
Menjelang hari pernikahan, Mereka semakin banyak hal yang harus diurusi dan dipastikan supaya pernikahan dapat berlangsung dengan lancar.
Mulai dari konsep pernikahan, gaun pengantin, make - up atai rias pengantin, catering, dan lain - lainnya kini telah beres. Setelah persiapan pernikahan sudah selesai semua. Kia dan juga Cleo lanjut untuk menyiapkan batin dan juga pikirannya supaya mereka siap menghadapi acara ijab kabul nanti.
Malam sebelum acara pernikahan di mulai, Kia mendekati putri kecilnya itu.
"Pelangi, sedang apa sayang?" tanya Kia.
"Bunda, Pelangi sedang bermain boneka."
"Pelangi, bunda mau tanya sama Pelangi boleh?"
"Tanya apa bunda?"
"Emm, Pelangi sayang enggak sama ayah Cleo?"
"Sayang banget. Kenapa bunda bertanya seperti itu?"
"Emm, enggak apa - apa sih sayang, bunda hanya ingin bertanya saja sama Pelangi."
"Bunda, besok bunda harus berdandan yang cantik sekali ya bun, supaya ayah Cleo seneng melihat bunda cantik."
"Iya sayang,
"Bunda, setelah ini apakah ayah Cleo akan tidur bersama kita?"
"Iya sayang. Ayah Cleo tidak akan lagi meninggalkan Pelangi."
"Yea, jadi mulai besok ayah bisa tidur bersama Pelangi dong ya bun. Yea.. yea.. yea...
"Pelangi seneng ya, ada ayah Cleo di rumah?"
"Iya bun, Pelangi seneng banget. Kan dari kecil Pelangi tidurnya cuman sama bunda terus."
"Memangnya Pelangi sudah besah. He.. he.. he.."
"Udah bunda. Pelangi sudah besar."
"Iya, iya percaya. Ya, karena ini sudah malam sekarang putri kecil bunda harus tidur. Biar besok Pelangi bisa menemani bunda dan ayah duduk di hadapan semua tamu undangan. Pelangi maukan?"
"Okey bunda, Pelangi sekarang tidur ya bun."
"Iya sauang, mimi indah. Jangan lupa untuk berdoa dulu ya. Eemmuuaaacchh.."
Kemudian setelah Pelangi tertidur Kia pergi turun ke bawah menemui Nisa dan juga Surya. Ia jngin meminta restu kepada ke dua orang tuanya.
"Wah ada pengantin wanita nih mah. Kasih jalan mah buat pengantin wanitanya." Kata Sinta.
"Ah, apaan sih kakak ini. Mama sama papa kok belum tidur?"
"Belum nak,"
__ADS_1
"Ma, pa, doakan semoga prosesi acara pernikahanku nanti berjakan dengan lancar ya. Dan tidak ada kendala apapun."
"Iya pasti itu nak. Mama dan papa doakan supaya pernikahan besok ini berjalan dengan lancar. Aamiin."
"Kia, selamat ya. Semoga Cleo adalah laki - laki terakhir buat kamu. Dan kakak doakan kehidupan kamu selanjutny akan bahagia bersama laki - laki baik seperti Cleo." Ucap Sinta.
"Aamiin, makasih ya kak, ma, pa."
"Pernikahan adalah ibadah, dan setiap ibadah bermuara pada cinta-Nya sebagai tujuan.
Pada hari istimewa ini kami berharap masa depan yang cerah untuk kalian, yang dipenuhi dengan sukacita dan kebahagiaan. Semoga semua berkat datang kepadamu nak. Kalian berdua pantas mendapatkan yang terbaik. "
"Terimakasih banyak ya ma, pa, dan juga kak sinta karena sudah banyak membantuku. Dan kalian selalu ada untukku. Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku, kala itu kalau tidak ada kalian. "
"Ya sudah kamu sekarang istirahat ini juga sudah malam. Kamu harus memperaiapkan diri ya Kia."
"Iya mah, kalau begitu Kia tidur dulu ya mah, pa, kak. Selamat malam."
"Malam juga nak."
--------
Pagi harinya,
Acara tegang, dan bahagia itu sudah di mulai. Ijab kabul akan segera di lakukan. Cleo yang mengenakan kemeja putih dengan jas yang berwarna putij juga terlihat begitu tampan di hadapan semua para tamu yang ada.
Ia duduk di kursi yang berhadapan langsung dengan bapak penghulu dan papa Surya. Jantung Cleo berdegup kencang saat akan memulai acara ijab kabul. Disaat ijab kabul akan di mulai, sengaja Kia memang belum di perbolehkan keluar sebelum terdengar kata - kata " Sah " di acara tersebut.
"Semua sudah siap? Tanya penghulu itu.
"Siap pak."
"Kalau begitu acara ijab kabul mari kita mulai."
Cleo terlihat begitu siap untuk mengatakan ijab kabul yang akan berlangsung itu.
"SAUDARA/ANANDA (Cleo Asqory ) BIN (Alm, Carles) NIKAHKAN DAN SAYA KAWINKAN ENGKAU DENGAN (Zakia Salsabila Aisya) BINTI (Surya Pamungkas) DENGAN MASKAWINNYA BERUPA (seperangkat alat sholat dan sebuah emas 24 karat seberat 225,5 gram ), TUNAI.
SAYA TERIMA NIKAHNYA DAN KAWINNYA (Zakia Salsabila Aisya) BINTI (Surya Pamungkas) DENGAN MASKAWINNYA YANG TERSEBUT DIBAYAR TUNAI."
"Bagaimana para saksi? Sah?" Tanya Penghulu itu.
Kemudian semua orang menjawab " Sah ".
Setelah Cleo sah ucapkan ijab kabul di depan penghulu, Kia baru dihadirkan ke lokasi akad nikah. Sudah resmi menjadi nyonya Cleo, Kia langsung menghampiri suaminya dan lakukan sentuhan pertama kali. Kia langsung mencium tangan Cleo sebagai bentuk rasa patuh.
Setelah Kia mencium tangan suaminya, maka Cleo langsung membalas dengan kecupan mesra di kening istrinya. Setelah mencium kening pasangan halalnya, Cleo langsung mengusap kepala sambil ucapkan doa setelah resmi menikah.
Selain cium tangan, usap kepala dan kecup kening setelah halal, Cleo juga tampak merangkul mesra Kia yang baru hadir usai ijab kabul sah. Cleo juga menggandeng istrinya untuk menemui penghulu yang akan berikan nasihat nikah untuk mereka.
Setelah itu mereka pun sama sama membacakan surat - surat pendek. Kata "sah" itu lalu membuat orang - orang merasa senang. Kini Kia telah bersetatus istri dari pengusaha kaya.
__ADS_1
Sekarang waktunya pengantin wanita di hadapkan di depan pengantin laki - laki dan di hadapan semua orang yang menyaksikan, Cleo bersaksi dengan mengenggam kedua tangan Kia dan mengucapkan kata kata sebagai berikut.
"Allah SWT tidak selalu menjawab do’a kita dengan memberikan apa yang kita mau.
Tetapi Allah SWT akan selalu menjawab do’a kita dengan memberikan hal yang terbaik. Dan kamu adalah hal terbaik dalam hidupku.
Terima kasih karena kamu telah menyempurnakan ibadahku.
Mulai saat ini, kita akan berjalan bergandengan dan beriringan untuk menuju Jannah.
Pernikahan bukan juga tentang apa yang orang katakan tentang kamu, tapi apa yang kamu rasakan kepadaku.
Itulah kesempurnaan sederhana yang sedang akan kita jalani saat ini.
Wahai istriku, temani aku di hari tua ku, bersamalah dengan ku dan hanya kematianlah yang bisa memisahkan kita,
Perhiasan terindah bukanlah emas permata, melainkan seorang istri salihah yang selalu merindukan surga.
Dan ketika kau merasa bahwa jalan ini semakin berat hingga mungkin kau tidak sanggup lagi untuk melaluinya, ingatlah aku akan selalu menggenggam tanganmu, berjalan bersama berdua mengarungi pasang surut kehidupan kita."
Di lanjut oleh Kia yang mengucapkan kata - kata di hadapan semua orang.
"Suamiku...
Romantis bukanlah ketika kau memberiku bunga dan sejuta kata cintamu.
Romantis adalah ketika kau mengucapkan ijab qabul yang menjadikanku halal untukmu.
Aku mungkin bukan orang yang sempurna, tapi aku yakin bahwa aku adalah orang yang kamu butuhkan untuk selalu mendampingimu, menghabiskan sisa hidup berdua.
Aku mencintai dirimu apa adanya dan aku tidak melihat semua apa yang kamu punya. Maka dari itu, jangan kau tanyakan kenapa, karena cintaku padamu tak bersyarat.
Hal yang aku tahu hanyalah aku ingin hidup bersamamu hingga ujung waktu.
Kau langit, aku laut. Dan cinta kita selalu bertemu di cakrawala.
Pernikahan itu bukan tentang aku atau kamu saja. Ini semua tentang kita.
Kita hadapi semua bersama, kita rajut bahagia bersama. Ya. Kita. Bukan kamu atau aku, tapi kita."
Kia dan Cleo saling bertatap - tatapan dengan penuh kasih dan cinta.
" I love you ❤️ " ucap Cleo dengan lirih dan menempelkan keningnya ke kening Kia.
" Love you to ❤️ " balas Kia dengan lirih sambil menatap dekat mata Cleo yang ada di hadapnya itu.
Lalu tangan Cleo mendekap tubuh Kia dan memeluknya.
Kemudia semua orang yang menyaksikan dan mendengarkan Cleo dan Kia bersaksi seketika mereka berdiri dari tempat duduknya dan mulai bertepuk tangan. Sebagian dari mereka mengucapkan, " so swett, cium, cium dan lain - lain"
Bersambung..
__ADS_1
❇️❇️❇️❇️❇️