SANG DEWI PENAKLUK

SANG DEWI PENAKLUK
Tamu Terhormat


__ADS_3

meski tidak ingin Lila tetap mendandani Aqila dengan cantik dan gadis itu hanya bisa pasrah, jika itu orang lain entah apa yang akan terjadi pada Lila.


setelah dirasa penampilan Aqila sudah sempurna Lila tersenyum puas dengan hasil karyanya sendiri.


"nona anda sangat cantik setelah di rias"


Lila terus memuji penampilan Aqila yang mengenakan hanfu biru laut dengan rambut panjang yang di gerai Indah serta bibir sedikit di beri warna, meskipun wajahnya tidak di poles dengan bedak tapi tetap saja kecantikan Aqila tiada obat.


Aqila rasanya jengah setiap kali gadis itu memujinya secara berlebihan dia ingin protes tapi itu adalah Lila gadis cerewet yang tidak mau diam jika bersamanya dan Lin Shan


tapi akan seperti patung hidup jika dengan orang lain, bilang di suruh menilai makan orang orang pasti mengatakan kepribadian Lila sedikit mirip dengan Aqila.


tiba tiba seorang pelayan dari kediaman utama masuk ke dalam kamarnya.


"salam nona besar maaf mengganggu, tuan besar menyuruh ada ke ruang utama karena putra mahkota datang berkunjung"


pelayan itu menjelaskan maksud kedatangannya.


"hm"


Aqila menjawab singkat lalu melangkah keluar dari sanah di ikuti oleh Lila yang selalu mengekor kemanapun dia pergi.


....


di ruang utama semua orang sudah berkumpul termasuk putra mahkota Jiang mo dia tidak datang sendiri karena ternyata pangeran ke empat Jiang yu juga ikut berkunjung tanpa pemberitahuan terlebih dulu.


"maaf mengganggu waktu sibuk anda Mentri Han"


Jiang mo terlebih dulu meminta maaf sebelum mengutarakan maksud kedatangannya


"itu tidak masalah yang mulia putra mahkota kalian adalah tamu kehormatan, kami senang bisa menjamu kalian berdua di kediaman sederhana ini"


Han zei atau biasa di sebut tuan Han menjawab dengan ramah perkataan Jiang mo barusan.


"salam Mentri Han, maaf karena saya berkunjung tanpa pemberitahuan terlebih dulu, saya tidak tau bawa kakak Jiang mo juga akan berkunjung kemari"


Jiang yu merasa tidak enak karena bertamu tanpa memberitahukan kedatangannya lebih dulu pada pemilik rumah.


"itu tidak masalah adik Jiang yu aku tidak keberatan sama sekali jika kau bergabung bersama kami"


Jiang mo menjawab pertanyaan tersebut dengan sedikit tersenyuman meskipun dalam hati dia merasa sangat kesal dengan kehadiran Jiang yu yang di anggapnya sebagai pengganggu.


"terimakasih kak"


Jiang yu tau bahwa Jiang mo tidak menyukai kehadirannya tapi dia tidak perduli karena orang yang ingin di temui-nya adalah Aqila.


tujuan mereka sama, keduanya datang ke kediaman Han hanya untuk bertemu dengan aqila mereka ingin dekat dengan gadis itu.


Lin Lin Dan weilin yang ada di sanah terus mencuri pandang ke arah keduanya mereka berdua tidak menyangka bahwa Jiang mo dan Jiang yu akan berkunjung ke tempat tinggal mereka berdua.


dua gadis itu tampil cantik dengan pakaian mewahnya mereka berdandan sudah dari pertama kali matahari terbit.

__ADS_1


tapi baik Jiang mo atau pun Jiang yu mereka hanya menatap keduanya sekilas dan tidak memperdulikannya lagi.


Lin Lin Dan weilin sedikit kecewa dengan tanggapan seperti itu padahal mereka berdua sudah berharap bahwa keduanya akan langsung tertarik dengan kecantikan yang mereka miliki.


perlahan suara langkah seseorang terdengar dari luar mereka yang ada di dalam langsung menoleh untuk melihat siapa yang datang.


aqila berdiri di depan pintu wajahnya yang tertutup sinar matahari membuat semua orang penasaran.


"kemarilah aqila"


tuan Han menyuruh gadis itu untuk ikut bergabung bersamanya


Aqila kembali melangkah mendekati mereka dengan anggun cara nya berjalan persis seperti seorang Dewi, tenang dan menghanyutkan.


Jiang yu dan Jiang mo mereka berdua tidak bisa berhenti untuk tidak memperhatikan gadis itu, pesonanya sungguh memikat.


Aqila duduk di samping kiri tuan Han tepat berhadapan dengan Jiang yu, dua gadis yang sejak tadi ikut memperhatikan diam diam mengepalkan tangan.


Lin Lin Dan weilin merasa marah karena lagi lagi Aqila berhasil mencuri perhatian dua pemuda itu tanpa melakukan apa pun


"apa yang istimewa darinya dia hanya gadis bodoh yang kebetulan memiliki wajah cantik"


Lin Lin mengumpat dalam hati dia merasa iri dengan kecantikan yang aqila miliki


"apa bagusnya gadis itu, lebih cantik juga aku"


weilin merasa aqila tidak ada apa apanya di bandingkan dirinya dia memandang rendah Aqila.


"berhubung semuanya sudah berkumpul lebih baik kita makan siang terlebih dulu, Lin Lin nanti kau ajak mereka untuk berkeliling kediaman"


"baik ayah"


setelahnya mereka mulai menikmati hidangan dengan tenang tanpa ada lagi obrolan.


....


begitu selesai Lin Lin langsung membawa yang lain pergi berkeliling, kini mereka berada di taman dekat paviliun tulip.


Lila dan weilin terus berbicara mencoba menarik perhatian Jiang mo dan Jiang yu namun respon yang di berikan tidak sesuai dengan harapan


sebaliknya Aqila yang tidak melakukan apa pun berhasil mendapat perhatian kedua pria tampan itu.


"nona Aqila bagaimana kabar anda"


Jiang mo membuka percakapan di sela perjalanan mereka setelah Lin Lin selesai berbicara


"baik"


Aqila menjawab seadanya dengan wajah datar


"apa besok anda punya banyak waktu saya ingin mengajak anda menghirup udara segera di luar"

__ADS_1


Jiang mo berharap Aqila akan menerima ajakannya tapi ternyata jawaban Aqila di luar dari itu semua.


"tidak"


gadis itu langsung menolak tanpa menghiraukan apa yang putra mahkota pikirkan tentangnya nanti.


"tidak masalah mungkin anda sedang sangat sibuk"


meskipun kesal dengan penolakan yang Aqila berikan Jiang mo masih bersikap lembut pada gadis itu.


"gadis ini bener bener sok jual mahal apa maksudnya menolak ajak ku aku sudah berbaik hati mengajaknya pergi dia malah bersikap tidak tau diri"


Jiang mo mengumpat dalam hati dia berjanji pada dirinya sendiri akan membuat Aqila bertekuk lutut di bawah kakinya begitu dia berhasil membuat Aqila menjadi istrinya.


"gadis yang menarik"


diam diam Jiang yu tersenyum tipis dia salut dengan sikap berani Aqila.


"boleh saya bertanya nona"


Jiang yu mencoba membuka percakapan dia berharap bisa mendapat sedikit respon baik dari gadis itu.


"hm"


"apa anda selalu sibuk setiap harinya"


"tidak"


"apa anda mau berlatih beladiri bersama, saya bisa mengajari anda beberapa jurus untuk melindungi diri


pemuda itu berusaha mencari pembicaraan yang menarik minat aqila.


"boleh"


Aqila adalah gadis yang suka belajar begitu mendengar tawaran menguntungkan dia tidak akan menyia-nyiakannya.


"jadi anda setuju"


"hm"


"kalau begitu besok lusa saya akan datang kemari untuk menjemput anda"


"tidak perlu, anda sebutkan saja dimana tempatnya"


"baiklah kalau begitu kita bertemu di depan gerbang pasar ibu kota pukul sepuluh"


Aqila mengangguk setuju sedangkan Jiang mo dan weilin merasa kesal bukan main mereka tidak menyangka gadis itu akan merespon ajakan Jiang yu padahal jelas tadi Aqila menolak ajakan putra mahkota sebelumnya.


hey ketemu lagi sama author maaf untuk sementara waktu author up-nya cuma sedikit karena author benar benar sibuk


semoga kalian tidak bosan menunggu up terbarunya

__ADS_1


selamat membaca 🙏🥰🥰


__ADS_2