SANG DEWI PENAKLUK

SANG DEWI PENAKLUK
identitas Lin Shan yang sebenarnya


__ADS_3

Lin Shan perlahan membuka kotak kayu tersebut hingga nampak lah isi di dalamnya.


mata semua orang membulat sempurna seakan ingin keluar dari tempatnya saat tau isi kotak tersebut.


Bisa mereka lihat itu adalah apel emas dan ginseng emas berusia seribu tahun yang keberadaannya sangat langka.


konon mengkonsumsi Apple emas dapat meningkatkan kultivasi secara cepat dan membuat Tubuh awet muda sedangkan Ginseng emas seribu tahun bisa memperbaiki merdian yang rusak dan melancarkan siklus peredaran mana dalam tubuh.


mendapat dua benda yang begitu berharga tentu saja raja Zhuang Daiyu sangat senang, dia tidak lagi perhitungan atas sikap Aqila kedepannya.


Pria paruh baya itu juga penasaran tentang bagaimana Aqila bisa mendapatkan Keduanya.


"semoga anda menyukainya raja" ucap Aqila, yang berhasil menarik kembali kesadaran semua orang dari keterkejutannya.


"tentu saja nona aqila, saya sangat menyukai hadiah yang anda berikan" jawab raja Zhuang Daiyu sambil terkekeh kecil.


kemudian pria itu meminta Kasim menerima hadiah tersebut.


Setelah kedua barang berpindah tangan Aqila berniat kembali ke tempatnya tetapi itu terhenti dikala raja Zhuang Daiyu mengucapkan sesuatu yang membuat semua orang bingung sekaligus penasaran.


"tunggu sebentar nona Aqila, ada yang ingin saya tanyakan pada pemuda di samping anda" ucap pria itu pandangannya tak lepas dari liontin giok yang bertengger indah di pinggang Lin Shan.


Zhuang Daiyu terkejut saat pandangannya tidak sengaja menatap benda yang menurutnya familiar itu sebabnya dia menghentikan Aqila.


"tentu" jawab Aqila datar tapi sesungguhnya dia sudah menunggu saat ini sejak lama.


"siapa nama mu anak muda?" tanya Zhuang Daiyu menatap lekat wajah Lin Shan.


"nama saya Lin Shan yang mulia raja" jawab pemuda itu memperkenalkan diri.


"siapa dia nona Aqila?" tanya Zhuang Daiyu ingin tau tentang pemuda di depan nya, yang mana membuat anggota kerajaan dan semua hadirin di buat penasaran.


"dia adalah teman sekaligus orang kepercayaan ku, ada apa?" jawab Aqila di akhiri pertanyaan


"Lin Shan boleh saya melihat liontin giok yang kau kenakan" tanya Zhuang Daiyu, mendadak pria paruh baya itu merasakan desiran aneh di tubuh nya saat benda itu di hantarkan ke hadapannya.


deg

__ADS_1


Zhuang Daiyu mematung untuk beberapa saat tangganya bergetar dan jantung nya berdegup kencang seakan ingin loncat dari tempat nya bersarang.


"ambilkan kotak yang ku simpan di laci ruang kerja" pinta Zhuang Daiyu pada orang kepercayaannya.


sepuluh menit menunggu Kasim kepercayaan pria itu kembali dengan membawa sebuah kotak persegi panjang berukuran sedang ke hadapan nya.


Pria itu langsung membuka kotak tersebut dan tampaklah liontin yang sama yang sedang di pegang nya saat ini.


tubuh peria itu bergetar menahan haru ingatan dulu yang susah payah dia lupakan kini berputar kembali di otak nya.


terlintas bayangan dua orang yang begitu dia cintai tersenyum manis ke arah nya sampai sebuah tragedi memisahkan mereka bertiga.


Suasana di ruang itu sangat hening berbagai dugaan memenuhi otak semua orang, mereka tidak ada yang berani bersuara sebelum Sanga raja mengijinkan nya.


hal aneh juga terjadi pada Lin Shan dia merasakan dada nya berdetak sangat kencang, pemuda itu menoleh ke arah Aqila meminta jawaban tapi gadis itu hanya bungkam seakan enggan untuk mengatakan apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang aqila ketahui tetapi dirinya tidak.


"dimana orang tua mu Lin Shan" tanya Zhuang Daiyu yang sudah kembali kesadarannya.


"orang tua saya sudah meninggal yang mulia raja" jawab Lin Shan jujur


setelah di tinggal mati kedua orang tuanya Lin Shan di bawa oleh seorang pria tak di kenal, pria itu berjanji akan memberikan Lin Shan kehidupan yang jauh lebih baik dari kehidupan nya saat ini Lin Shan yang saat itu masih sangat polos mau saja di bawa pergi berharap dia bisa mendapatkan kehidupan sesuai yang di janjikan.


tetapi nyatanya dia di jual ke pasar gelap dan di jadikan budak, bertahun-tahun Lin Shan hidup dalam penderitaan yang begitu menyakitkan hingga takdir mempertemukannya dengan Aqila.


"lalu dari mana kau mendapatkan liontin ini" Zhuang Daiyu terus mengajukan pertanyaan dia berharap dugaannya benar bahwa Lin Shan adalah putra nya yang hilang bertahun tahun lalu.


"Orang tua saya yang memberikan nya, saya sudah memakai liontin giok itu sejak kecil" jawab Lin Shan


Zhuang Daiyu langsung bangkit dari singgasananya dia berjalan menghampiri Lin Shan kemudian memeluk pria itu.


anggota kerajaan dan semua orang semakin di buat kebingungan mereka penasaran ada hubungan apa antara yang mulia raja Zhuang Daiyu dan pemuda itu.


"putra ku akhirnya aku menemukan mu" ucap Zhuang Daiyu yang mana membuat semua orang terkejut bukan main.


"apa maksud anda yang mulia?" tanya Lin Shan kebingungan pemuda itu bahkan tidak memeluk balik Zhuang Daiyu.


"orang tua mu masih hidup Lin Shan aku adalah ayah mu kau adalah putra pertama ku dengan permaisuri Hui Ying" jelas Zhan Daiyu kembali membuat Lin Shan terkejut.

__ADS_1


"maaf yang mulia anda pasti salah mengenali orang" bantah Lin Shan


Meskipun dia menginginkan keluarga dia tidak berani berharap terlalu tinggi apalagi menjadi pangeran dari sebuah kerajaan besar.


"tidak aku tidak mungkin salah, siapa nama ibu mu?" tanya Zhuang Daiyu lagi yang kini sudah melepaskan pelukannya.


"ibu ku bernama liling dan ayah ku Lin dai yu" jelas Lin Shan berusaha menolak kenyataan


"mereka berdua adalah pelayan dan orang kepercayaan mendiang ibu mu Lin Shan" Jelas Zhuang Daiyu yang masih mengingat betul siapa saja orang yang dekat dengan mendiang istri pertama nya itu.


"tidak itu tidak mungkin aku berasal dari dunia bawah bagaimana mungkin aku adalah putra mu kau pasti salah mengenali orang tentang liontin itu tidak ada yang istimewa mungkin banyak yang memilikinya juga" bantah Lin Shan


Bisa di bayangkan perasaan Lin Shan saat ini sudah campur aduk dia benar-benar tidak siap menerima fakta yang ada.


"suami ku mungkin yang dikatakan nya adalah benar" ucap permaisuri chunhua ibu dari Zhuang Lan


"aku tidak mungkin salah mengenali nya, perlu kau tau liontin itu sekilas tampak biasa saja tapi jika di gabungkan dengan Lion yang ku miliki itu akan ada berubah secara segnifikan, dan liontin itu dibuat secara khusus oleh pengrajin kerajaan atas perintah ku sebagai bentuk cinta terhadap permaisuri Hui Ying tidak semua orang memiliki nya" jelas Zhuang Daiyu panjang lebar.


Deg


Lin Shan mematung bertahun-tahun dia menganggap kedua orang tuanya meninggal dan hati ini dia mendapatkan fakta bahwa ayah nya masih hidup.


kasih sayang yang dulu dia dambakan sudah ada di depan mata tapi mengapa hatinya terasa tidak rela saat menatap wajah Aqila.


"dia adalah Ayah kandung mu Lin Shan" ucap Aqila menyela pembicaraan mereka


"anda sudah tau yang sebenarnya tapi malah menyembunyikan nya dari ku" Lin Shan menatap kecewa ke arah gadis itu kemudian pergi begitu saja dari ruangan tersebut.


Melihat Lin Shan pergi Zhuang Daiyu hendak menghentikan nya tapi ke buru di cegah oleh Aqila.


"biarkan dia menenangkan diri terlebih dulu" ucap Aqila.


"sejak kapan anda mengetahui nya nona Aqila dan kenapa anda menyembunyikan nya dari saya" tanya Zhuang Daiyu menuntut penjelasan.


"aku sudah mengetahuinya sejak satu tahun lalu, dan alasan kenapa aku tidak mengatakannya aku perlu memastikan terlebih apakah dia benar putra mu atau bukan lagi pula kau pasti butuh bukti, aku tidak ingin Lin Shan di salahkan karena telah mengaku-ngaku sebagai anak dari yang mulia raja" terang Aqila.


Akhirnya semua orang tau kebenaran tentang identitas asli Lin Shan.

__ADS_1


__ADS_2