Senyuman Sang Buah Hati

Senyuman Sang Buah Hati
Kayla


__ADS_3

Beberapa hari kemudian. Akbar pergi untuk melihat Pelangi. Dari kejahuan Akbar hanya dapat melihat senyum manis Pelangi yang sedang asik bermain dengan baby sisternya. Ia melepas rindu kepada anaknya itu hanya dengan melihatnya dari kejauhan. Setiap dirinya mengintai atau mengamati Pelangi air matanya pun selalu menetes dengan sendirinya. Tak kuasa menahan rasa rindu ingin sekali bermain bersama dan juga berada disisi putri kecilnya itu.


“Putri kecil ayah yang cantik, tunggu ayah ya, ayah akan segera membawa kamu untuk hidup bersama ayah. Ayah yakin kamu juga pasti merindukan ayah. Setelah selesai persidangan kita akan bisa bermain bersama – sama nak. Tunggu ayah ya sayang.” Ucapnya dari dalam hati sambil duduk di balik jendela mobil yang terhenti di depan pintu gerbang.


Tak lama kemudian Akbar pergi. Sepintas dirinya melihat wajah Kayla yang sedang bersama laki – laki lain di lampu merah. Namun, dirinya ragu dengan yang dilihatnya itu. Sebab tidak nampak jelas wajah Kayla saat itu. Akbar hanya melihat baju yang wanita itu kenakan sama seperti yang dia belikan untuk Kayla.


“Wanita itu seperti istriku. Tapi dia dengan siap laki –laki yang ada di dalam mobil itu? Ah mungkin aku hanya salah lihat saja. Tidak mungkin dia menghianatiku. Cinta dia kan begitu besar kepadaku. Mungkin hanya bajunya saja yang mirip, tetapikan baju seperti itu tidak hanya Kayla saja yang punya.” ucapnya dari dalam hati.


Akbar tidak terlalu memikirkan apa yang telah dia lihat. Sedangkan yang saat itu di lihat Akbar benar adanya, Kayla yang saat itu sedang pergi dengan Alex. Alex meminta Kayla untuk memenuhi nafsu birahnya. Dan Alex mengancam jika dirinya tidak mau menuruti semua keinginannya, Alex mengancam akan membongkar semuanya kepada suaminya itu. Dan Kayla pasti akan di tinggalkan oleh Akbar.Ternyata selama ini Kayla adalah budak dari nafsu para laki – laki hidung belang yang memiliki uang banyak dan harta melimpah. Dari dulu dirinya adalah seorang wanita yang suka di jadikan simpanan para bos bos besar yang memiliki perusahaan - perusahaan ternama di kota itu. Alex pun juga bukan kalangan dari orang biasa saja. Dia memiliki keturunan yang hampir sama dengan Cleo. Uang dan harta yang melimpah adalah faktor utama dia bisa  mendapatkan apa saja yang dia inginkan, apa lagi semua yang diinginkan harus dia dapatkan. Sifat yang dimilikinya itu sangat bejat. Dirinya memandang wanita semua itu sama saja, mata duitan. Maka dari itu dirinya tidak pernah menghargai wanita mana pun.


Sifat yang di miliki Alex berbeda dengan Cleo. Alex memiliki watak yang keras dan egois, dirinya selalu menghambur – hamburkan uang demi untuk memuaskan nafsu birahinya itu ke semua wanita nakal. Namun, Kayla adalah wanita yang dipilihnya untuk menemani setiap kali rasa birahi itu datang. Kayla juga di manja dengan  di belikan apa saja yang dia inginkan sekalipun barang brang brand termahal dan mewah.


Nindi memang bersetatus pacar Alex saat ini, akan tetapi Nindi tidak terlalu mengenal dan tahu pribadi Alex sebenarnya seperti apa. Yang Nindi tahu adalah Alex hanya karyawan biasa yang bekerja di salah satu perusahan terbesar di kota itu. Alex memang sengaja berbohong bahwa dirinya hanya karyawan biasa di perusahaan itu dan tidak ingin Nindi mengetahui yang sebenarnya. Sebab Alex hanya ingin mengincar Kayla dan Nindi hanya di jadikan alat oleh Alex supaya bisa bertemu atau mengancam Kayla.


Pertemuan Kayla dan juga Alex bisa terjadi karena Kayla sudah fasih dalam hal seperti itu. Sebab sebelum dirinya mengenal Akbar dan menjadi suaminya, dahulu Kayla mencari laki – laki hidung belang hanya untuk ATM berjalannya. Sedangakan di saat dia bekerja di perusaan waktu lalu itu hanyalah pekerjaan sampinganya supaya orang – orang tidak terlalu curiga dengan hasil yang dia dapat.


*


Setelah bebrapa jam kemudian Kayla sampai di rumah terlebih dahulu dari Akbar. Kayla langsung bergegas menganti bajunya dan membersihkan seluruh badannya. Tak lama Akbar datang, lalu dia duduk dan memanggil – manggil Kayla. Kayla bergegas turun ke bawah untuk menemui Akbar.


“Iya ada apa mas?”


“Kamu kok wangi sekali, habis pergi dari mana?”


“Siapa yang pergi, orang dari tadi aku di rumah terus.”


“Tapi kenapa kamu mengunakan parfum mahal? Wanginya seperti saat kamu akan pergi keluar rumah.”

__ADS_1


“Kamu ini gimana sih mas. Pertanyaanmu itu loh enggak logis banget. Ya wajar dong aku memakai parfum untuk menyambut suamiku datang ke rumah. Enggak boleh?!”


“Ya bukan gitu maksud aku. Kok tumben sekali kamu di rumah mengunakan parfum mahal. Biasanya kan kamu pake kalau ada acara penting dan bertemu dengan orang – orang penting.”


“hah, terserah lah. Kamu ngapain manggil – manggil aku?”


“Buatkan aku kopi ya.”


“ya ampun mas, cuman mau nyuruh aku untuk membuatkan kopi?! Kan bisa kamu memnggil bibik.”


“ya kalau aku maunya kamu gimana? Enggak boleh?”


“Ya udah aku buatin. Tunggu sebentar ya.”


Kayla lalu membuat dua cangkir kopi, sebab dirinya juga ingin meminum kopi. Selesai membuatkan kopi dirinya mendekati Akbar dan meletakan satu persatu kopi yang telah di buat itu di atas meja.


“Owh, iya, terimakasih ya.”


Setelah itu mereka berdua meminum kopi itu.  Lalu Akbar melontarkan pertanyaan yang membuat Kayla terkejut dan tersedak saat sedang menikmati kopi itu.


“Tadi saat aku berhenti di lampu merah, aku seperti melihat kamu bersama laki – laki.”


“Uhuk.. Uhuk.. Uhuk..” Kayla tersedak saat mendengarkan Akbar berkata seperti itu.


“kamu kenapa Kay? Kamu tidak apa – apa? Kenapa kamu terkejut?”


“Iya aku tidak apa – apa kok mas, ya aku kaget saja, kok bisa kamu melihatku di luar sana apa lagi aku dengan laki – laki lain. Sedangkan aku sedari tadi hanya berada di dalam rumah dan tidak pergi kemana – mana.”

__ADS_1


“Makan dari itu aku cerita sama kamu. Mungkin aku salah lihat. Dan yang aku lihat tadi sepertinya hanya mirip dengan wajahmu.”


“Iya bisa jadi itu mas. Mungkin yang kamu lihat itu mirip sama aku atau kamu salah lihat.”


"Huft, untung saja mas Akbar enggak percaya kalau itu aku. Padahal aku tadi memang sedang pergi bersama Alex. Ya, bagus deh kalau dia enggak percaya. Jadi aku tidak susah susah mencari alasan untuk menjelaskannya. Yang terpenting aku harus berhati - hati lagi mulai sekarang." ucapnya dari dalam hati.


“ya sudah hiraukan saja. Besok di persidangan ke tiga aku harap kamu menemaniku ke sana ya.”


“Iya, iya. Ngomong ngomong urusannya sudah sampai mana mas? Kenapa Majelis hakim belum juga memutuskan hak asuhnya?”


“Aku juga tidak tahu. Sepertinya semua bukti – bukti yang Kia punyai itu kuat dan bisa menyakini hakim.”


“Lalu bagaimana dengan persiapanmu?”


“Aku sudah membayar orang untuk menceritakan kejelekan atas perbuatan Kia selama bersama pelangi nanti saat persidangan ke tiga. Nindi juga sudah mengumpulkan bukti – bukti yang kaut. Aku juga sudah mempercayakan semuanya kepada Nindi dan juga teman teman pengacaranya itu.”


“Semoga di persidangan ke tiga besok Pelangi bisa kita dapatkan ya mas. Aku sudah tidak sabar untuk bermain bersama Pelangi, wlaupun di hati kecil ku sangat membenci ibunya itu.”


“Aku tidak akan menyerah apapun akan aku lakukan untuk mendapatkan Pelangi nanti. Kamu doakan saja ya aku berhasil membawa pulang Pelangi.”


“Pastinya lah mas. Pelangi itu anaknya pintar, cantik dan mengemaskan.”


“Iya Kay.”


 


Bersambung...

__ADS_1


❇️❇️❇️❇️❇️


__ADS_2