kemudian berteriak.
__ADS_1
"BERHENTI"
sontak semua orang menghentikan perkelahian mereka karena mendengar suara teriakan yang begitu melengking menusuk telinga.
"dengar tanpa kerja sama kita tidak akan bisa mengambil batu spiritual itu karena kami berdua sudah mencobanya"
Shen duyi berbicara dengan nada keras agar di dengar oleh mereka semua.
Sepuluh dari mereka telah tewas kini hanya tersisa empat puluh peserta lagi.
mereka yang melihat penampilan Shen duyi dan Xiaoli mulai berfikir tentang apa yang kedua orang tersebut katakan ada benarnya.
akhirnya semua orang setuju dan mulai berbaris mereka mengumpulkan semua kekuatan sihir menjadi satu kemudian mengarahkannya pada batu spiritual.
Perlahan batu spiritual hijau tersebut mulai bergetar Bahakan goa yang mereka pijak juga ikut bergetar.
dan dalam hitungan menit batu spiritual tersebut akhirnya terlepas dari tempat nya dan langsung di tangkap oleh Xiaoli.
Bertepatan dengan terlepasnya batu spiritual goa itu juga ikut terguncang beberapa puing berjatuhan kemungkinan besar goa tersebut akan segera runtuh jika mereka tidak segera keluar.
Tanpa membuang waktu mereka semua bergegas keluar dan sedikit kemudian tubuh mereka perlahan menghilang.
melihat kedua saudaranya baik-baik saja Aqila juga hendak pergi tetapi pandangan nya tidak sengaja melihat kilatan cahaya berwarna biru terang dari dalam bendungan air yang letak nya tidak jauh dari lokasi goa tersebut.
gadis itu perlahan mendekat dan alangkah mengejutkan nya dia melihat batu spiritual biru dari kedalaman air.
Tanpa banyak berfikir Aqila langsung terjun ke dalam kubangan air tersebut.
Tapi tanpa di duga air yang terlihat dangkal ternyata cukup dalam.
Meski begitu Aqila tidak pantang menyerah dia terus berjuang untuk menggapai batu spiritual itu.
ketik tangan nya hampir meraih tiba-tiba ada tanaman merambat yang menarik kakinya hingga ke dasar air yang cukup dalam.
walaupun Aqila bisa berenang tapi jika terlalu lama berada di dalam air dia bisa mati kehabisan nafas.
Aqila memusatkan pikirannya untuk memanggil Pedang hitam dan itu berhasil.
__ADS_1
Dia langsung menebas akar merambat yang menjerat kaki nya setelah terlepas dia langsung meraih batu spiritual kemudian keluar dari dalam air.
melihat semua orang sudah pergi Aqila menggunakan teleportasi untuk kembali ke tempat pertandingan karena akses ke dunia nya akan segera tertutup.