
Ida lalu pergi meninggalkan Dewi. Ia berfikir semua jadi seperti ini semenjak Kia datang beberapa hari yang lalu memberikan hasil DNAnya. Ia juga sangat menyalahkan Kia. Karena Kia lah penyebab dirinya kehilangan calon cucunya itu dan membuat semuanya menjadi hancur.
---------
Beberapa bulan berlalu. Usia Pelangi kini sudah sembilan bulan . Di usianya ini Pelangi semakin mencuri perhatian semua keluarganya lewat ekspresi - ekspresi yang mengemaskan. Wajahnya yang cantik dan tingkah lakunya yang menggemaskan menjadi daya tarik tersendiri dari Pelangi untuk semua orang yang berada di dekatnya. Pastinya Kia sangat senang rasanya melihat kondisi perkembangan tubuh Pelangi yang sangat sehat dengan tumbuh kuat dan pintar.
Saat ini Pelangi telah melalui proses adaptasi dengan lancar dan mulai merasa nyaman dengan lingkungannya yang penuh kasih sayang. Pelangi juga bertumbuh menjadi bayi sehat dengan perkembangan fisik dan emosional yang baik berkat kesabaran Kia dalam menjaga anaknya. Setiap tahapan yang dilalui Pelangi kini adalah kebahagiaan tersendiri yang dirasakan Kia.
Kia menyadari bahwa dirinya sekarang bersetatus bukan hanya menjadi ibu saja untuk Pelangi akan tetapi dirinya juga harus bisa menjadi seorang ayah untuk putri kecilnya itu. Ia juga berkewajiban untuk selalu memenuhi kebutuhan Pelangi. Dan berkerja mencari nafkahlah yang ia pikirkan agar dapat mencukupi semua kebutuhan dirinya dan juga pelangi.
Sudah beberapa bulan ini Kia mulai bekerja di perusahaan Cleo sebagai Assisten Manager. Ia senang dengan pekerjaannya. Sedangkan Pelangi di rumah dirawat dan di jaga oleh baby sistter. Kebetulan baby sister yang merawat Pelangi itu seorang yang baik. Cleo selalu menambahkan gaji untuk Kia, akan tetapi Kia tidak pernah mengetahuinya. Jika dia mengetahui Cleo membantunya, dirinya akan mengembalikan uang yang di berikan oleh Cleo.
Setiap berangkat kerja Cleo selalu menjemput Kia dan mereka berangkat kerja bersama. Namun, sebelum berangkat Cleo selalu datang lebih awal di rumah Kia untuk mengendong dan bermain sebentar dengan Pelangi. Tidak hanya akan berangkat kerja. Setiap pulang kerja pun Cleo juga menyempatkan dirinya untuk bermain lagi dengan Pelangi saat Pelangi belum tidur.
Hal yang paling menyenangkan untuk Kia adalah saat bersama Pelangi kecilnya. Bekerja seberat apapun, ia terus saja memikirkan rumah. Pulang ke rumah bagi Kia terasa menyenangkan sebab sebentar lagi akan bertemu dengan putri kecilnya
Di pikirannya tidak sedetik pun terlewat tanpa memikirkan putri kecilnya itu. Ia selalu memikirkan Pelangi sedang apa di rumah? Sudah makan atau belum? Sudah mandi atau belum?
Berbagai pertanyaan tentang Pelangi menggelayuti pikirannya. Baginya pulang ke rumah terasa membahagiakan. Karena ia ingin sekali segera bertemu dan menemani putri kecilnya sebelum tidur. Kia merasa rumahnya itu seprti surga baginya karena adanya Pelangi disisihnya.
Setiap weekend Cleo selalu mengajak Kia dan juga pelangi untuk pergi bermain atau berpergian yang kiranya bermanfaat untuk Pelangi dan tidak pernah lupa untuk membesuk kedua orang tua Kia.
Suatu ketika Cleo mengajak Kia bertemu dengan ibundanya. Kia bersama Pelangi datang ke rumah bunda Riri. Kia melongo melihat kemewahan rumah Cleo.
"Ini rumah kamu mas?"
__ADS_1
"Bukan, aku enggak punya rumah. Ini rumah ibuku Ki. "
"Sialan. Tapi, kamu kan tinggal di sini?"
"Ha.. ha.. ha.. Bun, Bunda, "
"Iya. Bunda di sini. Tumben kamu pulang Cleo. Ini siapa?"
"Kenalin bun, ini teman Cleo bun, namanya Kia. Kalau yang mungil ini namanya Pelangi."
"Owh, Kia, "
"Hallo tante. "
"Sudah jalan sembilan bulan tante."
"Ya ampun lucunya, mari duduk. Bik, bik Inah."
"Iya nyonya," ucap bik Inah pembantu di rumah Riri.
"Tolong buatkan minum untuk teman Cleo ya."
"Baik nyonya."
Lalu mereka bercakap cakap memperkenalkan diri dan lain - lain.Cleo adalah anak tunggal Riri, ayahnya sudah lama meninggal. Riri sangat menyukai anak - anak terutama anak bayi. Ketika ia melihat Pelangi, ia tidak henti hentinya mengajak bermain dan mengendongnya.
__ADS_1
Sewaktu Kia memperkenalkan diri lalu ia juga menceritakan apa adanya mengenai kehidupannya sekarang kepada Riri. Namun Riri tidak memandang tentang setatus yang di miliki Kia saat ini. Setelah ia mendengarkan semua cerita dari Kia, justru Riri merasa Iba dan kasihan kepadanya.
Riri dan Kia baru saja saling berkenalan, akan tetapi mereka sudah akrab satu sama lain. Terlebih Riri sangai tingkah mengemaskan dari Pelangi. Beberapa jam kemudian Kia berpamitan untuk pulang, namun pelangi merengek tidak mau di ajak pulang. Kemungkinan mereka sudah saling mempunyai ikatan batin dengan baik kepada Kia.
Akhitnya mereka pun pulang di antar oleh Cleo. Riri sangat senang menerima dengan baik kedatangan Kia, apa lagi Pelangi, ia seperti mempunyai hiburan tersendiri saat dirinyabermain dengan pelangi. Karena dirinya sangat menyukai tingkah laku polos yang di milik si bayi.
Cleo memang dari keluarga yang mampu, akan tetapi gaya hidup yang di milikinya tidak pernah dia pametkan kepada siapapun. Orang tua dan keluarga sekitanya pun sangat ramah tamah. Walaupun mereka kaya raya. Mereka tidak pernah sombong kepada siapapun. Sifat lemah lembut dan tidak sombong yang yang dia miliki adaalh keturunan dari ayah dan juga bundanya.
Rumah Cleo meggah bak istana yang di hiasi oleh tingginya empat pilar tinggi dan besar yang berada di depan cagak rumah . Dan pintunya yang megah terbuat dari jati dengan ukuiran ukiran elegan membuat rumah itu seperti rumah elit. Apa lagi dengan berkilapnya lantai rumah Riri yang terbuat dari mahalnya batu Marmer. Sangat terlihat sekali rumah Cleo itu mengambil nuansa - nuansa Europa yang elegan.
Mobil yang mereka miliki pun tidak hanya sedikit akan tetapi mereka memiliki lebih dari limah buah mobil mewah. Tiga di antaranya adalah mobil klasik milik mendiang ayahnya yang masih sangat terlihat terawat. Cleo juga anak tunggal dari keluarga besar Riri.
-------
Sesampainya Cleo mengantarkan pulang Kia. ia langsung pamit untuk pulang. Karena dirinya akan mengadakan pertemuan kapala staf di semua cabang yang ada.
Kia merasa minder dengan Cleo karena ia adalah anak dari golongan orang konglomerat dari perusahaan besar yang beranggotakan berbagai macam perusahaan dan bergerak dalam bidang usaha yang bermacam - macam.
Sedangkan Kia hanyalah seorang wanita yang sudah bersetatus janda, ia juga bukan orang kaya raya seperti Cleo. Dirinya juga menyadari bahwa Kia hanyalah dari kalangan keluarga yang biasa - biasa saja. Apa lagi ia juga sudah memiliki anak.
Waktu itu Kia melamun dan memikirkan mengapa dirinya bisa bertemu dengan Cleo. Hingga sampai saat ini dirinya pun bisa berteman baik dengan Cleo. Apa lagi dia selalu membatu Kia di saat Kia sedang dalam kesulitan. Kia menyadari mungkin semua kebaikan yang telah di lakukan Cleo untuk dirinya begitu sangat berarti baginya. Dan Kia tidak akan bisa membalas semua jasa Cleo. Setiap senang atau sedih Cleo selalu ada untuknya.
Bersambung ...
❇️❇️❇️❇️❇️
__ADS_1