Senyuman Sang Buah Hati

Senyuman Sang Buah Hati
Alex dan Kayla


__ADS_3

"Aku hanya memintamu untuk memberikan aku waktu sebentar saja supaya aku dapat menemani dan hidup bersama putri kecil ku Kay."


"Sudahlah utamakan saja anakmu. Jangan pikirkan aku. Biar aku bersenang senang dengan apa yang aku inginkan, kamu juga bersenang seananglah dan habis kan waktumu untuk anakmu. Aku mau tidur. Pergilah ke kamar anakmu temani dia!" Ucapnya sambil berjalan mendekati ranjang dan berbaring di atas ranjang itu.


"Kay, Kay. " Ucap Akbar memanggil istrinya.


"Pergilah dan lihat anakmu. Temani dia tidur. Aku mau tidur."


Kemudian Abar keluar dari kamarnya dan pergi berjalan menuju kamar anaknya. Ia hanya menginginkan Kayla bisa dekat dengan Pelangi. Lalu ia memandangi Pelangi saat dirinya masih tertidur lelap dengan wajah cantik dan lugunya.


"Tidurlah yang neyenyak ya putri ayah yang cantik. Ayah selalu menyanyangimu." Ucap Akber dalam hatinya sambil mencium kening putrinya itu.


-------


Dua minggu kemudian. Akbar pergi untuk mencari kerja. Dia sudah memberikan CV nya kepada perusahaan - perusahaan di kota itu. Ketika dirinya sedang pergi, Pelangi di titipkan oleh Kayla. Sebab, saat itu Dewi dan juga Nindi sedang tidak ada di rumah.


Alex tahu kalau Nindi sedang pergi bersama Dewi. Sebab Nindi memberikan kabar kepada Alex, jika dirinya akan pergi. Kemudian dirinya menelphone Kayla. Karena dia ingin memanfaatkan waktu yang ada. Kemudian Alex bergegas untuk menelepone Kayla.


"Hallo sayang."


"Hem, kenapa?"


"Kangen nih."


"Aku gak bisa keluar. Aku disuruh menjaga Pelangi sampai suamiki pulang."


"Memang suami kamu sedang pergi di mana?"


"Dia sedang mencari cari lowongan."


"Rumah sepi dong."


"Kok kamu tahu?"


"Iya lah, Nindi tadi yang ngasih tahu ke aku kalau dia sedang pergi dengan mertua kamu."


"Di rumah cuman ada aku, Pelangi sama bibik."

__ADS_1


"Main yuk. Kangen nih. Udah enggak tahan."


"Apaan sih. Baru kemarin kan kita bertemu dan main cinta. Masak main lagi."


"Kamu enggak mau?"


"Ya bukannya enggak mau. Harusnya pake jeda dong. Enggak enak nanti kalau kita main terus."


"Aku enggak akan pernah bosan mainin pinya kamu Kay. Ayo lah. Puasin birahiku ya. Udah enggak tahan nih. Aku janji akan belikan kamu berlian deh ya Kay."


"Tapi nanti Pelangi gimana? Enggak mungkinkan kita main di depan dia."


"Tapi boleh juga biar dia lihat kita main."


"Kamu itu emang sudah gila! Nanti dia bilang sama suamiku gimana?"


"Ha.. ha.. ha.. kamu ini ya Kay lucu banget. Aku cuman bercanda kali. Ya terserah kamu. Mau buat gimana Pelangi biar dia tidak menganggu bercinta kita. Aku mau ke rumah kamu sekarang."


"Tapi gimana dong lex! Kamu ini sukak banget memaksa aku!"


"Ya itu urusan mu. Yang penting aku ke situ kamu udah wangi dan cantik. Terus terserah kamu mau buat gimana anakmu itu."


"Hallo lex, lex."


"Ini orang beneran gila apa ya? Sialan kenapa dia harus ke sini dan ingin bercumbu denganku dengan memanfaatkan keadaan. Nanti kalau semua tahu gimana! Tapi kalau aku menolak permintaanya, dia pasti akan membongkar semuanya. Apa lagi dia punya video aku saat aku sedang mandi di hotel. Dia memang pintar selalu memaksa dan membuat aku berubah menjadi gila seperti ini. Terus aku harus gimana dong dengan anak kecil ini. Masak dia aku suruh pergi dari sini. Kan enggak mungkin. Apa aku suruh bibik untuk menemaninya. Tapi enggak mungkin juga lah, nanti kerjaan dia pasti akan keteteran, terus ibuk bakal tanya ini lah itu lah. Aduh gimana dong." Ucapnya dalam hati sambil bergumam sendirian dan mondar mandir di belakang Pelangi.


Sedangkan waktu itu Pelangi lagi asik bermain dengan mainannya. Lalu Kayla berpikir untuk membuatkan susu dengan di tambahkan obat tidur untuk Pelangi dan susu itu akan dia berikan padanya.


"Pelangi. Pelangi." Kayla memanggil Pelangi.


"Iya tante." Ucap Pelangi dan berjalan mendekati Kayla.


"Nih di minun susunya. Cepet." Katanya dengan kasar.


"Tapi Pelangi kan baru saja minum susu tan."


"Udah sih ah enggak usah cerewet. Cepetan gih minum. Tante udah capek - capek loh bikin susu buat Pelangi."

__ADS_1


"Iya tan Pelangi akan meminumnya."


Lalu susu itu di minum oleh Pelangi dan tidak lama selesai menghabiskan Pelangi tertidur.


Kemudian Alex sampai di rumah Dewi. Di buka lah pintu rumah oleh Kayla. Tiba tiba Alex langsung mendekapi tubuh Kayla dan mencium bibirnya itu dengan berulang ulang kali sambil berdiri di deoan pintu.j


Kayla sepontan langsung menolak. Dia takut jika nanti pembantunya tahu kalau dia sedang bermain api di belang suaminya. Dan Kayla sangat takut pembantunya akan mengadu kepada Akbar kalau dirinya sedang bersama Alex dan melakukan hal yang tidak wajar dengan orang lain.


"Sayang. Eemmuuaacchhh..." Ucap Alex yang langsung mendekapi Kayla.


"Lepasin lex. Aku takun jika pembantuku akan mengadu kepada Akbar."


"Tenanglah. Semua akan aman jika kamu bersamaku. Panggil pembantumu sekrang."


"Iya aku akan memanggilnya. Tapi lepasin dulu tangganmu."


"Sudah panggillah. Jangan terlalu banyak bicara. Aku sudah tidak kuat lagi setelah mendekapi tubuhmu yang seksi ini."


"Ba...ik...lah... Bik. Bibik..."


Datanglah pembatunya itu di hadapan mereka. Lalu pembantunya melihat mereka yang sedang berdekapan dan melihat dengan mata yang melalak kemudian setelah melihat mereka pembantunya menundukan kepalanya.


"A..da.. A..pa.. nyonya." Ucap pembantu itu dengan kepala menunduk.


"Ambil uang ini. Jangan katakan apa saja kalau kamu sudah melihat tuanmu sedang seperti ini. Jika kamu mengatakan kepada mereka. Kamu dan juga keluarga kamu akan aku buat menderita. Mengerti." Ucap Alex yang mengancam pembantu itu sambil melempar uang ke arah pembantu itu dengan sejumlah uang lima juta rupiah.


Alex sudah merencanakan bahwa dirinya akan memberikan uang itu kepada pembantu rumah tangganya. Dan setelahnya, pembantu itu mengambil uang yang di lemparkan oleh Alex.


Kemudian Kayla di bopong oleh Alex menuju kamarnya. Lalu mereka melakukan hubungan suami istri dengan singkat. Sebab Alex hanya ingin membuang nafsu birahinya yang datang melanda.


Tak lama Nindi dan juga Dewi pulang. Nindi melihat mobil Alex terpakir di rumahnya kemudian dirinya memanggil - manggil Alex dan juga pelangi. Namun tidak terdengar jawababan dari mereka. Nindi naik ke kamar Pelangi. ia menduga jika si Alex pasti sedang bersama Kayla dan menemani Pelangi bermain. Akan tetapi semua yang ia duga itu salah.


Saat langkah kaki nya melangkah menelusuri setiap ruang yang ada di rumah itu untuk mencari Kayla dan juga Alex, tiba - tiba Alex keluar dari kamar Kayla. Nindi terlihat begitu terkejutnya dan melongo stelah melihat Alex yang keluar dari kamar Kayla. Lalu yang menambah dirinya sangat terkejut adalah ketika Kayla juga keluar dari dalam kamarnya dengan melihat kakak iparnya yang sedang mengunakan celana pendek dan Spaghetti Stra yang terlihat begitu seksi.


"Mas Alex." ucapnya sambil terpelongo


"Kamu sudah pulang? "

__ADS_1


Bersambung..


❇️❇️❇️❇️❇️


__ADS_2