SANG DEWI PENAKLUK

SANG DEWI PENAKLUK
Kebenaran?


__ADS_3

kini guru besar baihu dan Aqila berada di salah satu ruangan pribadi milik pria itu, sedangkan xiaoli dan Bai long menunggu di luar pintu.


mereka sengaja menyusul Aqila karena tidak tau harus pergi kemana.


"silahkan duduk nona" ucap guru besar baihu mempersilahkan Aqila duduk terlebih dulu.


tanpa bersuara gadis itu mulai mendudukkan diri di salah satu kursi yang sudah tersedia sebelum nya, kini mereka saling berhadapan.


"ada apa?" tanya Aqila tanpa basa-basi terlebih dulu.


"boleh saya tau siapa nama anda nona?" tanya balik guru besar baihu sebelum menjelaskan maksud dia ingin berbicara dengan gadis itu.


"Han Aqila" jawabnya


"maaf jika pertanyaan saya sedikit menyinggung anda, apa hubungan nona dengan pemilik pedang hitam?" tanya guru besar baihu dengan rasa penasaran yang begitu tinggi.


"untuk apa anda menanyakan hal itu?" tanya balik Aqila yang juga penasaran dengan maksud guru besar akademik itu.


"saya ingin memastikan sesuatu nona" jawab jujur gue besar baihu.


"saya tidak memiliki hubungan apapun dengan nya, saya juga tidak mengenal siapa dia" ucap Aqila


"lalu bagaimana anda bisa mendapatkan pedang itu" tanya guru besar baihu


"saya menemukan nya di suatu tempat ketika mendapat amanat dari Kakek buyut saya" Jawab Aqila jujur.


"jadi anda tidak tau siapa pemilik sebelumnya" tanya guru besar baihu memastikan sekali lagi"


"ya" Aqila mengangguk sebagai jawaban.


Guru besar baihu terdiam begitu saja, melihat itu Aqila semakin di buat penasaran dengan kebenaran apa yang tidak dia ketahui tentang pedang hitam miliknya.


"apa anda mengetahui siapa pemilik pedang hitam ini dan ada kaitan apa dengan saya" tanya aqila yang benar-benar ingin tau kebenarannya.


"apa anda benar-benar ingin tau kebenaran nya, ini sudah cukup lama di sembunyikan dari banyak orang" tutur guru besar baihu sedikit ragu.


"katakan saja" jawab Aqila penuh keyakinan.

__ADS_1


"dulu ada seorang gadis cantik dan pria tampan dari klan yang berbeda menjalin kasih awal nya hubungan mereka baik-baik saja sampai suatu hari sebuah ramalan datang dan menghancurkan segalanya"


"gadis itu berasal dari ras penyihir sedangkan sang pria tidak di ketahui identitas nya, suatu hari terjadi peperangan yang begitu besar hampir seluruh lapisan dunia menjadi imbas perang tersebut dan secara mengejutkan pria yang di cintai gadis itu ternyata adalah pemimpin klan musuh"


"karena berada di sisi yang berlawanan kedua orang yang saling mencintai memilih berpisah mereka mempertahankan ego masing-masing"


"suatu hari kedua klan saling berhadapan di Medan perang karena ambisi yang begitu besar demi mencapai puncak kekuasaan pria yang di cintai oleh gadis itu membantai orang-orang terdekat gadis itu"


"karena marah dan kecewa yang begitu mendalam gadis itu memutuskan untuk membunuh pria tersebut dengan tangan nya sendiri di Medan perang"


"tapi saat hari itu tiba gadis cantik itu di nyatakan sedang mengandung usia kehamilan nya memasuki satu bulan padahal mereka belum menikah"


"gadis itu dilanda kebingungan dia harus membalaskan dendam kedua orang tuanya pada pria yang ternyata ayah dari bayi yang sedang di kandung nya saat ini"


"Meski begitu dia tetap pergi ke Medan perang dengan sisa pasukan yang dia miliki"


Flashback...


Di Medan perang suasana sangat kacau banyak mayat berserakan dimana-mana, genangan darah hampir memenuhi tempat tersebut.


Berdiri sepasang manusia yang saling menatap penuh kerinduan tapi amarah, dendam, egois, ketamakan menjadi penghalang cinta mereka.


"berhenti melawan ku dan menyerah lah kita bisa membangun kembali hubungan yang harmonis seperti dulu" ucap pria tersebut


"aku tidak akan menyerah karena ketamakan yang kau miliki kau sampai tega menghabisi kedua orang tua ku dan juga semua saudara ku" jawab gadis itu dengan luapan emosi yang begitu besar


"aku tidak akan membunuh mereka jika mereka tidak berusaha menghalangi jalan ku" ucap pria itu lagi


"kau berada di jalan yang salah, kau ingin menguasai seluruh lapisan dunia kau memusuhi semua orang, bagi ku kau sudah mati ketika kau mengkhianati cinta ku dan menghabisi keluarga ku dengan begitu kejam nya" teriak gadis itu dengan air mata membasahi pipi nya.


"kenapa kau keras kepala, aku mencintai mu seorang bisa kah kau menuruti perkataan ku dan mendukung Ku, kau akan menjadi satu-satu nya ratu dari seluruh lapisan dunia" bujuk pria itu


"tidak, aku tidak ingin menjadi ratu dari seluruh lapisan dunia aku hanya ingin menjadi seorang istri dan hidup seperti penduduk biasa menjalani kesederhanaan, kita sudah sepakat bukan kau sudah berjanji pada ku kenapa kau mengkhianati ku" tangis gadis pecah pakaian yang dia gunakan sudah kotor oleh tanah dan darah dari musuh-musuh nya.


"kau tidak mengerti betapa sulit nya hidup menjadi diri ku" Jawab pria itu


"selama kita menjalin hubungan kau tidak pernah sekalipun jujur pada ku tentang identitas asli mu bagaimana aku tau apa yang kau rasakan dan alami, kau tidak mempercayai ku sepenuhnya jiao"

__ADS_1


"aku tidak bermaksud seperti itu Fei Fei" sahut pria tersebut


"aku membenci mu Jiao sangat membenci mu kau harus mati di tangan ku" teriak gadis itu sambil terus melangkah ke arah pria tersebut dengan salah tangan menggenggam pedang.


"berhenti di situ! sekali lagi kau melangkah maka jangan salah kan aku jika aku membunuh mu" ucap Jiao dengan keras.


Mendengar ucapan tak terduga itu Fei Fei menghentikan langkah bukan karena dia takut mati melainkan nasib bayi yang sedang di kandung nya anak itu tidak bersalah.


Bagaimana mungkin dia tega mengorbankan nyawa yang baru hidup itu untuk sebuah dendam.


terjadi keheningan untuk beberapa saat sampai sebuah panah melesat ke arah perut gadis itu.


Jleb


"Tidak" teriak Fei Fei terkejut


Uhuk


Gadis itu memuntahkan banyak darah tubuh nya ambruk dan hampir menyentuh tanah, dengan sigap Jiao langsung meraih tubuh lemah itu.


"Jiao aku sangat membenci mu kau telah membunuh anak kita" ucap gadis pelas, dia mengira bahwa yang melesatkan anak panah adalah pria tersebut.


"apa maksud dengan anak kita" tanya Jiao dengan perasaan tak menentu


"aku sedang mengandung anak kita kau telah membunuh nya kau kejam Jiao, aku mengutuk mu dengan kematian yang begitu menyakitkan, kau harus merasakan apa yang aku rasakan saat ini" ucap Fei Fei terbata-bata


Sebelum benar-benar menghembuskan nafas terakhirnya Fei Fei menggumakan mantra terlarang dengan menukarkan jiwa nya sendiri hingga dia tidak bisa bereinkarnasi lagi.


Untuk menghidupkan janin dalam perutnya dengan cara memindahkan janin tersebut ke rahim wanita lain.


Dan hal itu berhasil tanpa di ketahui oleh Jiao dan siapapun, setelahnya tubuh Fei Fei mulia mengikis dan hilang dari pandangan.


"tidak Fei Fei kenapa kau tidak mengatakannya pada ku sejak awal, apakah benar aku membunuh anak ku sendiri" pria itu tertunduk dengan mata yang sudah berembun.


hati nya sakit mengetahui fakta bahwa orang yang sangat dia cintai sedang mengandung anak nya dan dengan lalai ia membiarkan sekutunya menembakan anak panah ke arah gadis itu.


Flashback off..

__ADS_1


__ADS_2